Arenabetting – Kedatangan Viktor Gyokeres ke Arsenal awalnya disambut penuh harapan. Striker asal Swedia itu ditebus mahal dari Sporting CP karena dikenal tajam dan konsisten bikin gol. Namun setelah setengah musim berjalan, performanya belum sepenuhnya sesuai ekspektasi, dan mulai muncul suara-suara ragu dari para pendukung.
Meski begitu, Gabriel Jesus justru berdiri di barisan depan untuk membela rekan setimnya tersebut. Penyerang asal Brasil itu menilai Gyokeres sedang dalam fase adaptasi dan hanya perlu sedikit waktu lagi untuk benar-benar menyatu dengan permainan The Gunners.
Adaptasi di Liga Inggris Bukan Hal Mudah
Gyokeres memang datang dengan reputasi mentereng setelah mengemas hampir 100 gol selama membela Sporting. Tapi atmosfer Premier League jelas beda level, baik dari segi tempo, fisik, maupun taktik lawan. Sampai sekarang, kontribusinya baru terlihat lewat beberapa gol, sementara pergerakannya di kotak penalti masih sering teredam oleh bek lawan.
Situasi ini membuat sebagian fans mulai bertanya-tanya apakah Gyokeres benar-benar solusi lini depan Arsenal. Apalagi, secara keseluruhan, produktivitas gol Arsenal musim ini juga belum terlalu meledak. Bahkan pemain paling subur di tim saat ini pun baru mencatatkan angka satu digit untuk urusan gol.
Namun di mata Jesus, fase seperti ini wajar dialami striker yang baru pindah liga. Ia merasa pernah berada di posisi serupa saat pertama kali datang ke Emirates, di mana tekanan besar datang lebih cepat daripada hasil di lapangan.
Dukungan dari Ruang Ganti Jadi Kunci
Jesus menilai Gyokeres bukan hanya striker dengan naluri gol tinggi, tapi juga punya etos kerja yang bagus di sesi latihan. Hubungan keduanya juga disebut cukup dekat, sehingga sering terjadi diskusi ringan soal pergerakan, penyelesaian akhir, hingga membaca situasi di kotak penalti.
Menurut Jesus, kepercayaan diri seorang striker bisa naik turun tergantung situasi. Saat gol belum datang, dukungan dari tim dan suporter jadi faktor penting supaya pemain tidak makin terbebani. Karena itu, ia berharap publik Emirates bisa memberi ruang bagi Gyokeres untuk berkembang tanpa tekanan berlebihan.
Arsenal Masih Butuh Waktu untuk Klik
Masalah Arsenal musim ini bukan cuma soal satu pemain. Secara kolektif, lini serang masih mencari formula paling pas agar bisa lebih konsisten mencetak gol. Perubahan taktik, rotasi pemain, hingga jadwal padat ikut memengaruhi performa di depan gawang.
Jesus yakin jika Gyokeres sudah menemukan ritme, dampaknya bakal terasa ke seluruh tim. Ia percaya striker 26 tahun itu masih punya banyak momen penting untuk Arsenal di sisa musim.
Untuk sekarang, pesan dari ruang ganti jelas: Gyokeres belum habis, dan Arsenal masih percaya dia bisa jadi pembeda di laga-laga besar nanti.


