Arenabetting – Kekalahan mengejutkan dialami Barcelona saat bertandang ke markas Girona dalam lanjutan La Liga. Bermain di Estadi Montilivi, Blaugrana harus menerima hasil pahit setelah takluk 1-2, meski sempat unggul lebih dulu. Hasil ini membuat posisi mereka di papan atas semakin tertekan, terutama karena rival utama masih tampil konsisten.
Awal Menjanjikan yang Berujung Antiklimaks
Barcelona sebenarnya memulai laga dengan cukup baik. Tim tamu mampu menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya sejak menit awal. Gol pembuka akhirnya hadir lewat aksi Pau Cubarsi yang memanfaatkan situasi bola mati. Keunggulan tersebut sempat memberi harapan bahwa Barcelona bisa membawa pulang tiga poin penting.
Namun dominasi itu tidak berbanding lurus dengan efektivitas penyelesaian akhir. Beberapa peluang emas gagal dimaksimalkan, sehingga Girona tetap memiliki kesempatan untuk bangkit. Situasi ini menjadi titik awal perubahan momentum yang akhirnya merugikan Barcelona.
Girona Bangkit di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berubah drastis. Girona tampil lebih berani dan mampu memanfaatkan kelemahan koordinasi pertahanan Barcelona. Gol penyama kedudukan lahir dari aksi Thomas Lemar setelah lini belakang Barca gagal mengantisipasi bola dengan baik.
Tak lama berselang, Girona berhasil membalikkan keadaan melalui Fran Beltran. Gol tersebut terjadi karena konsentrasi pemain Barcelona terpecah saat mencoba menutup ruang gerak lawan, sehingga membuka celah di area berbahaya. Situasi ini menunjukkan bahwa masalah pertahanan menjadi faktor utama kekalahan tim tamu.
Hansi Flick Akui Performa Tim Menurun
Pelatih Hansi Flick menilai bahwa performa anak asuhnya, khususnya di babak kedua, jauh dari harapan. Ia mengungkapkan bahwa timnya mengalami penurunan kualitas permainan dan gagal menjaga stabilitas pertahanan. Kritik terhadap performa tersebut dianggap sebagai refleksi penting untuk perbaikan ke depan.
Menurut Flick, Barcelona sedang berada dalam fase sulit setelah menelan dua kekalahan beruntun di berbagai kompetisi. Ia menekankan bahwa perjalanan musim masih panjang dan tim perlu bekerja keras untuk kembali bersaing di papan atas.
Dampak Kekalahan bagi Persaingan Gelar
Hasil negatif ini membuat Barcelona gagal merebut posisi puncak klasemen. Dengan perolehan 58 poin, mereka kini tertinggal dari Real Madrid yang masih memimpin persaingan. Situasi tersebut tentu menambah tekanan bagi Blaugrana dalam perburuan gelar musim ini.
Meski begitu, peluang belum sepenuhnya tertutup. Kompetisi masih menyisakan banyak pertandingan yang bisa mengubah peta persaingan. Barcelona hanya perlu menemukan kembali konsistensi permainan, terutama dalam hal efektivitas serangan dan soliditas pertahanan, agar bisa kembali ke jalur kemenangan dan menjaga asa meraih trofi di akhir musim.


