Arenabetting – Performa Lautaro Martinez musim ini kembali bikin publik San Siro tersenyum. Setelah sempat melewati fase sulit dan performanya dianggap menurun, bomber andalan Inter Milan itu kini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang nyata. Bahkan, mantan striker Inter Milan, Aldo Serena, ikut angkat topi melihat cara Lautaro menemukan kembali permainan terbaiknya.
Secara statistik, Lautaro tampil meyakinkan. Hingga sejauh ini, ia sudah mencatatkan 14 gol dan empat assist dari 23 pertandingan di semua kompetisi bersama Nerazzurri. Yang bikin makin mencolok, enam gol dan dua assist lahir hanya dari enam laga terakhir. Artinya, grafik performanya benar-benar sedang menanjak.
Peluang Lampaui Catatan Musim Lalu
Dengan kompetisi yang masih menyisakan sekitar setengah musim, Lautaro berada di jalur yang sangat positif untuk melampaui torehan golnya musim lalu. Pada musim 2024/2025, ia hanya mengoleksi 24 gol, yang justru menjadi periode paling sulit dalam empat musim terakhirnya bersama Inter.
Melihat konsistensi terbaru, bukan tidak mungkin striker asal Argentina itu akan mencatatkan angka yang lebih tinggi. Ketajamannya di depan gawang mulai kembali, begitu juga kepercayaan dirinya dalam mengambil keputusan saat peluang datang.
Mentalitas Jadi Pembeda
Aldo Serena, yang pernah membela Inter Milan pada akhir 1970-an hingga pertengahan 1980-an, menilai Lautaro bukan cuma unggul dari sisi teknik. Menurutnya, kekuatan utama Il Toro justru terletak pada mentalitas dan kedewasaannya sebagai pemain.
Perubahan besar dalam karier Lautaro di Inter disebut mulai terasa sejak 2023, tepat setelah Romelu Lukaku hengkang. Sejak saat itu, Lautaro mendapatkan ruang lebih luas untuk memimpin lini depan dan menjadi figur sentral dalam tim. Peran tersebut membuatnya berkembang bukan hanya sebagai pencetak gol, tapi juga sebagai pemimpin di lapangan.
Cerdas dan Efektif di Lapangan
Secara gaya bermain, Lautaro dikenal bukan striker tercepat. Namun, kekurangan itu tertutup oleh kecerdasannya membaca permainan. Ia punya timing pergerakan yang tajam, kaki yang kuat, serta insting gol yang matang. Kemampuan membaca situasi lebih cepat dari bek lawan membuatnya tetap berbahaya di kotak penalti.
Saat sempat mengalami paceklik gol dan dihujani kritik tajam, Lautaro memilih bersikap tenang. Ia tidak terpancing reaksi berlebihan dan tetap fokus bekerja keras. Sikap inilah yang akhirnya membantunya kembali ke performa terbaik.
Target Capocannoniere Kedua
Saat ini, Lautaro Martinez memimpin daftar top skor Liga Italia dengan 10 gol, unggul dari Christian Pulisic yang mengoleksi delapan gol. Ia pun berpeluang besar meraih gelar Capocannoniere untuk kedua kalinya, setelah sukses merebutnya pada musim 2023/2024. Jika konsistensi ini terus terjaga, Lautaro bisa menutup musim sebagai simbol kebangkitan Inter di lini serang.


