Arenabetting – Alejandro Garnacho kembali jadi sorotan, bukan karena aksinya di lapangan, melainkan masalah di luar sepak bola. Mantan pemain Manchester United itu tersandung kasus pelanggaran lalu lintas di Inggris.
Insiden tersebut terjadi di kawasan Carrington, yang dikenal sebagai pusat latihan Manchester United. Kejadian ini berlangsung hanya beberapa hari sebelum Garnacho resmi meninggalkan klub.
Kini, kasus tersebut telah diproses secara hukum. Garnacho pun mengakui kesalahannya dan menerima konsekuensi yang diberikan.
Pelanggaran Terjadi di Dekat Carrington
Peristiwa ini terjadi di area sekitar fasilitas latihan Carrington. Kawasan tersebut merupakan lokasi yang cukup familiar bagi para pemain Manchester United.
Garnacho diketahui mengendarai mobil Audi dengan kecepatan melebihi batas yang ditentukan. Ia melaju dengan kecepatan sekitar 50 mph.
Padahal, batas maksimal di area tersebut hanya 40 mph. Artinya, ia melanggar aturan dengan selisih yang cukup signifikan.
Pelanggaran ini langsung terdeteksi oleh pihak berwenang. Lokasi kejadian yang dekat dengan pusat latihan membuat kasus ini cepat menjadi perhatian.
Situasi ini menjadi pengingat bahwa pemain profesional tetap harus mematuhi aturan di luar lapangan.
Kejadian Terjadi Jelang Kepindahan ke Chelsea
Menariknya, insiden ini terjadi hanya beberapa hari sebelum Garnacho meninggalkan Manchester United. Waktu tersebut bertepatan dengan proses kepindahannya.
Empat hari setelah kejadian, Garnacho resmi bergabung dengan Chelsea FC. Transfer tersebut bernilai sekitar 40 juta paun.
Perpindahan klub ini menjadi salah satu langkah besar dalam kariernya. Namun, kasus ini sempat mencoreng momen penting tersebut.
Meski begitu, proses transfer tetap berjalan tanpa hambatan. Garnacho tetap melanjutkan kariernya di klub baru.
Kasus ini baru mencuat ke publik setelah proses hukum berjalan.
Mengaku Bersalah dan Minta Maaf
Dalam persidangan di Pengadilan Magistrat Liverpool, Garnacho melalui kuasa hukumnya mengakui kesalahan tersebut.
Ia disebut merasa malu atas tindakan yang dilakukannya. Permintaan maaf juga telah disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab.
Pengakuan ini membuat salah satu tuduhan tambahan akhirnya dicabut oleh pihak berwenang.
Sikap kooperatif yang ditunjukkan Garnacho menjadi faktor yang meringankan dalam proses hukum.
Meski demikian, ia tetap harus menerima sanksi atas pelanggaran yang dilakukan.
Denda dan Poin Pelanggaran Jadi Konsekuensi
Akibat pelanggaran tersebut, Garnacho dijatuhi denda dengan jumlah yang cukup besar. Total biaya yang harus dibayarkan mencakup beberapa komponen.
Ia dikenakan denda utama sebesar £660. Selain itu, ada biaya pengadilan sebesar £120 dan victim surcharge sebesar £264.
Tidak hanya itu, Garnacho juga mendapatkan tambahan tiga poin pelanggaran pada surat izin mengemudi miliknya.
Sidang yang digelar secara tertutup tersebut memastikan bahwa kasus ini telah selesai secara hukum.
Kini, Garnacho diharapkan bisa lebih berhati-hati di masa depan dan kembali fokus pada karier sepak bolanya.


