Arenabetting – Kekalahan menyakitkan kembali dialami Liverpool setelah takluk 1-2 dari Manchester City dalam lanjutan Premier League. Hasil tersebut membuat posisi The Reds semakin terancam dalam perburuan tiket ke Liga Champions musim depan.
Tim asuhan Arne Slot sebenarnya sempat berada di atas angin. Namun, sejumlah kesalahan individu kembali menjadi faktor yang membuat mereka kehilangan poin penting. Situasi ini memicu kritik dari legenda klub yang menilai performa pemain Liverpool musim ini jauh dari konsisten.
Liverpool Sempat Unggul, Lalu Kehilangan Kendali
Liverpool memulai pertandingan dengan cukup menjanjikan. Gol pembuka dicetak oleh Dominik Szoboszlai yang berhasil memanfaatkan celah pertahanan lawan dan membuat publik Anfield bersorak.
Namun, keunggulan tersebut tak mampu dipertahankan. Manchester City mulai meningkatkan intensitas permainan dan berhasil menyamakan skor lewat penyelesaian tenang Bernardo Silva.
Drama terjadi pada masa injury time ketika kiper Alisson Becker melakukan pelanggaran terhadap Matheus Nunes di dalam kotak penalti. Wasit pun menunjuk titik putih, dan kesempatan tersebut dimaksimalkan oleh Erling Haaland untuk memastikan kemenangan tim tamu.
Blunder Pemain Jadi Sorotan
Kesalahan Alisson langsung menuai sorotan tajam, terutama karena terjadi di momen krusial. Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, menilai blunder tersebut mencerminkan masalah yang lebih besar dalam skuad The Reds musim ini.
Ia menyoroti bahwa pemain-pemain berkelas Liverpool justru beberapa kali membuat keputusan yang sulit dipahami. Selain kesalahan Alisson, Carragher juga menyinggung momen ketika kapten Virgil van Dijk melakukan kesalahan dalam laga sebelumnya yang berujung kekalahan dari Bournemouth.
Menurut pandangannya, kesalahan individu berulang menjadi faktor utama yang menghambat konsistensi Liverpool sepanjang musim.
Ancaman Gagal ke Liga Champions
Kekalahan dari Manchester City membuat Liverpool semakin tertinggal dalam persaingan papan atas. Posisi mereka kini belum aman di zona Liga Champions, sementara tim pesaing terus meraih hasil positif.
Tekanan semakin besar karena setiap pertandingan tersisa memiliki nilai penting. Tanpa perbaikan performa, peluang Liverpool untuk finis di empat besar bisa semakin menipis.
Selain itu, jadwal pertandingan yang padat juga menuntut konsistensi mental dan fisik pemain. Jika blunder serupa terus terjadi, The Reds berisiko kehilangan momentum dalam fase krusial musim.
Momentum Kebangkitan Masih Terbuka
Meski situasi terlihat sulit, peluang bangkit masih ada bagi Liverpool. Kualitas skuad yang dimiliki tetap menjadi modal besar untuk kembali ke jalur kemenangan.
Kunci utama bagi tim asuhan Arne Slot adalah memperbaiki koordinasi lini belakang dan meminimalkan kesalahan individu. Selain itu, stabilitas permainan di laga-laga penting juga menjadi faktor penentu.
Jika mampu memperbaiki detail kecil dalam permainan, Liverpool masih memiliki kesempatan menjaga asa tampil di Liga Champions musim depan. Namun, kegagalan mengatasi masalah yang sama bisa membuat musim ini berakhir dengan kekecewaan bagi para pendukung setia The Reds.


