Arenabetting – Pep Guardiola merasa kemenangan Manchester City di final FA Cup musim ini terasa sangat spesial. Guardiola mengaku trofi tersebut layak dirayakan karena City akhirnya mampu bangkit setelah dua kegagalan beruntun di partai final.
The Citizens sukses mengalahkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 di Wembley, Sabtu malam WIB. Gol tunggal kemenangan membuat City kembali membawa pulang trofi domestik musim ini.
Bagi Guardiola, keberhasilan tersebut bukan hanya soal gelar, tetapi juga tentang bagaimana timnya mampu melewati tekanan setelah dua musim sebelumnya selalu gagal di laga puncak.
City Akhiri Kutukan Final
Kemenangan atas Chelsea menjadi jawaban atas kegagalan Manchester City di dua final Piala FA sebelumnya. Dalam dua musim terakhir, City selalu harus puas menjadi runner-up.
The Citizens sempat kalah dari Manchester United dan kemudian kembali gagal saat menghadapi Crystal Palace.
Rangkaian hasil buruk itu membuat tekanan kepada City cukup besar menjelang final musim ini. Banyak pihak mulai mempertanyakan kemampuan mereka tampil maksimal di pertandingan penentuan.
Namun Guardiola berhasil membawa timnya bangkit. City tampil lebih tenang dan disiplin saat menghadapi Chelsea di Wembley.
Guardiola Akui City Pernah Main Lebih Baik
Menariknya, Guardiola justru merasa performa City di final musim ini tidak lebih baik dibanding dua final sebelumnya yang berakhir dengan kekalahan.
Menurut pelatih asal Spanyol itu, dalam pertandingan final, detail kecil dan keputusan penting sering kali menjadi penentu hasil akhir pertandingan.
Ia menilai margin kemenangan di laga seperti final Piala FA memang sangat tipis. Satu momen kecil bisa mengubah segalanya dalam waktu singkat.
Guardiola bahkan menyebut jika hasil pertandingan berbeda, maka sosok yang duduk memberikan wawancara kemenangan kemungkinan adalah pelatih Chelsea, Calum McFarlane.
Trofi ke-20 Guardiola di Man City
Keberhasilan meraih Piala FA juga menjadi trofi ke-20 Guardiola bersama Manchester City, termasuk Community Shield. Catatan tersebut semakin mempertegas dominasinya di sepak bola Inggris.
Sejak datang ke Etihad Stadium, Guardiola memang berhasil mengubah City menjadi salah satu klub paling konsisten di Eropa. Berbagai trofi domestik berhasil mereka kumpulkan dalam beberapa tahun terakhir.
Meski musim ini tidak selalu berjalan mulus, City tetap mampu menutup kompetisi dengan tambahan gelar penting. Guardiola pun merasa kemenangan ini pantas dinikmati seluruh tim.
Baginya, membawa pulang trofi ke Manchester setelah dua final yang mengecewakan memberikan kepuasan tersendiri.
City Tutup Musim dengan Senyum
Kemenangan di Wembley membuat Manchester City sukses meraih dua trofi domestik musim ini setelah sebelumnya juga menjuarai Carabao Cup.
Hasil tersebut sedikit banyak membantu City menjaga reputasi mereka sebagai salah satu tim terbaik Inggris dalam era Guardiola. Mental juara mereka kembali terlihat di laga besar.
Para pemain City juga tampak sangat menikmati momen selebrasi setelah peluit akhir dibunyikan. Kemenangan ini terasa penting untuk mengembalikan rasa percaya diri tim setelah sempat gagal di beberapa kesempatan besar sebelumnya.
Kini Guardiola berharap trofi tersebut bisa menjadi modal positif untuk menyambut musim baru dan kembali bersaing di semua kompetisi musim depan.


