Arenabetting – Barcelona musim ini menunjukkan karakter luar biasa di Liga Champions. Tim asal Catalan itu disebut sering menghadapi situasi sulit, terutama ketika kebobolan lebih dulu, namun tetap mampu bangkit.
Dari total sembilan pertandingan yang sudah dijalani, delapan di fase liga dan satu di babak 16 besar, Barcelona tercatat enam kali tertinggal lebih dulu. Situasi ini tentu bukan hal ideal bagi tim sekelas mereka.
Meski begitu, Barcelona justru mampu membuktikan kualitasnya. Mereka tidak mudah menyerah dan tetap berusaha mengejar ketertinggalan hingga peluit akhir berbunyi.
Menariknya, dari enam laga tersebut, hanya satu yang berujung kekalahan. Hal ini memperlihatkan bahwa mentalitas Blaugrana musim ini benar-benar kuat.
Konsistensi Bangkit Jadi Kunci Barcelona
Barcelona berhasil menghindari kekalahan dalam lima dari enam pertandingan saat tertinggal lebih dulu. Catatan tersebut terdiri dari tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Kemenangan penting salah satunya terjadi saat menghadapi Eintracht Frankfurt. Dalam laga itu, Barcelona sempat tertinggal sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat dua gol cepat di babak kedua.
Situasi serupa juga terlihat saat mereka bertemu Slavia Prague. Barcelona dikabarkan sempat tertinggal lebih dulu, namun mampu bangkit dan menutup laga dengan kemenangan 4-2.
Hal yang sama terjadi saat melawan Copenhagen. Barcelona kembali menunjukkan respons cepat setelah kebobolan lebih dulu dan akhirnya menang dengan skor meyakinkan 4-1.
Momen Dramatis yang Selamatkan Blaugrana
Selain meraih kemenangan, Barcelona juga beberapa kali berhasil menyelamatkan diri dari kekalahan. Ini semakin mempertegas bahwa mereka punya daya juang tinggi.
Salah satu laga dramatis terjadi saat menghadapi Club Brugge. Dalam pertandingan itu, Barcelona disebut sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya mampu menyamakan skor menjadi 3-3.
Momen dramatis lainnya terjadi saat melawan Newcastle United di leg pertama babak 16 besar. Barcelona hampir saja menelan kekalahan setelah kebobolan di menit-menit akhir.
Namun, mereka tetap tenang hingga akhir laga. Penalti yang dieksekusi Lamine Yamal di masa injury time memastikan skor berakhir 1-1.
Chelsea Jadi Satu-satunya Penghenti
Di tengah performa impresif tersebut, ada satu tim yang mampu menghentikan kebangkitan Barcelona, yakni Chelsea. Tim asal Inggris itu tampil solid sepanjang pertandingan.
Dalam laga tersebut, Barcelona dilaporkan kesulitan mengembangkan permainan sejak awal. Chelsea berhasil unggul lebih dulu dan terus menjaga kontrol permainan.
Barcelona tidak mampu menemukan celah untuk bangkit. Hingga peluit panjang berbunyi, mereka harus menerima kekalahan telak 0-3.
Hasil itu membuat Chelsea menjadi satu-satunya tim yang mampu mempertahankan keunggulan atas Barcelona setelah unggul lebih dulu di Liga Champions musim 2025/2026.


