Arenabetting – AC Milan meraih kemenangan meyakinkan 4-2 atas Manchester United dalam laga uji coba pramusim di Wrocław Stadium, Polandia, Sabtu (15/8/2026). Hasil tersebut terasa menarik karena Ruben Amorim kini berada di kubu Milan setelah sebelumnya menangani MU.
Manchester United sempat memimpin lebih dulu melalui gol Harry Maguire ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Milan kemudian menyamakan skor lewat Samuel Chukwueze sebelum Patrick Dorgu kembali membawa MU unggul setelah turun minum.
Rossoneri kemudian tampil lebih agresif dan mencetak tiga gol tambahan melalui Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, serta Ruben Loftus-Cheek. Meski mengalahkan mantan klubnya, Amorim tidak menganggap hasil tersebut memiliki makna khusus secara emosional.
Amorim Tak Anggap Laga Spesial
Amorim menilai pertandingan melawan Manchester United tidak berbeda dengan laga uji coba lainnya. Pelatih asal Portugal itu sudah tidak memiliki ikatan emosional khusus dengan klub yang pernah ditanganinya tersebut.
Amorim menangani MU selama dua tahun sejak 2024 hingga 2026. Namun, setelah meninggalkan Old Trafford dan bergabung dengan AC Milan, fokusnya kini sepenuhnya tertuju pada klub barunya.
Ia tetap memiliki rasa bangga terhadap masa lalu bersama Manchester United. Meski begitu, pengalaman tersebut tidak membuat kemenangan atas mantan klubnya terasa lebih istimewa dibanding pertandingan lainnya.
Milan Bangkit Setelah Tertinggal
Milan harus menghadapi situasi sulit sejak awal pertandingan. Gol cepat Maguire membuat MU berada di atas angin, tetapi Milan perlahan mampu mengembangkan permainan dan mencari celah di pertahanan lawan.
Chukwueze kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-37. Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka sebelum MU mengambil keuntungan setelah jeda melalui Dorgu.
Situasi berubah setelah Milan meningkatkan tekanan. Tiga gol berhasil mereka ciptakan untuk membalikkan keadaan sekaligus menunjukkan respons positif setelah kembali tertinggal.
Kemenangan 4-2 menjadi hasil penting bagi Milan dalam persiapan menuju musim baru. Amorim juga mendapatkan kesempatan untuk melihat perkembangan skuad setelah menjalani rangkaian latihan pramusim.
Amorim Sudah Move On dari MU
Amorim meninggalkan Manchester United setelah dipecat pada pertengahan musim lalu akibat rangkaian hasil yang kurang memuaskan. Setelah itu, ia sempat menjalani masa tanpa klub selama sekitar enam bulan sebelum menerima tawaran dari Milan.
Kepindahan tersebut membuat Amorim harus segera memulai babak baru dalam kariernya. Ia kini memiliki tugas membangun Milan dan memastikan tim mampu tampil kompetitif ketika musim resmi dimulai.
Pengalaman di Manchester United tetap menjadi bagian dari perjalanan kariernya. Namun, Amorim menegaskan dirinya tidak membawa perasaan negatif setelah meninggalkan klub tersebut.
Ia merasa bahagia dengan pilihannya bergabung bersama Milan. Karena itu, kemenangan atas MU lebih ia lihat sebagai hasil pertandingan biasa daripada kesempatan untuk membalas perlakuan dari mantan klubnya.
Fokus Amorim Hanya untuk Milan
Amorim ingin melanjutkan pekerjaannya bersama Milan tanpa terlalu memikirkan masa lalu. Ia masih menghargai Manchester United, tetapi tidak ingin hubungan tersebut memengaruhi fokusnya sebagai pelatih.
Bagi Amorim, prioritas utama saat ini adalah mengembangkan Milan dan mempersiapkan tim menghadapi musim baru. Hasil positif melawan MU bisa menjadi modal kepercayaan diri bagi skuad.
Kemenangan tersebut juga memberikan sinyal bahwa Milan mulai menemukan bentuk permainan yang diinginkan Amorim. Setelah mampu melakukan comeback, Rossoneri kini akan melanjutkan persiapan dengan fokus penuh menuju kompetisi resmi.


