Arenabetting – Manchester City kembali menutup musim dengan trofi setelah sukses menjadi juara FA Cup 2025/2026. The Citizens mengalahkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 pada partai final di Wembley.
Pertandingan berlangsung sangat ketat dan penuh tensi sejak awal laga. Kedua tim tampil disiplin sehingga peluang bersih cukup sulit tercipta selama lebih dari satu jam pertandingan.
Gol tunggal kemenangan City akhirnya lahir lewat aksi Antoine Semenyo pada menit ke-72. Gol tersebut memastikan pasukan Pep Guardiola membawa pulang trofi domestik kedua musim ini setelah sebelumnya menjuarai Carabao Cup.
Man City Dominan Sejak Awal
Manchester City langsung tampil agresif sejak menit pertama. Mereka mendominasi penguasaan bola dan beberapa kali mengancam pertahanan Chelsea lewat kombinasi cepat di area depan.
Semenyo menjadi salah satu pemain paling aktif. Winger asal Ghana itu sempat menciptakan peluang setelah melakukan aksi individu sebelum bola liar disambar Omar Marmoush.
Erling Haaland juga beberapa kali mengancam gawang Chelsea. Striker Norwegia tersebut bahkan sempat mencetak gol, tetapi dianulir karena offside dalam proses serangan.
Chelsea lebih banyak bertahan dan mencoba memanfaatkan serangan balik cepat. Namun lini belakang City tampil cukup disiplin untuk meredam ancaman lawan.
Chelsea Dua Kali Minta Penalti
Tim London Biru sempat beberapa kali memprotes keputusan wasit sepanjang pertandingan. Situasi paling ramai terjadi ketika Joao Pedro terjatuh di kotak penalti usai kontak dengan Abdukodir Khusanov.
Namun wasit memilih melanjutkan permainan dan tidak memberikan penalti. Insiden serupa kembali terjadi pada babak kedua, tetapi keputusan tetap tidak berubah.
Chelsea merasa dirugikan karena beberapa kontak di area terlarang dianggap cukup keras. Protes pemain The Blues pun terus muncul hingga akhir pertandingan.
Meski begitu, tim asuhan Chelsea tetap kesulitan menciptakan peluang benar-benar berbahaya sepanjang laga berjalan.
Semenyo Jadi Pembeda
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72. Kesalahan Chelsea kehilangan bola di area sendiri dimanfaatkan City untuk melancarkan serangan balik cepat.
Haaland memimpin transisi serangan sebelum bekerja sama dengan Rayan Cherki. Bola kemudian dikirim ke depan gawang dan berhasil diselesaikan Semenyo lewat sontekan akurat.
Gol tersebut langsung membuat Wembley bergemuruh oleh pendukung City. Chelsea mencoba merespons dengan meningkatkan tekanan pada sisa pertandingan.
Namun City tampil sangat tenang dalam menjaga keunggulan. Organisasi permainan mereka membuat Chelsea kesulitan membongkar pertahanan hingga laga berakhir.
City Lengkapi Musim dengan Trofi
Kemenangan ini membuat Manchester City kembali membuktikan status mereka sebagai salah satu tim terbaik Inggris. Meski persaingan musim ini berjalan ketat, The Citizens tetap mampu mengamankan dua trofi domestik.
Pep Guardiola juga kembali menunjukkan kapasitasnya dalam pertandingan final. City tampil sangat matang dan mampu mengontrol emosi di laga penuh tekanan.
Chelsea sebenarnya memberikan perlawanan cukup baik, terutama lewat kerja keras Cole Palmer dan Enzo Fernandez. Namun efektivitas City menjadi pembeda utama.
Dengan tambahan trofi FA Cup ini, Manchester City kembali menutup musim dengan senyum lebar dan mempertegas dominasi mereka di sepak bola Inggris dalam beberapa tahun terakhir.


