Arenabetting – Barcelona kembali menunjukkan dominasinya di Liga Spanyol dengan kemenangan meyakinkan atas Real Oviedo. Meski publik terpukau oleh gol indah Lamine Yamal, pelatih Hansi Flick justru menyoroti peran Dani Olmo sebagai penentu arah kemenangan. Bagi Flick, momen pembuka jauh lebih menentukan dibandingkan gol penutup yang spektakuler.
Babak Pertama Buntu, Barcelona Tetap Sabar
Bertanding di Camp Nou pada Minggu malam, 25 Januari 2026, Barcelona menghadapi perlawanan disiplin dari Real Oviedo. Sepanjang babak pertama, Blaugrana mendominasi penguasaan bola namun kesulitan menembus pertahanan rapat tim tamu. Skor kacamata bertahan hingga jeda, membuat Barcelona perlu pendekatan berbeda selepas turun minum.
Kesabaran itu akhirnya terbayar di paruh kedua. Intensitas tekanan ditingkatkan, sirkulasi bola dipercepat, dan hasilnya langsung terlihat di papan skor.
Gol Olmo Mengubah Jalannya Laga
Kebuntuan pecah pada menit ke-52 melalui Dani Olmo. Gol tersebut bukan sekadar angka pembuka, melainkan pemantik kepercayaan diri tim. Lima menit berselang, Barcelona menggandakan keunggulan lewat Raphinha, membuat Oviedo semakin tertekan.
Menurut Hansi Flick, gol pertama Olmo punya makna paling besar. Ia menilai proses sebelum gol itu—mulai dari tekanan tinggi, perebutan bola, hingga transisi cepat—adalah kunci yang membuka pertandingan. Dengan keunggulan lebih dulu, Barcelona bisa bermain lebih lepas dan mengontrol tempo.
Aksi Yamal Tetap Bikin Kagum
Meski demikian, Flick tak menutup mata pada kualitas gol Lamine Yamal. Pemain muda tersebut menutup kemenangan Barcelona dengan gol indah pada menit ke-73. Menerima umpan silang dari Olmo, Yamal menyelesaikannya dengan tendangan akrobatik yang mengarah ke pojok gawang, membuat stadion bergemuruh.
Gol itu menegaskan talenta luar biasa Yamal dan menjadi hiburan tersendiri bagi penonton. Namun Flick menilai gol ketiga hadir karena fondasi permainan sudah terbentuk sejak gol pertama.
Perspektif Flick soal Prioritas Gol
Bagi Flick, keindahan gol memang penting, tetapi fungsi taktis jauh lebih utama. Ia menekankan bahwa membuka skor lebih dulu sering kali menentukan arah pertandingan, terutama saat menghadapi lawan yang bertahan rapat. Setelah unggul, ruang bermain terbuka dan peluang lain pun bermunculan.
Pendekatan ini menunjukkan filosofi Flick yang pragmatis: kemenangan dibangun dari proses, bukan semata momen spektakuler.
Posisi Puncak Tetap Terjaga
Kemenangan 3-0 ini membuat Barcelona kokoh di puncak klasemen Liga Spanyol dengan 52 poin dari 21 laga, unggul tipis satu angka dari Real Madrid. Dengan performa yang semakin matang dan keseimbangan antara efektivitas serta hiburan, Blaugrana menunjukkan alasan kuat mengapa mereka layak memimpin perburuan gelar musim ini.


