Arenabetting – Timnas Belgia segera memulai era baru setelah berpisah dengan Rudi Garcia. Federasi Sepak Bola Belgia kabarnya sudah menentukan sosok yang akan mengisi kursi pelatih kepala, yakni Mark van Bommel, yang sebelumnya cukup sukses saat menangani Royal Antwerp.
Keputusan ini diambil setelah kontrak Rudi Garcia berakhir pada penghujung Juli dan tidak diperpanjang. Sebelum meninggalkan jabatannya, pelatih asal Prancis itu berhasil membawa De Rode Duivels melaju hingga babak perempat final Piala Dunia 2026.
Mark van Bommel kini tinggal menuntaskan proses penunjukan resminya. Mantan gelandang Barcelona, Bayern Munchen, dan AC Milan itu diproyeksikan memimpin Belgia selama dua tahun ke depan dengan target membawa tim tampil kompetitif hingga Piala Eropa 2028.
Van Bommel Jadi Pilihan Utama Belgia
Federasi Sepak Bola Belgia sempat mempertimbangkan beberapa kandidat sebelum menentukan pilihan. Nama Sebastien Pocognoli dan Thomas Frank juga masuk dalam daftar calon pelatih yang dipantau.
Namun, laporan dari media Belgia mengabarkan bahwa Van Bommel menjadi sosok yang paling meyakinkan untuk menangani generasi baru Belgia. Pengalamannya di level klub menjadi salah satu faktor penting dalam proses pemilihan.
Jika tidak ada perubahan, mantan kapten Timnas Belanda itu akan segera diperkenalkan sebagai pelatih baru The Red Devils. Ia bakal memimpin sejumlah pemain berpengalaman, termasuk Thibaut Courtois, dalam agenda internasional berikutnya.
Kontrak Dua Tahun Hingga Euro 2028
Mark van Bommel kabarnya telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun bersama Belgia. Kesepakatan itu membuatnya akan bertugas hingga berakhirnya putaran final Piala Eropa 2028.
Tugas pertama yang menanti tentu tidak ringan. Belgia masih berusaha membangun kembali kekuatan tim setelah gagal melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Federasi berharap kehadiran Van Bommel mampu menghadirkan identitas permainan yang lebih konsisten. Pengalaman panjangnya sebagai pemain dan pelatih dinilai bisa menjadi modal penting untuk mengembangkan kualitas skuad.
Dengan kontrak tersebut, Belgia juga memiliki waktu yang cukup untuk menjalankan proyek jangka menengah tanpa harus terburu-buru melakukan pergantian pelatih jika proses adaptasi berjalan sesuai rencana.
Rekam Jejak Van Bommel di Dunia Kepelatihan
Belgia akan menjadi pengalaman pertama Mark van Bommel menangani tim nasional. Sebelumnya, seluruh karier kepelatihannya dijalani bersama klub di berbagai kompetisi Eropa.
Ia pernah melatih PSV Eindhoven dan Wolfsburg sebelum melanjutkan karier bersama Royal Antwerp. Di klub Belgia itu, Van Bommel mencatat pencapaian terbaiknya sebagai pelatih.
Pada 2023, ia sukses membawa Royal Antwerp meraih dua gelar domestik dalam satu musim. Prestasi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa The Red Devils menaruh kepercayaan besar kepadanya untuk memimpin tim nasional.
Siap Kembali ke Lapangan Setelah Vakum
Van Bommel meninggalkan Royal Antwerp pada 2024 dan belum kembali melatih klub maupun tim nasional setelah itu. Kesempatan bersama Belgia menjadi jalan baginya untuk kembali aktif di dunia kepelatihan.
Penunjukan ini juga membuka tantangan baru karena untuk pertama kalinya ia akan menangani pertandingan internasional dengan jadwal dan tekanan yang berbeda dibanding level klub.
Apabila seluruh proses berjalan lancar, Mark van Bommel akan segera memulai pekerjaannya bersama Belgia dengan target membangun skuad yang mampu bersaing di level Eropa hingga Euro 2028.


