Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

betarena

Manchester United Tumbang di Markas Hull City, Carrick Akui Ada yang Harus Diperbaiki

Arenabetting – Manchester United mengawali Premier League 2026/27 dengan hasil mengecewakan. Setan Merah harus pulang dari markas Hull City tanpa poin setelah kalah 0-2 pada pertandingan yang berlangsung di MKM Stadium, Sabtu (22/8/2026) malam WIB. Hull City yang berstatus sebagai tim promosi justru mampu tampil efektif sejak babak pertama. Dua gol tuan rumah dicetak Semi Ajayi dan Nobel Mendy melalui situasi bola mati yang gagal diantisipasi dengan baik oleh lini belakang Manchester United. Man United kemudian mencoba bangkit setelah turun minum. Bruno Fernandes dan rekan-rekannya mampu menguasai permainan serta lebih sering menekan pertahanan Hull, tetapi dominasi tersebut tidak menghasilkan gol. Michael Carrick menilai masih ada banyak hal yang harus dibenahi. Carrick Soroti Awal Pertandingan Michael Carrick mengakui permainan Manchester United belum berjalan sempurna. Menurutnya, tim memiliki beberapa hal positif, tetapi kesalahan pada awal laga membuat situasi menjadi jauh lebih sulit. Man United harus tertinggal dua gol sebelum pertandingan memasuki babak kedua. Kondisi itu membuat The Red Devils harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan. Carrick juga menilai menghadapi tim promosi di kandangnya membutuhkan konsentrasi tinggi. Hull mampu memanfaatkan peluang dari bola mati dan menghukum kesalahan Manchester United. Dua Bola Mati Jadi Masalah Gol pertama Hull City lahir dari situasi bola mati yang berhasil dimanfaatkan Semi Ajayi. Bek tersebut mampu menemukan ruang untuk membawa tuan rumah unggul dalam pertandingan. Tidak lama kemudian, Nobel Mendy kembali memanfaatkan skema bola mati. Gol kedua membuat Manchester United semakin kesulitan mengembangkan permainan sesuai rencana. Dua gol tersebut menjadi pukulan besar bagi tim asuhan Carrick. Manchester United harus memasuki ruang ganti dengan defisit dua gol setelah gagal menjaga pertahanan ketika menghadapi situasi set piece. Masalah itu menjadi perhatian karena Hull sebenarnya tidak terlalu banyak mendapatkan peluang terbuka. Efektivitas tuan rumah justru membuat Setan Merah harus membayar mahal setiap kesalahan. Dominan Babak Kedua, Tetap Gagal Cetak Gol Manchester United tampil lebih agresif pada paruh kedua. Penguasaan bola meningkat dan tekanan ke lini belakang Hull City semakin sering dilakukan oleh para pemain tim tamu. Bruno Fernandes menjadi salah satu pemain yang mencoba menghidupkan serangan. Namun, berbagai upaya yang dibangun Manchester United belum mampu menghasilkan peluang matang yang benar-benar mengancam gawang Hull. Hull City bertahan lebih dalam untuk menjaga keunggulan. Kondisi tersebut membuat The Red Devils lebih banyak menguasai bola, tetapi kesulitan menemukan celah di area pertahanan lawan. Hingga pertandingan berakhir, Manchester United tetap gagal mencetak gol. Kekalahan 0-2 pun menjadi hasil akhir sekaligus awal buruk bagi perjalanan mereka di Premier League musim ini. Carrick Minta Tim Segera Bangkit Carrick mengakui hasil tersebut sangat mengecewakan bagi Manchester United. Namun, ia tidak ingin kekalahan di pekan pertama membuat tim kehilangan kepercayaan diri untuk pertandingan berikutnya. Menurut Carrick, Manchester United harus belajar dari kesalahan yang terjadi saat menghadapi Hull. Terutama dalam menjaga konsentrasi dan menghindari situasi yang dapat memberikan keuntungan besar kepada lawan. Setan Merah kini dituntut segera memperbaiki permainan. Perjalanan Premier League masih panjang, tetapi hasil dari pekan pertama menjadi peringatan bahwa Manchester United tidak boleh kembali melakukan kesalahan serupa.

Manchester United Tumbang di Markas Hull City, Carrick Akui Ada yang Harus Diperbaiki Read More »

Inter Milan Buka Liga Italia dengan Kemenangan 4-1 atas Monza

Arenabetting – Inter Milan mengawali Liga Italia 2026/2027 dengan hasil meyakinkan. Juara bertahan tersebut menang telak 4-1 saat menjamu Monza di Giuseppe Meazza, Sabtu (22/8/2026) malam WIB. Inter sempat mendapat perlawanan setelah unggul lebih dulu melalui Hakan Calhanoglu. Monza mampu menyamakan skor lewat Gustavo Varela dan membuat pertandingan berjalan cukup ketat sampai akhir babak pertama. Namun, Inter tampil jauh lebih tajam setelah jeda. Piotr Zielinski, Pio Esposito, dan Yann Bisseck masing-masing mencetak gol untuk memastikan tiga poin sekaligus membawa Nerazzurri memuncaki klasemen sementara. Inter Langsung Tekan Monza Inter langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai. Lautaro Martinez dan Pio Esposito menjadi duet di lini depan, sementara Nicolo Barella, Calhanoglu, dan Zielinski mengisi lini tengah. Keunggulan Inter hadir ketika laga baru berjalan enam menit. Serangan dari sisi kanan berakhir dengan umpan Andy Diouf kepada Calhanoglu yang berada di luar kotak penalti. Calhanoglu langsung melepaskan tembakan keras ke pojok kiri atas gawang Monza. Bola tidak mampu dijangkau Semuel Pizzignacco dan Inter pun membuka skor lebih cepat. Monza Beri Perlawanan Gol pembuka membuat Inter semakin agresif. Sejumlah peluang kembali tercipta, tetapi penyelesaian akhir mereka belum mampu menambah keunggulan. Monza kemudian memanfaatkan celah pertahanan Inter pada menit ke-29. Gustavo Varela menerima bola di sisi kiri kotak penalti dan berhasil melewati kawalan Manuel Akanji sebelum mengarahkan tembakan ke tiang jauh. Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. Monza mulai lebih percaya diri dan mampu mengimbangi permainan Inter menjelang akhir babak pertama. Meski tuan rumah kembali mencoba menekan, skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Inter harus menemukan cara untuk meningkatkan intensitas serangan setelah jeda. Inter Mengamuk di Babak Kedua Inter langsung kembali unggul hanya dua menit setelah babak kedua dimulai. Umpan silang Federico Dimarco gagal diamankan dengan sempurna oleh pertahanan Monza dan bola jatuh ke arah Zielinski. Zielinski memanfaatkannya dengan melepaskan sepakan yang membuat bola memantul sebelum masuk ke gawang. Inter kembali berada di depan dan mulai menguasai pertandingan. Pada menit ke-55, keunggulan Inter bertambah. Umpan silang Diouf menemukan Pio Esposito di kotak penalti, lalu penyerang muda itu mencetak gol dengan sentuhan tumit meski berada dalam tekanan pemain lawan. Tidak berhenti di situ, Bisseck mencetak gol keempat setelah menerima umpan dari Esposito. Bek asal Jerman tersebut membawa bola masuk ke area pertahanan Monza sebelum melepaskan tembakan kaki kiri. Inter Amankan Tiga Poin Setelah unggul 4-1, Inter mulai menurunkan tempo permainan. Mereka lebih fokus menjaga penguasaan bola dan mengontrol jalannya pertandingan. Monza tidak mampu memberikan tekanan berarti untuk memperkecil ketertinggalan. Pertahanan Inter tampil cukup disiplin hingga peluit akhir berbunyi. Kemenangan ini membuat Inter langsung berada di puncak klasemen sementara Liga Italia dengan tiga poin. Sementara itu, Monza harus menerima posisi terbawah setelah gagal mengamankan hasil positif pada pekan pembuka.

Inter Milan Buka Liga Italia dengan Kemenangan 4-1 atas Monza Read More »

Fulham vs Chelsea: Arbeloa dan Xabi Alonso Lupakan Persahabatan

Mainbolaonline.org – Fulham akan menjamu Chelsea pada laga perdana Liga Inggris 2026/2027 di Craven Cottage, Selasa (24/8/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menarik perhatian karena mempertemukan dua manajer asal Spanyol yang sudah lama bersahabat. Alvaro Arbeloa menjadi nakhoda Fulham, sedangkan Xabi Alonso menangani Chelsea. Keduanya sama-sama akan menjalani debut sebagai manajer di Liga Inggris dan langsung harus saling beradu strategi demi mengamankan kemenangan. Hubungan Arbeloa dan Alonso sudah terjalin selama bertahun-tahun. Keduanya pernah menjadi rekan setim di Liverpool, Real Madrid, hingga tim nasional Spanyol. Kini, mereka harus menempatkan persahabatan di luar lapangan ketika pertandingan dimulai. Persahabatan Dimulai di Liverpool Arbeloa dan Alonso mulai dekat ketika sama-sama membela Liverpool pada periode 2007 hingga 2009. Keduanya menjadi bagian penting dari skuad The Reds dan kemudian melanjutkan perjalanan karier ke Real Madrid. Di Santiago Bernabeu, hubungan keduanya semakin erat. Arbeloa dan Alonso bermain bersama dari 2009 sampai 2014 serta melewati banyak pertandingan penting dengan seragam klub raksasa Spanyol tersebut. Keduanya juga pernah menjadi bagian dari generasi emas Spanyol. Arbeloa dan Alonso berada dalam skuad yang meraih Piala Dunia 2010 serta Piala Eropa 2008 dan 2012. Kembali Bertemu di Inggris Kedekatan mereka kembali terlihat pada musim lalu ketika keduanya berada di lingkungan Real Madrid. Alonso menangani tim utama pada awal musim sebelum meninggalkan posisinya pada Januari. Arbeloa yang sebelumnya melatih tim muda kemudian mendapat kesempatan mengambil alih tim utama Madrid. Situasi tersebut membuat perjalanan karier kedua sahabat ini kembali saling beririsan. Kini keduanya menghadapi tantangan baru di Inggris. Arbeloa dipercaya menangani Fulham, sementara Alonso datang ke Chelsea dengan ekspektasi besar setelah membangun reputasi sebagai pelatih. Pertemuan di Craven Cottage menjadi ujian pertama bagi keduanya. Hasil pertandingan juga akan menjadi modal penting untuk perjalanan panjang mereka di Liga Inggris. Persahabatan Berhenti Selama 90 Menit Arbeloa memahami bahwa kedekatannya dengan Alonso tidak bisa dibawa ke dalam pertandingan. Keduanya memiliki target berbeda dan harus berusaha mengalahkan satu sama lain selama laga berlangsung. Bagi Arbeloa, status sebagai sahabat tidak akan memengaruhi ambisinya. Ia ingin Fulham memulai musim dengan hasil positif di hadapan pendukung sendiri. Alonso juga memiliki pandangan serupa. Menurutnya, hubungan dekat dan sejarah panjang bersama Arbeloa tetap ada, tetapi persaingan harus menjadi prioritas ketika kedua tim sudah berada di lapangan. Situasi tersebut membuat duel Fulham dan Chelsea semakin menarik. Keduanya akan saling membaca strategi dengan pengetahuan yang cukup baik tentang karakter masing-masing. Duel Taktik Jadi Sorotan Pertandingan ini bukan hanya mempertemukan Fulham dan Chelsea, tetapi juga menjadi duel awal dua pelatih yang memiliki sejarah panjang. Arbeloa dan Alonso kini harus membuktikan kemampuan mereka di kompetisi baru. The Blues datang dengan ambisi tinggi, sedangkan Fulham ingin memanfaatkan keuntungan bermain di kandang. Pertarungan strategi dari kedua pelatih bisa menjadi salah satu faktor penentu hasil akhir. Setelah peluit pertama berbunyi, persahabatan harus dikesampingkan. Arbeloa dan Alonso akan berusaha membawa tim masing-masing meraih kemenangan dan memulai musim dengan langkah terbaik.

Fulham vs Chelsea: Arbeloa dan Xabi Alonso Lupakan Persahabatan Read More »

Barcelona Krisis Striker Jelang Lawan Elche, Hamza Abdelkarim Jadi Opsi

Mainbolaonline.org – Barcelona menghadapi persoalan menarik menjelang laga perdana LaLiga 2026/2027. Blaugrana tidak memiliki penyerang tengah berpengalaman setelah kehilangan beberapa pemain yang sebelumnya menjadi pilihan utama di lini depan. Barcelona akan bertandang ke markas Elche di Stadion Manuel Martinez Valero, Senin (24/8/2026). Laga ini menjadi kesempatan bagi tim asuhan Hansi Flick untuk mengawali usaha mempertahankan dominasi setelah menjuarai LaLiga dalam dua musim terakhir. Masalahnya, komposisi lini depan Barcelona berubah cukup besar. Robert Lewandowski pergi setelah kontraknya berakhir, sementara Ferran Torres memilih melanjutkan karier bersama Paris Saint-Germain. Marcus Rashford juga kembali ke Manchester United setelah masa peminjamannya selesai. Pilihan Penyerang Barcelona Terbatas Barcelona sebenarnya sudah mendatangkan dua pemain ofensif baru pada musim panas ini. Anthony Gordon dan Karim Adeyemi bergabung untuk memperkuat lini serang, tetapi keduanya lebih terbiasa beroperasi sebagai pemain sayap. Situasi tersebut membuat Flick belum memiliki penyerang tengah senior yang bisa langsung diandalkan. Kondisi ini membuat pemilihan strategi untuk menghadapi Elche menjadi perhatian utama. Salah satu opsi yang tersedia adalah Hamza Abdelkarim. Penyerang berusia 18 tahun itu mendapat banyak kesempatan selama pramusim dan tampil cukup menjanjikan dengan torehan empat gol dari lima pertandingan. Abdelkarim Bisa Jadi Kejutan Abdelkarim punya peluang mendapatkan kepercayaan sebagai starter. Performa pramusim menjadi modal penting bagi pemain muda tersebut untuk membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Namun, keputusan menurunkannya sejak menit pertama juga memiliki risiko. Abdelkarim belum memiliki pengalaman bermain di level tertinggi kompetisi Eropa, sehingga laga pembuka LaLiga bisa menjadi ujian besar. Flick tentu harus mempertimbangkan tekanan pertandingan. Barcelona datang dengan target meraih kemenangan, sehingga pilihan pemain di lini depan akan sangat menentukan pola serangan yang diterapkan. Jika Abdelkarim belum dianggap siap, Flick kemungkinan memilih skema tanpa penyerang tengah murni. Strategi tersebut dapat memberikan fleksibilitas lebih besar kepada Barcelona dalam membangun serangan. False Nine Jadi Pilihan Masuk Akal Skema false nine menjadi salah satu solusi yang paling memungkinkan bagi Barcelona. Dalam pola ini, pemain yang beroperasi di posisi depan dapat turun ke area tengah untuk membuka ruang bagi pemain sayap. Gordon dan Adeyemi bisa menjadi kandidat untuk menjalankan peran tersebut. Keduanya memiliki kemampuan membawa bola dan bergerak dari sisi lapangan menuju area berbahaya. Dani Olmo juga memiliki karakter yang cocok untuk bermain lebih ke tengah. Kemampuannya membaca ruang dan menghubungkan lini tengah dengan serangan bisa membantu Barcelona menghadapi pertahanan Elche. Lamine Yamal pun berpotensi menjadi pilihan. Fleksibilitas pemain muda tersebut membuat Flick memiliki banyak alternatif untuk mengubah pola serangan sepanjang pertandingan. Barcelona Masih Cari Striker Baru Strategi false nine kemungkinan hanya menjadi solusi sementara. Barcelona masih membutuhkan penyerang murni yang bisa menjadi pusat serangan dan memberikan pengalaman tambahan di lini depan. Beberapa nama telah masuk dalam rumor transfer Barcelona, termasuk Julian Alvarez, Serhou Guirassy, dan Lautaro Martinez. Kehadiran salah satu dari mereka bisa langsung mengatasi masalah yang sedang dihadapi Flick. Untuk sementara, Flick harus memaksimalkan pemain yang tersedia. Laga melawan Elche pun menjadi ujian awal bagi Barcelona dalam menemukan formula terbaik tanpa penyerang tengah berpengalaman.

Barcelona Krisis Striker Jelang Lawan Elche, Hamza Abdelkarim Jadi Opsi Read More »

Manchester United Tumbang 0-2 di Markas Hull City

Mainbolaonline.org – Manchester United mengawali Liga Inggris 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Bermain di MKM Stadium, Sabtu (22/8/2026), MU harus mengakui keunggulan Hull City dengan skor 0-2. Dua gol Hull dicetak Semi Ajayi pada menit ke-17 dan Nobel Mendy pada menit ke-38. Keduanya lahir dari situasi bola mati yang gagal diantisipasi dengan baik oleh lini belakang Manchester United. Kekalahan ini membuat Setan Merah langsung berada di papan bawah klasemen. Sementara itu, Hull City berhasil mengamankan tiga poin dan menempel Arsenal di posisi teratas setelah pekan pertama. Hull City Manfaatkan Bola Mati MU sebenarnya tampil agresif sejak awal pertandingan. Peluang pertama hadir pada menit ke-13 ketika umpan silang Luke Shaw disambut Brian Mbeumo, tetapi tembakan volinya masih mampu ditepis Konstantinos Tzolakis. Tzolakis kembali menunjukkan aksinya beberapa menit kemudian. Kiper Hull itu berhasil menggagalkan tembakan Matheus Cunha dari dalam kotak penalti dan menjaga gawang tuan rumah tetap aman. Hull kemudian mulai keluar dari tekanan. Olie McBurnie dan Ryan Giles sempat memberikan ancaman, sebelum serangan melalui sepak pojok menghasilkan gol pertama pada menit ke-17 lewat Semi Ajayi. MU Kesulitan Bangkit Tertinggal satu gol membuat MU mencoba meningkatkan tekanan. Patrick Dorgu mendapat kesempatan pada menit ke-25, tetapi tembakannya dari sisi kiri kotak penalti masih melebar dari sasaran. Hull justru mampu menambah keunggulan pada menit ke-38. Tendangan bebas Regan Slater dari sisi kiri berhasil disambut sundulan Nobel Mendy yang membuat Senne Lammens kembali harus memungut bola dari gawangnya. MU mencoba membangun serangan setelah tertinggal dua gol. Namun, permainan mereka terlihat kurang tenang sehingga sejumlah serangan gagal berkembang menjadi peluang berbahaya. Hingga turun minum, skor tetap 2-0 untuk Hull. Tim tuan rumah mampu mempertahankan keunggulan meski MU lebih banyak menguasai bola dalam beberapa fase pertandingan. Serangan MU Tetap Buntu Pada babak kedua, MU tampil lebih dominan karena berusaha mengejar ketertinggalan. Bruno Fernandes mencoba membuka ruang melalui tembakan jarak jauh pada menit ke-59, tetapi bola masih mudah diamankan Tzolakis. Hull hampir mencetak gol ketiga pada menit ke-73. Cody Drameh melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti, namun bola hanya melebar tipis dari gawang Lammens. Peluang terbaik MU untuk memperkecil skor hadir pada menit ke-78. Mbeumo menerima umpan terobosan Bruno Fernandes dan mendapat ruang cukup terbuka, tetapi Tzolakis kembali melakukan penyelamatan penting. Pelatih MU kemudian melakukan beberapa pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang. Namun, perubahan tersebut belum mampu mengubah jalannya pertandingan hingga peluit akhir berbunyi. Awal Musim yang Mengecewakan Kekalahan dari Hull menjadi hasil buruk bagi MU pada pertandingan pembuka musim. Mereka bukan hanya gagal mencetak gol, tetapi juga harus memperbaiki koordinasi saat menghadapi situasi bola mati. Sebaliknya, Hull tampil efektif dalam memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan. Dua gol dari skema bola mati menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut. Setan Merah kini harus segera bangkit pada laga berikutnya. Perbaikan di lini belakang dan penyelesaian akhir menjadi pekerjaan penting agar mereka tidak semakin tertinggal sejak awal musim.

Manchester United Tumbang 0-2 di Markas Hull City Read More »

Curtis Jones Bangga Gabung Inter Milan, Siap Ikuti Jejak Pemain Inggris

Mainbolaonline.org – Curtis Jones resmi menjadi bagian dari Inter Milan pada musim 2026/2027. Gelandang berusia 25 tahun itu meninggalkan Liverpool dan mendapat kesempatan baru untuk melanjutkan kariernya di Italia bersama salah satu klub besar Serie A. Inter mengumumkan kedatangan Jones pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Pemain asal Inggris tersebut dikabarkan direkrut dari Liverpool dengan nilai transfer mencapai 30 juta euro. Kepindahan ini menjadi langkah penting dalam kariernya. Jones juga akan bergabung dengan beberapa pemain Inggris lainnya di Giuseppe Meazza. Kehadiran John Stones dan Djed Spence membuat Jones semakin antusias menjalani petualangan barunya bersama Nerazzurri. Curtis Jones Antusias dengan Proyek Inter Jones mengaku bangga bisa menjadi bagian dari Inter. Ia melihat klub tersebut memiliki sejarah panjang, skuad berkualitas, serta lingkungan yang mampu membuat pemain berkembang. Sebelum Jones datang, Inter sudah lebih dulu mendatangkan Stones secara gratis. Djed Spence juga bergabung setelah ditebus dari Tottenham Hotspur dengan nilai transfer sekitar 30 juta euro. Jones belum sempat berbicara langsung dengan Stones maupun Spence setelah kepindahannya. Meski begitu, ia merasa kehadiran dua pemain Inggris tersebut menunjukkan ambisi besar Inter. Selain mereka, Inter juga memiliki Manuel Akanji yang sebelumnya bermain di Manchester City. Bek asal Swiss itu kini telah dipermanenkan setelah menjalani masa peminjaman pada musim lalu. Sejarah Inter Jadi Daya Tarik Jones menilai sejarah Inter menjadi salah satu alasan yang membuatnya semakin yakin dengan keputusan bergabung. Menurutnya, klub tersebut memiliki identitas kuat yang terlihat dari berbagai pencapaian masa lalu. Ia juga terkesan dengan suasana di dalam tim. Para pemain bekerja sama dengan baik, sementara jajaran pelatih dan staf memberikan dukungan untuk menjaga standar tinggi di klub. Bagi Jones, bermain untuk klub sebesar Inter menjadi kesempatan yang tidak ingin ia sia-siakan. Ia ingin menikmati pengalaman baru sekaligus membantu tim meraih target yang sudah ditetapkan. Gelandang Inggris itu juga menyadari tuntutan dari para suporter. Menurutnya, dukungan fans menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah klub dan harus dibalas melalui penampilan terbaik di lapangan. Tantangan Baru Setelah Liverpool Kepindahan ke Italia menjadi babak baru bagi Jones setelah bertahun-tahun bersama Liverpool. Ia kini harus beradaptasi dengan kompetisi, gaya bermain, bahasa, serta kehidupan yang berbeda dari Inggris. Pengalaman di Premier League menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan tersebut. Jones sudah terbiasa bermain dalam pertandingan dengan tekanan tinggi dan tuntutan besar dari klub. Di Inter, persaingan untuk mendapatkan tempat utama juga tidak mudah. Jones perlu menunjukkan kemampuan terbaiknya agar bisa mendapatkan kepercayaan dari pelatih. Kehadirannya di lini tengah diharapkan dapat memberikan energi tambahan. Kemampuan membawa bola, bekerja keras, dan bermain dalam beberapa posisi bisa menjadi aset penting bagi Inter. Jones Siap Jalani Petualangan Baru Jones kini fokus memulai kehidupan barunya bersama Inter. Ia ingin segera menyatu dengan rekan-rekan setim dan memahami sistem permainan yang diterapkan oleh pelatih. Statusnya sebagai salah satu pemain Inggris di Inter juga membuatnya mendapat perhatian lebih. Namun, Jones menegaskan bahwa kepentingan tim tetap menjadi prioritas utama. Dengan sejarah besar dan skuad kompetitif, Inter menjadi tantangan menarik bagi Jones. Ia berharap keputusan meninggalkan Liverpool dapat membuka perjalanan baru yang sukses di Italia.

Curtis Jones Bangga Gabung Inter Milan, Siap Ikuti Jejak Pemain Inggris Read More »