Arenabetting – Timnas Jerman harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 0-0 melawan Yunani dalam lanjutan UEFA Nations League 2026/2027. Bertanding di Toumba Stadium, Thessaloniki, Senin (5/10/2026) dini hari WIB, Die Mannschaft mendominasi permainan, tetapi gagal mengubah banyaknya peluang menjadi gol.
Pasukan Juergen Klopp tampil lebih agresif sepanjang pertandingan. Mereka menguasai bola dan berkali-kali mencoba menembus pertahanan tuan rumah. Namun, rapatnya barisan belakang Yunani membuat berbagai serangan Jerman tidak menghasilkan gol yang bisa mengubah keadaan.
Jerman sebenarnya sempat merayakan gol pada babak pertama melalui Jeremy Burkardt. Sayangnya, gol tersebut tidak disahkan setelah wasit meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR). Keputusan itu membuat pertandingan tetap berjalan imbang hingga peluit panjang berbunyi.
Jerman Dominan, tetapi Kesulitan Menembus Pertahanan Yunani
Sejak awal pertandingan, Jerman langsung mengambil inisiatif untuk mengendalikan permainan. Tim tamu lebih banyak menguasai bola dan berusaha membangun serangan dari berbagai sisi. Tekanan tersebut membuat Yunani lebih sering bertahan sambil menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik.
Dominasi Jerman terlihat dari statistik pertandingan. Mereka mencatatkan 21 percobaan tembakan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, Yunani hanya mampu melepaskan empat tembakan dan dua di antaranya tepat sasaran.
Meski unggul dalam penguasaan bola hingga 63 persen, Jerman tetap kesulitan menemukan ruang di area pertahanan lawan. Yunani mampu menjaga organisasi permainan dengan baik sehingga peluang-peluang Die Mannschaft tidak berkembang menjadi gol.
Gol Burkardt Dianulir Setelah Pemeriksaan VAR
Peluang besar Jerman untuk memimpin hadir pada menit ke-34. Jeremy Burkardt berhasil memasukkan bola ke gawang Yunani setelah memanfaatkan kesempatan di area pertahanan tuan rumah. Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi tim tamu untuk memecah kebuntuan.
Namun, wasit kemudian melakukan pemeriksaan melalui VAR. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa Burkardt lebih dulu melakukan handball sebelum mencetak gol. Karena pelanggaran tersebut, gol Jerman akhirnya dianulir dan skor kembali tercatat 0-0.
Keputusan itu membuat Jerman kehilangan kesempatan untuk mengakhiri babak pertama dengan keunggulan. Yunani pun berhasil mempertahankan hasil imbang hingga turun minum, meski harus menghadapi tekanan lebih besar dari tim tamu.
Memasuki babak kedua, Jerman kembali berusaha meningkatkan intensitas serangan. Akan tetapi, mereka tidak menemukan cara efektif untuk membongkar pertahanan Yunani. Tuan rumah tetap disiplin menjaga area berbahaya dan membuat skor tanpa gol bertahan sampai pertandingan selesai.
Yunani Kembali Merepotkan Jerman
Hasil imbang ini menjadi catatan penting bagi Jerman dalam persaingan Grup B. Mereka kembali gagal mengalahkan Yunani di UEFA Nations League musim 2026/2027 setelah sebelumnya kalah 0-1 saat bermain di Augsburg.
Yunani kembali menunjukkan bahwa mereka mampu menyulitkan Die Mannschaft. Kali ini, pertahanan solid menjadi kunci keberhasilan tuan rumah meredam dominasi lawan, meski hanya mencatatkan sedikit peluang sepanjang pertandingan.
Hasil tersebut membuat Yunani menempati posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan koleksi delapan poin. Sementara itu, Jerman berada tepat di bawahnya dengan lima poin. Persaingan kedua tim pun masih menarik untuk diikuti dalam pertandingan berikutnya.
Jerman Harus Lebih Efektif di Laga Berikutnya
Kegagalan mencetak gol menjadi pekerjaan rumah bagi Jerman setelah pertandingan ini. Dominasi penguasaan bola dan jumlah tembakan belum cukup untuk menjamin kemenangan ketika penyelesaian akhir tidak berjalan maksimal.
Di sisi lain, Yunani bisa mengambil kepercayaan diri dari keberhasilan menahan salah satu lawan kuat di grup. Disiplin pertahanan mereka terbukti mampu meredam tekanan selama 90 menit.
Jerman kini perlu memaksimalkan peluang dengan lebih baik jika ingin memperbaiki posisi di klasemen. Dengan selisih tiga poin dari Yunani, setiap pertandingan tersisa akan penting bagi peluang mereka bersaing di UEFA Nations League.


