Arenabetting – Arsenal memastikan langkah ke final Carabao Cup dengan cara yang bikin jantung berdebar. Gol telat dari Kai Havertz di leg kedua semifinal kontra Chelsea membuat Emirates Stadium berubah jadi lautan euforia.
Arsenal datang ke laga dengan modal agregat 3-2. Pertandingan berjalan ketat dan penuh tensi, tapi momen penentu hadir di penghujung babak kedua. Sebuah serangan balik cepat berhasil dituntaskan Havertz dengan tenang setelah melewati kiper. Skor 1-0 menutup laga, dan agregat 4-2 mengantar The Gunners ke Wembley.
Emirates Menggila di Detik Akhir
Atmosfer di stadion langsung meledak. Sorak-sorai suporter mengguncang tribun saat bola bersarang di gawang. Bek Arsenal, Jurrien Timber, mengaku momen akhir pertandingan membuatnya tersenyum lebar. Ia menilai suasana di stadion terasa istimewa dan penuh emosi.
Timber juga sempat menyinggung aksi Havertz yang memilih menuntaskan peluang sendiri setelah melewati kiper. Keputusan itu disebutnya sebagai momen luar biasa yang membuat seluruh stadion “menggila”.
Comeback yang Emosional
Gol tersebut punya makna lebih bagi Havertz. Ia sempat mengalami cedera cukup serius di awal musim dan harus menepi cukup lama. Comeback-nya baru terjadi awal Januari saat Arsenal tampil di Piala FA.
Sejak kembali, Havertz perlahan menemukan sentuhan terbaiknya. Ia sempat mencetak gol di Liga Champions saat menghadapi Kairat Almaty, juga di Emirates. Kini, gol ke gawang Chelsea terasa lebih spesial karena membawa timnya ke partai puncak.
Dukungan fans disebut sangat berpengaruh bagi mental sang pemain. Timber menyiratkan bahwa cinta dari suporter terasa nyata, terutama bagi pemain yang baru bangkit dari cedera panjang.
Misi ke Wembley
Kemenangan ini bukan sekadar soal lolos ke final, tapi juga tentang mentalitas. Arsenal menunjukkan ketenangan dan efektivitas di momen krusial. Serangan balik cepat yang berujung gol Havertz jadi bukti kesiapan mereka menghadapi tekanan.
Kini Arsenal tinggal selangkah lagi dari trofi. Wembley sudah menanti, dan kepercayaan diri tim sedang tinggi. Dengan momentum seperti ini, The Gunners jelas tak ingin berhenti sampai di final saja.
Bagi Havertz, malam itu bukan cuma soal mencetak gol. Itu adalah simbol kebangkitan, pembuktian, dan koneksi emosional dengan publik Emirates. Dan untuk Arsenal, ini adalah langkah besar menuju kemungkinan trofi pertama mereka musim ini.


