Arenabetting – Tottenham Hotspur kembali menelan hasil buruk usai kalah dari Chelsea dalam lanjutan Premier League. Kekalahan itu membuat posisi Spurs makin berbahaya di papan bawah klasemen.
Bermain di Stamford Bridge, Tottenham tumbang 1-2 dari rival sekotanya. Chelsea unggul lewat gol Enzo Fernández dan Andrey Santos, sementara Spurs hanya mampu membalas satu gol melalui Richarlison.
Secara penguasaan bola, Tottenham sebenarnya lebih dominan dengan angka mencapai 56 persen. Namun dominasi tersebut tidak benar-benar terlihat berbahaya dalam menyerang.
Pasukan Roberto De Zerbi justru dinilai terlalu banyak membuang peluang dan gagal membuat Chelsea berada dalam tekanan besar.
Tottenham Disebut Tidak Bermain Efektif
Mantan kiper Spurs, Paul Robinson, menilai performa Tottenham jauh dari kata memuaskan. Menurutnya, Spurs bahkan tidak layak mendapatkan poin dari pertandingan tersebut.
Robinson melihat Tottenham tampil kesulitan sejak babak pertama. Intensitas permainan mereka dianggap tidak stabil dan mulai kehabisan tenaga memasuki babak kedua.
Meski beberapa kali menguasai bola, serangan Spurs dinilai kurang tajam dan minim keputusan yang benar di area akhir permainan.
Chelsea justru terlihat lebih tenang dan mampu mengendalikan ritme pertandingan tanpa harus bekerja terlalu keras.
Banyak Keputusan Buruk di Momen Penting
Salah satu momen yang paling disorot Robinson terjadi pada masa injury time. Mathys Tel mendapatkan peluang bagus di sisi lapangan ketika banyak pemain Spurs sudah berada di kotak penalti.
Namun umpan yang dilepaskan Tel justru terlalu mudah diamankan penjaga gawang Chelsea. Situasi itu dianggap merangkum buruknya pengambilan keputusan Tottenham sepanjang laga.
Robinson menilai Spurs terlalu sering membuat pilihan yang salah saat membangun serangan. Akibatnya, dominasi bola mereka tidak menghasilkan ancaman nyata.
Padahal dalam situasi seperti sekarang, Tottenham seharusnya bermain lebih agresif karena posisi mereka belum aman dari ancaman degradasi.
Chelsea Tampil Lebih Tenang dan Efisien
Di sisi lain, Chelsea justru tampil lebih efektif meski tidak terlalu dominan dalam penguasaan bola. The Blues mampu memanfaatkan peluang dengan jauh lebih baik dibanding Spurs.
Gol Enzo Fernandez dan Andrey Santos memperlihatkan kualitas penyelesaian akhir Chelsea yang lebih matang. Mereka juga cukup disiplin saat bertahan menghadapi tekanan Tottenham.
Menurut Robinson, Chelsea terlihat memegang kendali di sebagian besar pertandingan. Spurs memang sempat menunjukkan intensitas serangan dalam beberapa momen, tetapi tidak cukup konsisten.
Hal itu membuat The Blues mampu mengamankan kemenangan tanpa terlalu banyak mengalami kesulitan besar.
Spurs Belum Aman dari Zona Degradasi
Kekalahan dari Chelsea membuat Tottenham tetap tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara Premier League. Mereka baru mengoleksi 38 poin.
Spurs hanya unggul dua angka dari West Ham United yang berada di zona degradasi. Situasi itu membuat tekanan terhadap Roberto De Zerbi semakin besar menjelang akhir musim.
Padahal sebelumnya Tottenham sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dalam beberapa pertandingan terakhir. Namun performa buruk di Stamford Bridge membuat rasa khawatir kembali muncul di kalangan fans.
Kini Spurs wajib segera bangkit jika tidak ingin mengalami mimpi buruk turun kasta pada akhir musim nanti.


