Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

PSG Lolos, Tapi Luis Enrique Masih Belum Puas

Arenabetting – Paris Saint-Germain berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026. Namun di balik kelolosan tersebut, pelatih Luis Enrique mengisyaratkan bahwa performa timnya masih jauh dari kata sempurna.

PSG menjamu AS Monaco di Parc des Princes pada leg kedua playoff, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Berbekal kemenangan 3-2 di leg pertama, Les Parisiens sebenarnya hanya butuh hasil aman. Tapi jalannya pertandingan ternyata tidak semudah yang dibayangkan.

Sempat Tertinggal, PSG Bangkit

Monaco memberi kejutan lebih dulu lewat gol Maghnes Akliouche di babak pertama. Gol itu membuat suasana stadion sempat tegang karena agregat menjadi imbang.

PSG baru bisa bernapas lega setelah situasi berubah di babak kedua. Monaco kehilangan Mamadou Coulibaly, yang membuat intensitas permainan mereka menurun. Momentum tersebut dimanfaatkan tuan rumah.

Gol penyeimbang dicetak Marquinhos sebelum Khvicha Kvaratskhelia membawa PSG berbalik unggul 2-1. Monaco memang sempat memperkecil skor lewat Jordan Teze di masa injury time, tetapi hasil akhir tetap menguntungkan PSG.

Agregat 5-4 memastikan juara bertahan itu melanjutkan kiprahnya di kompetisi elite Eropa.

Enrique: Masih Banyak PR

Meski lolos, Enrique mengisyaratkan bahwa dirinya belum sepenuhnya puas. Ia menilai kualitas Monaco memang tidak mengejutkan dan PSG sudah menunjukkan karakter kuat sepanjang musim ini. Namun ia juga menegaskan bahwa Liga Champions adalah ajang yang sangat menuntut konsistensi tinggi.

Menurutnya, tim perlu melakukan banyak perbaikan sebelum memasuki fase berikutnya. Ia melihat masih ada detail-detail kecil yang harus dibenahi agar permainan PSG lebih stabil, terutama saat menghadapi tekanan.

Enrique juga menekankan bahwa fase 16 besar akan jauh lebih berat. Ia mengingatkan bahwa calon lawan seperti FC Barcelona atau Chelsea memiliki kualitas yang bisa menghukum kesalahan sekecil apa pun.

Siap Hadapi Siapa Pun

Walau mengakui masih ada kekurangan, Enrique memberi sinyal bahwa mental timnya tetap solid. Ia menyampaikan bahwa PSG akan terus bekerja keras dan menjaga mindset untuk memenangi setiap kompetisi yang diikuti.

Sebagai juara bertahan, ekspektasi publik memang tinggi. PSG tidak hanya dituntut lolos, tetapi juga tampil meyakinkan. Laga kontra Monaco menjadi pengingat bahwa status favorit tidak menjamin jalan mulus.

Kini fokus Les Parisiens tertuju pada babak 16 besar. Jika ingin mempertahankan trofi, mereka harus tampil lebih tajam, lebih disiplin, dan lebih konsisten.

Kelolosan ini mungkin belum sempurna, tetapi satu hal jelas: PSG masih berdiri dan siap menghadapi tantangan berikutnya.