Arenabetting – Perjalanan Atletico Madrid di Liga Champions musim ini akhirnya terhenti di semifinal. Kekalahan tipis dari Arsenal membuat Los Colchoneros kembali gagal mewujudkan mimpi meraih trofi Eropa yang selama ini terus mereka kejar.
Atletico Madrid tumbang 0-1 saat bertandang ke Emirates Stadium pada leg kedua semifinal Liga Champions. Gol tunggal Bukayo Saka di akhir babak pertama menjadi pembeda dalam pertandingan yang berjalan cukup ketat tersebut.
Hasil itu membuat Arsenal lolos ke final dengan agregat 2-1. Sebelumnya kedua tim hanya bermain imbang 1-1 saat leg pertama berlangsung di markas Atletico Madrid.
Atletico Madrid Akhiri Musim Tanpa Gelar
Kekalahan dari Arsenal memastikan Atletico Madrid menutup musim tanpa satu pun trofi. Situasi ini menjadi pukulan besar bagi Diego Simeone dan skuadnya.
Beberapa pekan sebelumnya, Atletico juga gagal meraih gelar Copa del Rey setelah kalah di partai final. Kini harapan terakhir mereka di Liga Champions juga harus berakhir di semifinal.
Bagi Los Colchoneros, kegagalan di kompetisi Eropa kembali menghadirkan rasa frustrasi lama. Atletico masih belum mampu menghapus luka dari dua final Liga Champions yang gagal mereka menangkan pada 2014 dan 2016.
Padahal banyak pihak menilai skuad Atletico musim ini cukup kompetitif. Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta baru membuat mereka sempat dianggap punya peluang besar melangkah lebih jauh.
Simeone Soroti Leg Pertama
Diego Simeone merasa kegagalan Atletico sebenarnya sudah mulai terlihat sejak leg pertama di kandang sendiri. Menurutnya, timnya membuang terlalu banyak peluang penting saat bermain di depan pendukung sendiri.
Pada pertandingan tersebut, Atletico tampil cukup dominan. Mereka mencatat banyak peluang dan mampu mengontrol permainan dalam beberapa fase pertandingan.
Namun dominasi itu gagal dimaksimalkan menjadi kemenangan. Atletico hanya mampu mencetak satu gol lewat titik penalti sehingga harus puas bermain imbang 1-1.
Simeone menilai hasil berbeda di leg pertama mungkin akan mengubah jalannya pertandingan di London. Ia merasa timnya seharusnya bisa membawa modal kemenangan ke Emirates Stadium.
Arsenal Tampil Lebih Efektif
Meski Atletico cukup dominan di beberapa momen, Arsenal justru tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Meriam London terlihat lebih tenang dan disiplin sepanjang dua leg semifinal.
Pada leg kedua, Arsenal mampu menjaga pertahanan dengan cukup rapi sambil tetap berbahaya saat menyerang. Gol Bukayo Saka akhirnya menjadi penentu kemenangan mereka.
Simeone mengakui timnya tampil cukup baik saat bertahan di babak pertama. Namun ia merasa penyelesaian akhir Atletico masih jauh dari harapan dalam pertandingan penting seperti semifinal.
Los Colchoneros sebenarnya beberapa kali menciptakan situasi berbahaya. Sayangnya peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol yang sangat mereka butuhkan.
Masa Depan Atletico Mulai Dipertanyakan
Kegagalan demi kegagalan di Liga Champions membuat banyak pihak mulai mempertanyakan masa depan Atletico Madrid bersama Diego Simeone. Meski sukses membawa stabilitas klub, trofi Eropa masih belum berhasil diraih.
Selama ditangani Simeone, Atletico memang sering tampil kompetitif di Liga Champions. Namun mereka kerap gagal melewati momen-momen penentuan saat peluang juara terbuka.
Fans Los Colchoneros tentu berharap tim bisa segera bangkit musim depan. Dengan kualitas skuad yang dimiliki sekarang, Atletico sebenarnya masih punya potensi besar bersaing di level tertinggi Eropa.
Kini Diego Simeone harus segera mencari cara membangun mental tim kembali. Setelah kembali gagal di Liga Champions, Atletico Madrid jelas tidak ingin terus dikenal hanya sebagai tim yang nyaris berhasil.


