Arenabetting – Nasib Jack Grealish bersama Manchester City tampaknya semakin mendekati akhir. Winger asal Inggris tersebut disebut tidak masuk rencana jangka panjang klub, sehingga peluang kembali ke Etihad Stadium dinilai hampir tertutup.
Situasi ini terjadi di tengah masa pemulihan cedera yang sedang dijalani Grealish setelah musimnya terhenti lebih cepat dari perkiraan. Kondisi tersebut membuat masa depannya semakin jadi sorotan menjelang bursa transfer musim panas.
Cedera Jadi Titik Balik Musim Grealish
Musim 2025/2026 awalnya berjalan cukup positif bagi Grealish setelah dipinjamkan ke Everton. Ia mampu menunjukkan kontribusi dengan mencetak dua gol dan enam assist dari 20 pertandingan di semua kompetisi.
Namun, momentum tersebut harus terhenti setelah pemain berusia 30 tahun itu mengalami retak tulang yang mengharuskannya menjalani operasi. Cedera tersebut membuat musimnya berakhir lebih cepat dan memaksanya fokus pada proses pemulihan.
Di saat yang sama, kabar mengenai masa depannya semakin ramai dibahas. Grealish disebut sudah kesulitan mendapatkan tempat utama di skuad City dalam dua musim terakhir, sehingga peluang kembali bersaing dinilai semakin tipis.
City Dikabarkan Siap Melepas Permanen
Laporan yang beredar menyebutkan bahwa City tidak memiliki rencana memanggil kembali Grealish setelah masa pinjamannya selesai. Meskipun kontraknya masih tersisa hingga 2027, klub dikabarkan lebih memilih menjualnya pada bursa transfer mendatang.
Keputusan tersebut dianggap sebagai langkah realistis mengingat perubahan komposisi skuad dan kebutuhan regenerasi pemain. Selain itu, performa Grealish yang tidak konsisten dalam beberapa musim terakhir juga menjadi pertimbangan.
City disebut membuka pintu bagi klub-klub lain, terutama dari Premier League, yang tertarik merekrut sang pemain. Hal ini membuka peluang bagi Grealish untuk melanjutkan kariernya di lingkungan baru.
Everton Masih Berminat, Klub Lain Mengintai
Everton dikabarkan masih tertarik mempertahankan Grealish. Opsi yang dipertimbangkan adalah memperpanjang masa pinjaman sebelum mencoba mendapatkannya secara permanen tanpa biaya transfer di masa depan.
Namun, situasi tersebut tidak sepenuhnya mudah karena City disebut lebih memilih menjual Grealish langsung demi mendapatkan pemasukan. Beberapa klub Inggris lainnya juga disebut memantau perkembangan situasi pemain tersebut.
Persaingan peminat bisa menjadi faktor penting dalam menentukan destinasi berikutnya bagi Grealish, terutama jika ia berhasil kembali ke performa terbaik setelah pulih dari cedera.
Dari Transfer Fantastis ke Penurunan Nilai Pasar
Ketika didatangkan dari Aston Villa pada 2021, Grealish sempat mencatatkan rekor transfer fantastis senilai sekitar 117 juta euro. Transfer tersebut menjadikannya salah satu pemain termahal dalam sejarah sepak bola Inggris.
Namun, nilai pasarnya kini mengalami penurunan signifikan, dengan estimasi berada di kisaran 25 juta euro. Penurunan tersebut mencerminkan perubahan peran dan performanya dalam beberapa musim terakhir.
Meski begitu, Grealish masih dianggap memiliki kualitas yang dapat memberi dampak bagi tim baru. Dengan pengalaman bermain di level tertinggi, peluang bangkit tetap terbuka.
Kini, fokus utama Grealish adalah menyelesaikan pemulihan cedera dan mempersiapkan langkah berikutnya. Bursa transfer musim panas mendatang diprediksi menjadi momen penting yang akan menentukan arah kariernya ke depan.


