Arenabetting – Musim 2025/2026 berjalan jauh dari kata mulus bagi Liverpool. Setelah tampil sebagai juara Premier League musim lalu, The Reds justru terseok-seok di kompetisi domestik. Situasi ini membuat arah target klub ikut bergeser. Gelandang andalan Liverpool, Alexis Mac Allister, pun buka suara soal fokus baru tim demi menyelamatkan musim.
Jarak Terlalu Jauh di Premier League
Realita pahit harus diterima Liverpool di Liga Inggris. Hingga pertengahan musim, mereka tertinggal 15 poin dari Arsenal yang nyaman bertengger di puncak klasemen. Jarak sejauh itu membuat peluang mempertahankan gelar nyaris mustahil, kecuali terjadi keajaiban besar.
Mac Allister menyadari kondisi tersebut. Ia menilai bahwa Liverpool harus realistis membaca situasi dan tidak terjebak pada target yang sulit digapai. Fokus penuh di Premier League dinilai sudah tak lagi masuk akal, sehingga klub perlu mengalihkan energi ke kompetisi lain yang masih terbuka lebar.
Liga Champions Masih Menjanjikan
Di tengah performa liga yang kurang stabil, Liverpool justru masih menjaga asa di Liga Champions. Pasukan Arne Slot punya peluang untuk lolos langsung ke babak 16 besar, sebuah jalur yang jelas lebih menguntungkan secara fisik dan mental.
Menurut Mac Allister, Liga Champions adalah target besar yang pantas diperjuangkan habis-habisan. Ia melihat kualitas skuad Liverpool masih cukup mumpuni untuk bersaing di level Eropa. Yang dibutuhkan hanyalah konsistensi, kekompakan, dan rasa kebersamaan di atas lapangan.
Baginya, kekuatan individu tak akan berarti apa-apa tanpa kerja tim yang solid. Ia menekankan bahwa setiap pemain harus lebih peduli dengan rekan di sekitarnya, karena hanya dengan cara itu level permainan Liverpool bisa naik lagi.
Piala FA, Trofi Penting yang Tak Boleh Diremehkan
Selain Liga Champions, Piala FA juga masuk daftar prioritas. Liverpool sudah mencapai babak ketiga dan peluang melangkah lebih jauh masih terbuka. Di mata Mac Allister, Piala FA bukan sekadar turnamen pelengkap, melainkan trofi prestisius yang punya nilai besar bagi klub-klub Inggris.
Ia menilai, sebagai pemain Liverpool, sudah menjadi kewajiban untuk berjuang di setiap kompetisi yang diikuti. Tak peduli situasi di liga, mental untuk mengejar gelar harus selalu dijaga.
Menyelamatkan Musim dengan Cara Berbeda
Musim ini mungkin bukan tentang mempertahankan mahkota Premier League. Namun bagi Liverpool, segalanya belum berakhir. Dengan fokus penuh ke Liga Champions dan Piala FA, The Reds masih punya kesempatan menutup musim dengan senyum.
Bagi Mac Allister dan rekan-rekannya, target sudah jelas: bangkit sebagai tim, berjuang di dua kompetisi, dan membuktikan bahwa Liverpool tetaplah kekuatan besar di sepakbola Eropa.


