Mainbolaonline.org – Cremonese kembali menelan hasil buruk setelah tumbang 1-4 dari Fiorentina dalam lanjutan Serie A giornata ke-29. Laga yang digelar di Stadion Giovanni Zini itu menjadi pukulan telak bagi tuan rumah.
Emil Audero Mulyadi dipercaya tampil sebagai kiper utama dalam pertandingan tersebut. Namun, gawangnya harus kebobolan empat kali dari serangan agresif Fiorentina.
Tim tamu disebut tampil lebih efektif sejak awal pertandingan. Mereka mampu memanfaatkan peluang dengan baik, sementara Cremonese kesulitan mengimbangi permainan.
Kekalahan ini semakin memperburuk posisi Cremonese yang kini terjebak di zona degradasi dan belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Audero Dapat Sorotan Usai Performa Kurang Maksimal
Penampilan Emil Audero disebut menjadi sorotan dalam laga ini. Ia kebobolan dua gol di babak pertama lewat aksi Fabiano Parisi dan Roberto Piccoli.
Setelah jeda, Fiorentina kembali menambah dua gol melalui Dodo dan Albert Gudmundsson. Sementara Cremonese hanya mampu membalas satu gol lewat David Okereke.
Statistik pertandingan menunjukkan tekanan besar yang diterima lini pertahanan Cremonese. Audero hanya mampu mencatatkan dua penyelamatan dari total 13 tembakan lawan.
Penilaian dari Sofascore pun menempatkannya sebagai pemain dengan rating terendah di laga tersebut, yakni 5,6.
Tren Buruk Cremonese Makin Mengkhawatirkan
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Cremonese di Serie A. Mereka disebut sudah menelan empat kekalahan beruntun dalam beberapa pekan terakhir.
Tidak hanya itu, tim ini juga belum meraih kemenangan dalam 15 pertandingan terakhir. Kemenangan terakhir mereka terjadi saat mengalahkan Lecce pada Desember 2025.
Situasi ini menjadi salah satu periode terburuk Cremonese dalam beberapa musim terakhir. Catatan empat kekalahan beruntun bahkan disebut terakhir kali terjadi pada musim 2022/2023.
Performa yang terus menurun membuat tekanan terhadap tim semakin besar, baik dari segi mental maupun posisi di klasemen.
Posisi Klasemen Kian Terancam
Akibat hasil ini, Cremonese kini terperosok ke posisi ke-18 klasemen sementara Serie A. Mereka mengoleksi 24 poin dan masuk ke zona degradasi.
Jarak dengan tim di atasnya, Lecce, hanya terpaut tiga poin. Namun, dengan performa yang belum stabil, situasi ini tetap sangat berbahaya.
Jika tidak segera menemukan solusi, peluang untuk bertahan di Serie A akan semakin sulit. Setiap pertandingan ke depan menjadi sangat krusial.
Cremonese kini dituntut untuk segera bangkit dan memperbaiki performa jika tidak ingin musim ini berakhir dengan kekecewaan besar.


