Arenabetting – Luka Modrić kembali membuktikan bahwa usia belum menghentikan kualitasnya di level tertinggi. Meski sudah menginjak 40 tahun, sang gelandang veteran tetap masuk skuad Croatia national football team untuk 2026 FIFA World Cup.
Pelatih Zlatko Dalić resmi mengumumkan daftar 26 pemain Kroasia untuk turnamen yang berlangsung di Amerika Utara. Nama Modric tetap menjadi bagian penting dalam skuad meski sebelumnya sempat mengalami cedera tulang pipi pada April lalu.
Kondisi tersebut bahkan membuat musim Modric bersama AC Milan berakhir lebih cepat. Namun tim medis Kroasia optimistis sang kapten sudah pulih saat turnamen dimulai.
Jika tampil nanti, Modric akan menjalani Piala Dunia kelima sepanjang karier internasionalnya. Sebuah pencapaian luar biasa untuk pemain yang sudah membela Kroasia sejak tahun 2006.
Modric Kejar 200 Caps Bersama Kroasia
Perjalanan Modric bersama tim nasional memang sudah masuk kategori legendaris. Hingga saat ini, ia tercatat sebagai pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah Kroasia.
Gelandang elegan itu sudah mengoleksi 196 caps bersama negaranya. Jika Kroasia berhasil lolos dari fase grup Piala Dunia 2026, peluang Modric mencapai angka 200 penampilan internasional terbuka sangat lebar.
Pengalaman Modric juga masih sangat dibutuhkan di lini tengah Kroasia. Meski usianya terus bertambah, visi bermain dan kemampuan mengatur tempo permainan tetap menjadi senjata utama Vatreni.
Perannya tidak hanya penting di lapangan, tetapi juga dalam menjaga mentalitas skuad yang dihuni kombinasi pemain muda dan senior.
Kroasia Tetap Andalkan Pemain Berpengalaman
Selain Modric, Kroasia masih mempertahankan sejumlah nama senior yang sudah lama menjadi tulang punggung tim nasional. Ivan Perišić kembali mendapat tempat dalam skuad.
Perisic bahkan berpeluang mencetak sejarah tersendiri jika mampu mencetak gol di empat edisi Piala Dunia secara beruntun. Pengalaman winger veteran itu dianggap masih sangat penting bagi Kroasia.
Di samping para pemain senior, Kroasia juga membawa banyak nama yang tampil konsisten di klub masing-masing. Joško Gvardiol akan menjadi andalan di lini belakang.
Sementara lini tengah tetap diperkuat Mateo Kovačić dan Mario Pašalić yang sudah berpengalaman bermain di kompetisi elite Eropa.
Grup Berat Sudah Menanti Kroasia
Kroasia tergabung di Grup L bersama England national football team, Panama national football team, dan Ghana national football team.
Laga pertama langsung menghadirkan tantangan berat karena Kroasia akan menghadapi Inggris pada 17 Juni 2026. Duel tersebut diperkirakan menjadi penentu penting dalam perebutan posisi puncak grup.
Meski begitu, Kroasia punya modal kepercayaan diri yang cukup tinggi. Dalam dua edisi Piala Dunia terakhir, mereka selalu tampil mengejutkan.
Vatreni sukses menjadi runner-up pada Piala Dunia 2018 sebelum finis di posisi ketiga pada edisi 2022.
Modric Masih Jadi Simbol Generasi Emas Kroasia
Nama Luka Modric sudah identik dengan era emas sepak bola Kroasia. Ia menjadi sosok sentral ketika negaranya mencapai final Piala Dunia 2018 di Rusia.
Pada tahun yang sama, Modric juga berhasil meraih Ballon d’Or setelah memutus dominasi panjang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Kini, di usia 40 tahun, Modric masih dipercaya memimpin Kroasia di panggung terbesar sepak bola dunia. Kehadirannya menjadi bukti bahwa kualitas, pengalaman, dan mental juara tetap sangat berharga dalam sepak bola modern.


