Arenabetting – Chelsea harus mengakui keunggulan Tottenham Hotspur pada laga uji coba pramusim yang berlangsung di Accor Stadium, Sydney, Australia, Sabtu (1/8). Pertandingan bertajuk Derby London itu berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Spurs.
Kedua tim sama-sama menurunkan banyak pemain utama sehingga pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Chelsea sempat menyamakan kedudukan setelah tertinggal lebih dulu, tetapi Tottenham mampu mencetak gol penentu pada masa injury time.
Hasil ini menjadi modal positif bagi Spurs menjelang musim baru. Sementara itu, The Blues mendapat banyak pelajaran meski sempat bermain dengan keunggulan jumlah pemain pada babak kedua.
Tottenham Unggul Lebih Dulu Lewat Tonali
Tottenham tampil percaya diri sejak awal pertandingan dan lebih banyak menguasai bola. Serangan mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-17 melalui Sandro Tonali.
Gelandang anyar Spurs itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola sempat mengenai pemain bertahan Chelsea sebelum berubah arah dan masuk ke gawang sehingga Tottenham unggul 1-0.
Chelsea tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Empat menit kemudian, Estevao berhasil mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan dari jarak dekat setelah memanfaatkan umpan di depan gawang.
Chelsea Bangkit, Laga Berjalan Ketat
Gol Estevao membuat pertandingan semakin terbuka. The Blues mulai berani menekan dan menciptakan beberapa peluang untuk membalikkan keadaan.
Meski begitu, Tottenham tetap mampu menjaga ritme permainan hingga babak pertama berakhir. Penguasaan bola masih lebih banyak berada di kubu Spurs meski skor tetap imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, Tottenham harus bermain dengan 10 orang setelah Kevin Danso menerima kartu merah. Bek tersebut melakukan pelanggaran terhadap Joao Pedro saat menjadi pemain terakhir.
Keunggulan jumlah pemain membuat Chelsea semakin agresif membangun serangan demi mencari gol kemenangan.
Kinsky Jadi Tembok Kokoh Spurs
Chelsea terus menggempur pertahanan Tottenham sepanjang babak kedua. Estevao memperoleh dua peluang emas, tetapi semuanya berhasil digagalkan kiper Antonin Kinsky yang tampil gemilang setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Joao Pedro juga memiliki kesempatan emas dari jarak dekat. Namun, Kinsky kembali menunjukkan refleks cepat untuk menjaga gawang Tottenham tetap aman.
Meski terus ditekan, lini belakang Spurs mampu bertahan dengan disiplin. Mereka juga sesekali melancarkan serangan balik yang cukup berbahaya.
Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu, Tottenham akhirnya menemukan momen untuk mencetak gol kemenangan.
Richarlison Pastikan Kemenangan Spurs
Gol penentu lahir pada menit ke-90+2 melalui Richarlison. Penyerang asal Brasil itu dengan sigap menyambar bola pantul yang lebih dulu membentur tiang gawang sebelum mengarah ke dalam gawang Chelsea.
Gol tersebut memastikan Spurs menang 2-1 dalam Derby London edisi pramusim. Hasil ini menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kepercayaan diri sebelum kompetisi resmi dimulai.
Bagi The Blues, kekalahan ini menunjukkan masih ada beberapa aspek yang perlu dibenahi. Meski tampil menyerang dan unggul jumlah pemain, Chelsea belum mampu memaksimalkan peluang yang mereka ciptakan.

