Arenabetting – Timnas Belanda harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 lebih cepat setelah kalah dari Maroko pada babak 32 besar. Oranje takluk melalui adu penalti usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit dalam pertandingan yang berlangsung menegangkan.
Hasil tersebut menjadi pukulan besar bagi Belanda yang sebelumnya masuk dalam daftar tim unggulan. Kekalahan ini juga mengakhiri harapan mereka untuk melangkah lebih jauh di turnamen dan memperebutkan gelar juara dunia.
Salah satu momen yang paling menyita perhatian terjadi saat adu penalti. Justin Kluivert yang dipercaya menjadi salah satu eksekutor gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya membentur tiang gawang.
Belanda Kehilangan Tiket 16 Besar
Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Maroko mampu memberikan perlawanan sengit sehingga Belanda kesulitan menciptakan banyak peluang bersih sepanjang laga.
Oranje akhirnya memecah kebuntuan melalui Cody Gakpo pada menit ke-72. Gol tersebut sempat membawa Belanda berada di atas angin dan semakin dekat dengan tiket ke babak berikutnya.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Maroko berhasil menyamakan kedudukan pada masa injury time sehingga pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan.
Adu Penalti Jadi Penentu
Selama babak extra time, kedua tim tetap gagal mencetak gol. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Maroko tampil lebih tenang dalam momen penentuan tersebut. Mereka akhirnya menang 3-2 setelah tiga penendang Belanda gagal menjalankan tugasnya.
Salah satu kegagalan yang paling disorot datang dari Justin Kluivert. Tendangan pemain berusia 27 tahun itu menghantam tiang kanan gawang sehingga gagal menghasilkan gol.
Kegagalan tersebut terasa semakin menyakitkan karena Kluivert baru masuk pada menit ke-113 menggantikan Cody Gakpo. Keputusan itu diyakini menjadi bagian dari strategi Ronald Koeman agar Kluivert tampil sebagai eksekutor penalti.
Rekor Sempurna Akhirnya Terhenti
Sebelum pertandingan ini, Kluivert memiliki catatan penalti yang sangat impresif. Sejak musim 2022/23, ia selalu berhasil mencetak gol dari tujuh kesempatan yang didapat.
Rinciannya berasal dari satu penalti saat membela Valencia dan enam lainnya ketika memperkuat Bournemouth. Seluruh eksekusinya dikenal keras, terarah, dan sulit dihentikan oleh penjaga gawang.
Karena memiliki rekor sempurna, banyak yang yakin Kluivert mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Sayangnya, tekanan di panggung Piala Dunia membuat hasil akhirnya berbeda.
Maroko Melaju, Belanda Pulang
Kemenangan ini memastikan Maroko melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Wakil Afrika tersebut selanjutnya akan menghadapi Kanada dalam upaya melanjutkan perjalanan mereka di turnamen.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi akhir yang pahit bagi Oranje. Setelah tampil cukup baik sepanjang pertandingan, mereka harus menerima kenyataan tersingkir lewat adu penalti.
Bagi Justin Kluivert, kegagalan tersebut tentu menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Meski memiliki rekor penalti yang nyaris sempurna sebelumnya, satu tendangan yang membentur tiang gawang menjadi momen yang mengakhiri langkah Belanda di Piala Dunia 2026.


