Arenabetting – Masa depan Casemiro bersama Manchester United memang sudah mendekati garis akhir. Kontraknya tidak akan diperpanjang setelah musim 2025/2026, membuat sang gelandang bakal berstatus bebas transfer. Faktor usia disebut jadi pertimbangan utama manajemen melepasnya.
Namun di tengah kabar perpisahan itu, dukungan justru datang dari manajer interim MU, Michael Carrick. Ia merasa usia bukan penghalang bagi Casemiro untuk tetap bersaing di level tertinggi.
Dilepas karena Usia, Bukan Kualitas
Manajemen Setan Merah dikabarkan enggan mempertahankan pemain yang sudah melewati usia 30 tahun dengan gaji tinggi. Casemiro sendiri saat ini menerima bayaran sekitar 300 ribu paun per pekan, angka yang tentu tidak kecil dalam struktur finansial klub.
Padahal, performanya belakangan justru menunjukkan grafik menanjak. Setelah sempat kesulitan menemukan ritme di awal musim, Casemiro perlahan kembali ke bentuk terbaiknya. Ia tampil lebih stabil sebagai gelandang bertahan, kuat dalam duel, dan piawai membaca permainan.
Keputusan melepasnya pun lebih banyak dikaitkan dengan strategi jangka panjang klub, bukan karena penurunan kualitas secara drastis.
Carrick: Masih Level Top
Carrick melihat langsung bagaimana kontribusi Casemiro sejak dirinya mengambil alih kursi pelatih. Ia menilai sang pemain masih bermain di level yang seharusnya dan menunjukkan kualitas sebagai gelandang kelas dunia.
Menurut Carrick, pengalaman, teknik, pemahaman taktik, serta ketenangan dalam situasi krusial adalah aset besar yang tidak dimiliki semua pemain. Ia menggambarkan bahwa performa Casemiro dalam beberapa pekan terakhir sangat menyenangkan untuk disaksikan.
Tak hanya di lapangan, Carrick juga mengapresiasi sikap profesional Casemiro di ruang ganti. Ia disebut menjadi contoh bagi pemain muda, membantu rekan setim, dan membagikan pengalaman dengan cara yang positif. Bagi Carrick, peran seperti itu sangat penting dalam membangun keseimbangan tim.
Potensi Rebutan di Bursa Transfer
Dengan status bebas transfer musim panas nanti, Casemiro diprediksi bakal jadi incaran banyak klub. Carrick bahkan meyakini pemain asal Brasil itu tetap akan diperebutkan tim-tim besar.
Sejumlah rumor mengaitkannya dengan klub-klub Major League Soccer yang disebut siap menawarkan kontrak menggiurkan. Liga Amerika Serikat memang kerap menjadi tujuan pemain senior dengan reputasi besar dan nilai komersial tinggi.
Namun bukan tidak mungkin klub Eropa juga tertarik. Meski sudah berusia 34 tahun, Casemiro dinilai masih punya kapasitas untuk memberi dampak instan, terutama bagi tim yang membutuhkan sosok berpengalaman di lini tengah.
Singkatnya, usia mungkin jadi alasan MU berpisah. Tapi bagi Carrick, kualitas dan mentalitas Casemiro tetap berada di level elite. Dan di dunia sepak bola modern, pengalaman seperti itu sering kali lebih mahal dari sekadar angka di kartu identitas.


