Arenabetting – Mesir kembali mencatatkan sejarah di Piala Dunia 2026 setelah memastikan tempat di babak 16 besar. Tim asal Afrika itu menyingkirkan Australia melalui drama adu penalti usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Dallas Stadium, Sabtu (4/7/2026).
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Mesir lebih dulu memimpin berkat gol Ashour pada babak pertama. Namun, Australia mampu menyamakan kedudukan setelah Mohamed Hany mencetak gol bunuh diri di awal babak kedua sehingga skor bertahan 1-1 hingga waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir.
Adu penalti akhirnya menjadi penentu. Mesir tampil lebih tenang dan sukses menang 4-2 setelah dua penendang Australia gagal menjalankan tugasnya. Kemenangan itu membuat perjalanan bersejarah Mesir di Piala Dunia 2026 terus berlanjut.
Sejarah Baru Terus Tercipta
Keberhasilan mengalahkan Australia menambah catatan bersejarah bagi Mesir di ajang Piala Dunia. Tim berjuluk The Pharaohs itu akhirnya mampu melangkah lebih jauh dibandingkan seluruh penampilan mereka sebelumnya.
Sebelum edisi 2026, Mesir pernah tampil pada Piala Dunia 1934, 1990, dan 2018. Dalam seluruh keikutsertaan tersebut, mereka selalu gagal meraih kemenangan dan tidak pernah lolos dari fase awal.
Situasi berubah pada turnamen kali ini. The Pharaohs berhasil memecahkan rekor tersebut setelah mengalahkan Selandia Baru dengan skor 3-1 pada fase grup, yang menjadi kemenangan pertama mereka sepanjang sejarah Piala Dunia.
Lolos ke Fase Gugur untuk Pertama Kali
Keberhasilan melaju ke babak gugur juga menjadi pencapaian baru bagi Mesir. Mereka akhirnya mampu menembus fase knockout setelah penantian panjang selama puluhan tahun.
Kemenangan atas Australia semakin mempertegas perkembangan tim yang dipimpin Mohamed Salah. Mesir mampu tampil disiplin sepanjang pertandingan dan tetap tenang ketika laga harus ditentukan melalui adu penalti.
Mental para pemain juga menjadi salah satu faktor penting. Meski sempat kehilangan keunggulan akibat gol bunuh diri, mereka tidak kehilangan fokus hingga akhirnya memastikan kemenangan.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan besar bagi sepak bola Mesir sekaligus membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan negara-negara kuat di panggung dunia.
Tantangan Berat Sudah Menanti
Perjalanan Mesir belum berakhir. Pada babak 16 besar, mereka akan menghadapi juara bertahan Argentina yang menjadi salah satu kandidat kuat peraih gelar Piala Dunia 2026.
Pertandingan tersebut dipastikan menjadi ujian terbesar bagi Mohamed Salah dan rekan-rekannya. Argentina memiliki pengalaman, kualitas pemain, dan kedalaman skuad yang sangat mumpuni.
Meski demikian, Mesir datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan sejumlah sejarah sepanjang turnamen ini. Mereka berharap mampu kembali memberikan kejutan di fase gugur.
The Pharaohs juga dipastikan akan mengandalkan semangat juang dan organisasi permainan yang selama ini menjadi kekuatan utama mereka dalam menghadapi lawan-lawan tangguh.
Mimpi Mesir Masih Terus Berlanjut
Piala Dunia 2026 telah menjadi turnamen yang sangat bersejarah bagi Mesir. Mulai dari kemenangan pertama di ajang ini hingga keberhasilan menembus babak 16 besar, semuanya berhasil mereka raih dalam satu edisi.
Perjalanan luar biasa tersebut membuat harapan para pendukung semakin besar. Mereka ingin melihat tim kesayangannya terus melangkah sejauh mungkin meski harus menghadapi lawan yang lebih diunggulkan.
Kini perhatian tertuju pada duel melawan Argentina. Jika mampu kembali membuat kejutan, The Pharaohs berpeluang mencatat sejarah yang lebih besar lagi dan melanjutkan kisah manis mereka di Piala Dunia 2026.


