Arenabetting – Federasi Sepakbola Italia (FIGC) mulai bergerak mencari pelatih baru untuk Timnas Italia setelah kursi pelatih kembali menjadi sorotan. Tugas tersebut kini berada di tangan Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, yang sedang mempertimbangkan beberapa nama untuk memimpin Gli Azzurri dalam proyek jangka panjang.
Sejumlah kandidat mulai bermunculan, mulai dari Roberto Mancini, Pep Guardiola, hingga Andrea Pirlo. Dari ketiga nama tersebut, Pirlo dikabarkan menjadi sosok yang paling berpeluang mendapatkan kepercayaan karena memiliki hubungan yang sangat baik dengan Maldini.
Italia ingin segera menentukan pelatih baru sebelum menghadapi UEFA Nations League pada September mendatang. Selain mengejar hasil positif di turnamen tersebut, target yang lebih besar adalah membangun skuad yang mampu mengakhiri puasa tampil di Piala Dunia dengan lolos ke edisi 2030.
Andrea Pirlo Dinilai Paling Cocok
Andrea Pirlo saat ini masih menangani klub Uni Emirat Arab, United FC. Kontraknya bersama klub tersebut masih berlaku hingga musim panas 2027 sehingga FIGC harus mempertimbangkan situasi itu jika ingin merekrutnya.
Karier kepelatihan Pirlo dimulai bersama Juventus pada 2020. Setelah itu, ia melanjutkan pengalamannya bersama Karagumruk di Turki, kemudian Sampdoria, sebelum menerima tawaran melatih United FC.
Selain pengalaman sebagai pelatih, Pirlo juga memiliki status sebagai legenda Timnas Italia. Mantan gelandang itu ikut membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006 dan mencatatkan 116 penampilan bersama tim nasional sepanjang kariernya.
Hubungan dengan Maldini Jadi Nilai Tambah
Kedekatan Andrea Pirlo dengan Paolo Maldini menjadi salah satu alasan yang membuat peluangnya semakin besar. Keduanya memiliki hubungan baik sejak sama-sama membela Timnas Italia dalam berbagai ajang internasional.
Faktor tersebut dinilai dapat mempermudah komunikasi jika Pirlo benar-benar dipercaya memimpin Gli Azzurri. Kesamaan visi dalam membangun tim juga diyakini menjadi pertimbangan penting bagi FIGC.
Di sisi lain, Roberto Mancini juga masuk dalam daftar kandidat. Namun, peluangnya dinilai tidak sebesar Pirlo karena hubungannya dengan FIGC masih belum sepenuhnya membaik setelah pengunduran dirinya pada 2023.
Situasi itu muncul setelah terjadi perubahan dalam jajaran staf pelatih yang memicu ketidakharmonisan antara kedua pihak. Kondisi tersebut membuat kans Mancini untuk kembali menangani Italia masih dipenuhi tanda tanya.
Guardiola Masih Belum Jadi Pilihan Realistis
Pep Guardiola juga masuk dalam bursa calon pelatih Timnas Italia berkat rekam jejak luar biasanya di level klub. Prestasinya bersama sejumlah klub elite Eropa membuat namanya selalu menarik perhatian.
Meski begitu, peluang Guardiola bergabung belum terlalu besar. Setelah mengakhiri kerja samanya dengan Manchester City pada akhir musim 2025/2026, pelatih asal Spanyol itu diyakini ingin mengambil waktu untuk beristirahat.
Karena alasan tersebut, FIGC diperkirakan akan lebih fokus kepada kandidat yang lebih realistis. Kondisi itu membuat posisi Pirlo semakin menguat dibanding dua nama lainnya.
Italia Incar Kebangkitan Menuju Piala Dunia 2030
Pelatih baru nantinya akan langsung menghadapi tantangan besar saat Italia tampil di UEFA Nations League pada September. Turnamen itu menjadi awal dari proses membangun kembali kekuatan Tim Matador Biru.
Misi utama yang dibebankan bukan hanya meraih hasil positif dalam waktu dekat, tetapi juga melakukan regenerasi skuad agar kembali mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Italia tentu ingin mengakhiri catatan buruk setelah gagal tampil dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun. Karena itu, keputusan memilih pelatih baru akan menjadi langkah penting untuk membawa Gli Azzurri kembali ke jalur yang tepat.


