Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

Mourinho Diusir Wasit, Kekalahan Benfica dari Madrid Berujung Tuduhan Kontroversial

Arenabetting – Laga panas antara Benfica dan Real Madrid di Liga Champions tak hanya menyisakan skor tipis, tetapi juga drama besar di pinggir lapangan. Pelatih Benfica, Jose Mourinho, harus menerima kartu merah di menit-menit akhir pertandingan usai timnya kalah 0-1 dari Real Madrid. Kekalahan tersebut semakin terasa pahit karena Mourinho menuding wasit telah menguntungkan tim tamu.

Pertandingan leg pertama playoff Liga Champions itu berlangsung di Estadio da Luz, Rabu (18/1) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan Madrid dicetak oleh Vinicius Junior di babak kedua, sekaligus membuat Los Blancos pulang dengan modal penting.

Laga Panas dan Atmosfer Tegang di Da Luz

Sejak awal pertandingan, duel berjalan dalam tensi tinggi. Benfica tampil agresif di hadapan pendukungnya sendiri, sementara Madrid tetap tenang dan disiplin. Situasi makin panas ketika muncul dugaan aksi rasisme yang dialami Vinicius, yang disebut melibatkan pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

Insiden tersebut sempat membuat pertandingan terhenti karena wasit mengaktifkan protokol penanganan rasisme. Meski laga akhirnya dilanjutkan, atmosfer sudah terlanjur memanas, baik di lapangan maupun di bangku cadangan.

Dua Kartu Kuning Mourinho di Akhir Laga

Drama mencapai puncaknya di enam menit terakhir waktu normal. Mourinho terlihat sangat emosional memprotes keputusan wasit. Ia akhirnya diganjar dua kartu kuning yang berujung kartu merah, memaksanya meninggalkan area teknis sebelum pertandingan usai.

Pengusiran ini terjadi tak lama setelah wasit memutuskan tidak memberikan kartu kuning kedua kepada Vinicius, yang dinilai melakukan tekel keras terhadap Richard Rios di dekat kotak penalti. Keputusan tersebut menjadi pemicu kemarahan Mourinho.

Tuduhan Mourinho kepada Wasit

Usai pertandingan, Mourinho menjelaskan alasan di balik kemarahannya. Ia menilai wasit sudah diarahkan untuk tidak memberikan kartu kepada beberapa pemain Real Madrid. Menurutnya, hal itu terlihat dari keputusan-keputusan di lapangan yang dianggap tidak konsisten.

Mourinho bahkan menyebut bahwa wasit seolah memiliki daftar nama pemain yang harus “dilindungi” dari kartu kuning, termasuk Aurelien Tchouameni, Alvaro Carreras, dan Dean Huijsen. Ia mengklaim pengalamannya bertahun-tahun di bangku cadangan membuatnya paham cara kerja situasi seperti ini.

Absen di Bernabeu dan Tantangan Benfica

Akibat kartu merah tersebut, Mourinho dipastikan tidak bisa mendampingi Benfica pada leg kedua di Santiago Bernabeu. Ia juga tidak akan diperbolehkan berkomunikasi langsung dengan tim dari ruang ganti, kondisi yang diakuinya cukup berat.

Meski demikian, Mourinho tetap percaya pada staf dan asistennya untuk menjalankan tugas. Bagi Benfica, tantangan ke depan semakin berat. Mereka bukan hanya harus membalikkan ketertinggalan agregat, tetapi juga melakukannya tanpa kehadiran sang pelatih di sisi lapangan. Drama di Da Luz pun menjadi bukti bahwa duel ini jauh dari kata selesai.