Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

Neymar Digugat Koki Pribadi, Diduga Paksa Kerja dengan Jam Tak Wajar

Arenabetting – Bintang sepakbola Brasil, Neymar, sedang menghadapi masalah di luar lapangan. Kali ini, ia dilaporkan digugat oleh mantan koki pribadinya yang merasa dirugikan selama bekerja di kediamannya.

Kasus tersebut mencuat setelah sang koki mengajukan gugatan ke Pengadilan Tenaga Kerja Regional. Ia menilai kondisi kerja yang dialaminya selama bekerja untuk Neymar tidak manusiawi karena jam kerja yang terlalu panjang serta beban kerja yang berat.

Perempuan yang bekerja sebagai chef pribadi Neymar itu diketahui mulai bekerja pada Juli 2025 hingga Februari 2026 di rumah Neymar yang dikenal sebagai Casa Hotel Portobello.

Jam Kerja Disebut Tidak Masuk Akal

Menurut laporan yang beredar, jadwal kerja resmi sebenarnya telah ditentukan. Sang koki disebut bekerja dari pukul 07.00 pagi hingga 17.00 sore pada hari Senin sampai Kamis. Sementara pada hari Jumat, jam kerjanya berakhir sekitar pukul 16.00.

Namun dalam praktiknya, kondisi di lapangan disebut jauh berbeda. Koki tersebut mengaku bahwa ia sering diminta bekerja lebih lama dari jadwal yang sudah ditentukan.

Dalam beberapa kesempatan, ia bahkan harus tetap memasak hingga pukul 23.00 malam atau lebih. Selain itu, ia juga disebut sering diminta bekerja pada akhir pekan.

Situasi ini membuat jam kerja yang dijalaninya terasa sangat melelahkan dan tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Harus Memasak untuk Banyak Orang

Beban kerja yang dihadapi sang koki tidak hanya soal waktu kerja yang panjang. Ia juga mengaku harus memasak dalam jumlah besar setiap hari.

Menurut pengakuannya, makanan yang disiapkan tidak hanya untuk Neymar. Ia juga sering harus menyiapkan hidangan bagi sekitar 150 orang yang berada di lingkungan sang pemain.

Selain tugas memasak, ia juga menyebut harus melakukan berbagai pekerjaan fisik lain. Di antaranya adalah mengangkat bahan makanan berat, membawa belanjaan, hingga berdiri dalam waktu lama selama bekerja di dapur.

Mengalami Masalah Kesehatan

Beban kerja yang berat tersebut disebut berdampak pada kondisi kesehatannya. Sang koki mengaku mengalami masalah pada bagian punggung akibat aktivitas fisik yang intens selama bekerja.

Karena itu, ia memutuskan membawa kasus ini ke jalur hukum. Gugatan tersebut diajukan dengan tuntutan ganti rugi yang cukup besar.

Tuntutan Ganti Rugi Capai Ratusan Juta

Selama bekerja, koki tersebut diketahui menerima bayaran sekitar 7.500 reais Brasil per bulan, yang setara dengan sekitar Rp24 juta.

Kini ia menuntut kompensasi sebesar 262.000 reais Brasil atau sekitar Rp846 juta. Nilai tersebut disebut mencakup berbagai tuntutan seperti pesangon, pembayaran lembur, denda, kompensasi waktu istirahat, serta biaya pengobatan.

Selain Neymar, pihak ketiga yang disebut sebagai pemberi kerja juga ikut tercantum dalam gugatan tersebut.

Saat ini Neymar sendiri diketahui bermain untuk klub Brasil, Santos. Dalam laporan yang beredar, ia disebut menerima penghasilan mencapai sekitar 82,9 juta reais Brasil atau setara dengan Rp268 miliar.