Arenabetting – Persija Jakarta makin percaya diri dalam perburuan gelar musim ini. Terbaru, Macan Kemayoran sukses mencuri kemenangan dramatis 3-2 atas Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2/2026).
Tambahan tiga poin itu membuat Persija kini mengoleksi 50 angka, sama seperti Persib Bandung di puncak persaingan. Meski demikian, Persija masih berada di posisi kedua karena kalah head-to-head dan sudah memainkan dua pertandingan lebih banyak dibanding rivalnya tersebut.
Kemenangan Penting di Ternate
Laga kontra Malut United berlangsung ketat dan penuh drama. Bermain di kandang lawan bukan perkara mudah, apalagi atmosfer Gelora Kie Raha dikenal cukup panas. Namun Persija mampu menunjukkan mental kuat hingga peluit akhir berbunyi.
Kiper sekaligus kapten tim, Andritany Ardhiyasa, menilai kemenangan ini menjaga timnya tetap berada di jalur perebutan gelar. Ia mengisyaratkan bahwa hasil tersebut menjadi bekal penting karena laga berikutnya tidak kalah berat.
Persija dijadwalkan menjamu Borneo FC Samarinda pada 3 Maret. Menariknya, Borneo baru saja tergeser ke posisi ketiga oleh Persija dan tentu punya ambisi merebut kembali tempatnya.
Mauricio Souza Minta Tetap Fokus
Di tengah euforia kemenangan, pelatih Mauricio Souza mencoba meredam suasana. Ia menegaskan bahwa timnya tidak boleh terlena dengan posisi klasemen saat ini.
Menurutnya, Persija tidak bisa bergantung pada hasil pertandingan tim lain. Walaupun poin sudah sejajar dengan Persib, situasi masih belum sepenuhnya menguntungkan karena jumlah laga yang dimainkan berbeda.
Mauricio mengisyaratkan bahwa satu-satunya hal yang bisa dikontrol adalah performa tim sendiri. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan terus memburu kemenangan di setiap pertandingan tanpa memikirkan skenario rival terpeleset.
Persaingan Tiga Besar Makin Ketat
Dengan 50 poin di tangan, Persija kini benar-benar masuk radar kandidat juara. Namun tekanan juga makin besar karena selisih dengan Persib dan Borneo sangat tipis.
Laga kontra Borneo nanti berpotensi menjadi penentu arah klasemen. Jika menang, Persija bisa memperlebar jarak dari pesaing terdekat sekaligus menekan Persib di puncak. Sebaliknya, kekalahan bisa membuat posisi mereka kembali melorot.
Musim ini jelas menghadirkan persaingan sengit hingga pekan-pekan terakhir. Persija menunjukkan bahwa mereka tidak sekadar numpang lewat dalam perburuan gelar.
Kini, pertanyaannya sederhana: mampukah Macan Kemayoran menjaga konsistensi dan terus menekan hingga akhir musim? Satu hal pasti, tensi perebutan juara semakin panas dan tak ada ruang untuk lengah sedikit pun.


