Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

Gabriel Martinelli Tinggalkan Arsenal, Pesan Perpisahannya Jadi Sorotan

Arenabetting – Gabriel Martinelli resmi meninggalkan Arsenal setelah klub London tersebut melepasnya ke Al-Hilal. Transfer pemain asal Brasil itu diumumkan pada Jumat, 4 September 2026 dini hari WIB dengan nilai mencapai 60 juta pounds.

Martinelli menghabiskan waktu cukup panjang bersama Arsenal sejak bergabung pada 2019. Namun, posisinya mulai terpinggirkan sejak musim lalu hingga akhirnya tidak masuk dalam skuad untuk dua pertandingan pertama Premier League 2026/27.

Kepergian Martinelli semakin menarik perhatian karena pesan perpisahan yang ia unggah di media sosial tidak mencantumkan nama Mikel Arteta. Kondisi tersebut memunculkan spekulasi mengenai hubungan keduanya setelah sang winger mengalami penurunan peran di tim.

Martinelli Resmi Tinggalkan Arsenal

Arsenal mendapatkan pemasukan besar dari penjualan Martinelli ke Al-Hilal. Nilai transfer sebesar 60 juta pounds juga membuat pemain Brasil tersebut menjadi penjualan termahal dalam sejarah klub.

Martinelli datang ke Arsenal pada 2019 dan perlahan menjadi salah satu pemain penting di lini serang. Ia juga memiliki perjalanan panjang bersama klub hingga akhirnya harus mengakhiri kebersamaan setelah tujuh tahun.

Namun, situasi berubah pada musim lalu. Persaingan di lini depan semakin ketat sehingga Martinelli tidak lagi menjadi pilihan utama dalam skuad Arsenal.

Pada awal musim 2026/27, posisinya bahkan semakin sulit. Namanya tidak masuk dalam skuad pada dua pertandingan Premier League pertama karena kalah bersaing dengan sejumlah pemain lain.

Pesan Perpisahan Martinelli

Setelah transfernya resmi, Martinelli menuliskan pesan panjang untuk mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak di Arsenal. Ia memberikan apresiasi kepada staf, rekan setim, tim medis, hingga para pekerja yang membantu perjalanan kariernya.

Martinelli juga memberikan penghormatan khusus kepada para pendukung Arsenal. Ia menganggap fans telah membuatnya merasa seperti berada di rumah sejak hari pertama dan selalu berusaha memberikan kemampuan terbaik ketika mengenakan seragam klub.

Selain itu, Martinelli menyampaikan rasa terima kasih kepada Arsenal karena sudah memberikan kepercayaan serta kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya. Ia juga mengingat perjalanan panjang yang telah dilaluinya bersama klub.

Namun, satu hal menarik langsung menjadi perhatian. Nama Arteta tidak tercantum dalam pesan tersebut, meski pelatih asal Spanyol itu menjadi sosok penting dalam perjalanan Martinelli di Arsenal.

Hubungan dengan Arteta Jadi Sorotan

Tidak adanya nama Arteta kemudian memunculkan dugaan mengenai hubungan keduanya. Spekulasi tersebut semakin kuat karena Martinelli mengalami penurunan menit bermain dan kesulitan mendapatkan tempat utama dalam skuad.

Meski demikian, tidak ada pernyataan dari Martinelli yang secara langsung mengarah pada konflik dengan Arteta. Pesan perpisahannya lebih banyak berisi apresiasi kepada orang-orang yang dianggap berperan dalam perjalanan panjangnya di Arsenal.

Martinelli juga tidak memberikan penjelasan mengenai alasan tidak memasukkan nama Arteta. Karena itu, dugaan mengenai keretakan hubungan keduanya masih sebatas spekulasi yang berkembang setelah unggahan tersebut.

Kini, Martinelli akan memulai babak baru bersama Al-Hilal. Kepindahan itu menjadi kesempatan baginya untuk mendapatkan peran lebih besar sekaligus membangun kembali kepercayaan diri setelah periode sulit di Arsenal.

Martinelli Tutup Cerita di Arsenal

Martinelli mengakui perpisahan tersebut bukan hal mudah baginya. Ia menggambarkan proses menulis pesan perpisahan sebagai momen emosional karena terlalu banyak kenangan yang terbentuk selama tujuh tahun.

Pemain asal Brasil itu juga memberikan penghormatan kepada keluarganya yang selalu memberikan dukungan selama menghadapi berbagai tantangan dalam karier. Menurutnya, perjalanan panjang bersama Arsenal kini harus berakhir.

Martinelli menutup pesannya dengan identitas sebagai seorang Gunner. Ia menegaskan bahwa kenangan bersama Arsenal akan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya meski kini harus melanjutkan langkah bersama Al-Hilal.