Xabi Alonso di Madrid Cuma 8 Bulan, Ancelotti: Waktunya Terlalu Singkat
Arenabetting – Perjalanan Xabi Alonso bersama Real Madrid ternyata tidak berlangsung lama. Ia hanya memimpin Los Blancos selama kurang lebih delapan bulan, dari Juni 2025 sampai Januari 2026. Dalam periode tersebut, ia sempat mencatatkan 34 pertandingan dengan 24 kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan. Secara angka, catatan itu sebenarnya tidak buruk. Namun dinamika di balik layar disebut-sebut jauh lebih rumit dari sekadar statistik di papan skor. Drama Ruang Ganti dan Ketegangan Internal Selama menukangi Madrid, Alonso dikabarkan menghadapi situasi yang tidak mudah. Salah satu isu yang mencuat adalah hubungan yang kurang harmonis dengan Vinicius Junior. Winger asal Brasil itu disebut kerap menunjukkan ketidakpuasan ketika ditarik keluar di tengah pertandingan. Ketegangan tersebut diyakini membuat suasana ruang ganti memanas. Dalam klub sebesar Real Madrid, kondisi internal seperti ini bisa berdampak besar terhadap stabilitas tim. Apalagi ketika ekspektasi publik dan manajemen selalu berada di level tertinggi. Di sisi lain, tekanan semakin terasa setelah Madrid gagal meraih trofi Piala Super Spanyol. Kekalahan dari Barcelona di partai final disebut menjadi salah satu momen krusial yang membuat posisi Alonso mulai goyah. Ancelotti Angkat Bicara Melihat situasi tersebut, mantan pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, ikut memberikan pandangannya. Ia menilai bahwa Alonso sebenarnya menghadapi tantangan besar dalam hal adaptasi. Menurut Ancelotti, proses beradaptasi di klub sebesar Real Madrid merupakan faktor yang sangat menentukan bagi seorang pelatih. Ia mengisyaratkan bahwa Alonso mungkin tidak diberi waktu yang cukup untuk benar-benar membangun fondasi dan menerapkan idenya secara maksimal. Pandangan itu seolah menegaskan bahwa kegagalan tidak selalu soal taktik atau hasil semata, melainkan juga soal kesabaran manajemen dalam memberi ruang berkembang. Arbeloa Masuk, Alonso Menuju Premier League? Setelah kepergian Alonso, kursi pelatih Madrid kini diisi oleh Alvaro Arbeloa. Pergantian ini menjadi babak baru bagi Los Blancos, sekaligus menutup periode singkat Alonso di Santiago Bernabeu. Sementara itu, rumor mengenai masa depan Alonso mulai berembus kencang. Ia disebut-sebut berpotensi melanjutkan karier di Premier League. Dua nama besar seperti Liverpool dan Manchester City dikabarkan masuk dalam radar destinasi berikutnya. Jika benar hijrah ke Inggris, Alonso akan mendapatkan panggung baru untuk membuktikan kapasitasnya. Dengan pengalaman singkat namun penuh pelajaran di Madrid, banyak pihak menilai ia masih punya potensi besar sebagai pelatih top Eropa. Kini pertanyaannya tinggal satu: apakah di klub berikutnya ia akan mendapat waktu yang lebih panjang untuk membangun cerita suksesnya sendiri?
Xabi Alonso di Madrid Cuma 8 Bulan, Ancelotti: Waktunya Terlalu Singkat Read More »





