Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

betarena

Mason Mount Cedera Lagi, Manchester United Harap Tak Jadi Masalah Panjang

Mainbolaonline.org – Mason Mount kembali mengalami masalah kebugaran saat Manchester United menjalani pertandingan pramusim melawan Paris Saint-Germain. Gelandang berusia 27 tahun itu hanya bermain sekitar 20 menit sebelum harus meninggalkan lapangan karena mengalami rasa sakit. Kondisi tersebut langsung membuat tim pelatih berhati-hati mengingat riwayat cedera Mount yang cukup panjang. Pertandingan Manchester United melawan PSG berlangsung pada Sabtu (8/8/2026) dan berakhir dengan skor 1-1. Mount terlihat kesakitan sebelum akhirnya digantikan Tyler Fletcher. Pelatih Michael Carrick memilih tidak mengambil risiko karena Manchester United masih memiliki beberapa pertandingan pramusim sebelum kompetisi resmi dimulai. Setelah mendapatkan perawatan, kondisi Mount terlihat lebih baik. Ia bahkan mampu berjalan menuju bus sambil tersenyum tanpa menunjukkan rasa sakit yang berarti. Namun, situasi tersebut belum memastikan kapan dirinya bisa kembali bermain karena tim medis masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mount Kembali Mengalami Masalah Kebugaran Mount mengalami cedera setelah mendapatkan benturan dalam pertandingan melawan PSG. Tim pelatih kemudian memilih menggantinya sebagai langkah pencegahan agar masalah tersebut tidak berkembang menjadi lebih serius. Keputusan itu diambil karena Manchester United ingin menjaga kondisi pemain sebelum musim baru dimulai. Carrick juga menilai tidak ada alasan untuk mengambil risiko ketika pertandingan yang dijalani masih berstatus uji coba. Kondisi Mount terlihat cukup baik setelah mendapatkan perawatan. Ia bisa meninggalkan stadion tanpa kesulitan berarti sehingga ada harapan masalah kali ini tidak berlangsung lama. Riwayat Cedera Mount Jadi Perhatian Sejak bergabung dengan Manchester United pada 2023, Mount cukup sering masuk ruang perawatan. Masalah kebugaran membuatnya kesulitan mendapatkan kesempatan bermain secara konsisten bersama klub barunya. Dalam tiga musim terakhir, Mount hanya tampil 25 kali di Premier League. Ia juga sudah melewatkan sekitar 70 pertandingan akibat berbagai masalah cedera yang dialaminya. Mount tercatat mengalami empat jenis cedera selama berada di Manchester United. Kondisi tersebut membuat setiap masalah baru harus mendapatkan perhatian serius, meskipun awalnya terlihat ringan. Selain harus menjaga kondisi tubuh, Mount juga menghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan posisi utama. Karena itu, kebugaran menjadi faktor penting dalam usahanya mendapatkan menit bermain lebih banyak. Jadwal Pramusim Mount Bisa Terganggu Manchester United masih memiliki dua pertandingan uji coba sebelum memulai Premier League 2026/27. Mereka dijadwalkan menghadapi Leeds pada Kamis (13/8) dan AC Milan pada Sabtu (15/8). Mount diperkirakan tidak akan tampil ketika menghadapi Leeds. Tim medis kemungkinan akan memberikan waktu tambahan untuk memastikan kondisi sang gelandang benar-benar aman sebelum kembali bermain. Jika pemulihannya berjalan cepat, Mount masih memiliki peluang tampil melawan AC Milan. Pertandingan tersebut bisa menjadi kesempatan terakhirnya untuk mendapatkan menit bermain sebelum kompetisi resmi dimulai. MU Tak Mau Ambil Risiko Manchester United tentu tidak ingin masalah Mount berkembang menjadi cedera serius. Karena itu, keputusan untuk menariknya lebih awal dari pertandingan melawan PSG menjadi langkah yang masuk akal. Musim baru akan segera dimulai ketika Manchester United menghadapi Hull City pada Sabtu (22/8). Mount masih memiliki waktu untuk memulihkan kondisi sebelum pertandingan tersebut. Jika masalah kali ini hanya berupa cedera ringan, Mount masih berpeluang masuk dalam rencana Carrick. Namun, ia tetap harus menjaga kebugaran agar tidak kembali mengalami masalah yang menghambat kariernya.

Mason Mount Cedera Lagi, Manchester United Harap Tak Jadi Masalah Panjang Read More »

Matthias Jaissle Waspada dengan Wasit Premier League, Gaya Agresif Jadi Sorotan

Mainbolaonline.org – Matthias Jaissle harus mulai beradaptasi dengan aturan dan karakter wasit Premier League setelah ditunjuk sebagai pelatih baru Newcastle United. Pelatih asal Jerman itu dikenal sangat ekspresif ketika mendampingi tim dari pinggir lapangan. Sikap tersebut menjadi perhatian karena regulasi di Inggris bisa membuatnya lebih mudah mendapatkan teguran jika terlalu agresif. Jaissle resmi menangani Newcastle pada awal Agustus 2026 untuk menggantikan Eddie Howe. Sebelum datang ke Inggris, ia memiliki pengalaman sukses bersama Al-Ahli di Arab Saudi. Jaissle berhasil membawa klub tersebut meraih dua gelar AFC Champions League Elite, sekaligus membangun reputasi sebagai pelatih dengan karakter kuat. Namun, perjalanan Jaissle di Arab Saudi juga pernah diwarnai perselisihan dengan perangkat pertandingan. Salah satu kontroversi terjadi ketika Al-Ahli menghadapi Al-Fayha dan merasa layak mendapatkan dua penalti. Keputusan wasit tidak berubah meski tayangan VAR sudah digunakan untuk memeriksa insiden tersebut. Jaissle Pernah Berselisih dengan Wasit Pertandingan melawan Al-Fayha menjadi salah satu pengalaman yang membuat Jaissle harus berurusan dengan keputusan wasit. Al-Ahli merasa memiliki alasan kuat untuk mendapatkan penalti, termasuk sebuah insiden yang terjadi menjelang akhir pertandingan. Keputusan tersebut tetap bertahan setelah pemeriksaan VAR. Situasi itu membuat Jaissle dan sejumlah pemain Al-Ahli melakukan protes terhadap keputusan perangkat pertandingan. Kontroversi tersebut akhirnya mendapat perhatian dari Komite Wasit Federasi Sepakbola Arab Saudi. Kasus itu kemudian ditangani oleh pihak yang memiliki kewenangan untuk mengevaluasi keputusan pertandingan. Karakter Jaissle Sangat Ekspresif Jaissle memang dikenal sebagai pelatih yang aktif memberikan instruksi dari pinggir lapangan. Ia tidak menyembunyikan emosi ketika timnya mendapatkan peluang, mencetak gol, atau menghadapi keputusan yang menurutnya merugikan. Karakter tersebut kembali terlihat saat Newcastle menghadapi Valencia dalam laga pramusim pertamanya. Media Inggris menyoroti reaksi Jaissle di area teknik setelah Newcastle meraih kemenangan. Situasi ini menjadi tantangan baru karena Premier League memiliki pengawasan ketat terhadap perilaku pelatih di pinggir lapangan. Jaissle harus menemukan keseimbangan antara memberikan energi kepada pemain dan tetap menjaga batas yang diperbolehkan. Jaissle Tak Mau Mengubah Kepribadian Jaissle tidak berniat menghilangkan karakter emosionalnya ketika memimpin pertandingan. Ia merasa ekspresi tersebut merupakan bagian dari kepribadiannya sebagai pelatih dan membantu dirinya terlibat langsung dalam permainan. Meski begitu, Jaissle menyadari bahwa dirinya harus lebih memperhatikan area teknik. Ia ingin belajar memahami batas yang diterapkan wasit Premier League agar tidak mendapatkan masalah karena reaksinya sendiri. Pengalaman di Arab Saudi juga menjadi pelajaran penting baginya. Ia kini harus beradaptasi dengan lingkungan sepak bola Inggris yang memiliki aturan serta kebiasaan berbeda. Tantangan Baru di Newcastle Jaissle mengaku cukup khawatir dengan potensi teguran dari wasit Premier League. Ia bahkan berharap bisa mendapatkan toleransi pada awal masa adaptasinya sebelum benar-benar memahami batas yang berlaku. Pelatih asal Jerman itu juga menyadari bahwa area teknik di Arab Saudi memberikan ruang yang berbeda dibandingkan lingkungan barunya di Inggris. Karena itu, ia harus cepat menyesuaikan diri. Jika mampu mengendalikan emosinya tanpa kehilangan karakter agresif, Jaissle bisa tetap memberikan energi besar kepada Newcastle. Tantangan tersebut akan menjadi bagian penting dari awal perjalanannya di Premier League.

Matthias Jaissle Waspada dengan Wasit Premier League, Gaya Agresif Jadi Sorotan Read More »

Arda Guler Ungkap Rasanya Dilatih Jose Mourinho di Real Madrid

Mainbolaonline.org – Arda Guler mengungkapkan pengalamannya menjalani latihan di bawah arahan Jose Mourinho di Real Madrid. Gelandang muda asal Turki itu menikmati pramusim bersama pelatih baru Los Blancos yang langsung menerapkan sesi latihan dengan intensitas tinggi. Menurut Guler, Mourinho memiliki cara khusus untuk membuat para pemain mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Mourinho kembali menangani Real Madrid untuk periode keduanya setelah sebelumnya memimpin klub tersebut pada 2010 hingga 2013. Dalam periode pertamanya, pelatih asal Portugal itu berhasil mempersembahkan gelar LaLiga, Copa Del Rey, dan Piala Super Spanyol. Kini, ia kembali dengan target membawa Madrid meraih trofi setelah melewati dua musim tanpa gelar. Guler menjadi salah satu pemain yang berpotensi mendapatkan perhatian besar dari Mourinho. Pemain berusia 21 tahun itu memiliki kemampuan teknis dan kreativitas yang bisa menjadi bagian penting dalam rencana sang pelatih. Pramusim pun menjadi kesempatan bagi Guler untuk menunjukkan perkembangan di bawah metode Mourinho. Latihan Mourinho Langsung Terasa Intens Guler mengakui pramusim bersama Mourinho berjalan sangat intens. Para pemain mendapatkan menu latihan yang berat, tetapi ia menilai situasi tersebut memberikan dampak positif bagi perkembangan tim. Menurut Guler, Mourinho dan staf kepelatihannya memiliki tuntutan yang sangat jelas. Setiap pemain memahami apa yang harus dilakukan sehingga sesi latihan bisa berjalan dengan tujuan yang terarah. Intensitas tersebut juga membantu para pemain meningkatkan kesiapan fisik dan mental. Guler merasa proses tersebut penting untuk menghadapi musim panjang dengan tuntutan tinggi. Mourinho Punya Cara Mengembangkan Pemain Guler melihat Mourinho sebagai pelatih yang memahami cara mengeluarkan potensi terbaik dari setiap pemain. Sang pelatih memiliki pengalaman panjang menangani klub-klub besar sehingga tuntutannya terhadap pemain sangat jelas. Bagi Guler, bekerja bersama Mourinho menjadi pengalaman berharga. Ia bisa belajar mengenai aspek permainan yang mungkin belum banyak didapatkan selama menjalani karier sebelumnya. Hubungan antara keduanya juga berjalan dengan baik. Guler merasa nyaman berkomunikasi dengan Mourinho dan menikmati proses latihan yang berlangsung setiap hari. Kondisi tersebut menjadi modal bagus bagi Guler untuk terus berkembang. Ia ingin memanfaatkan kesempatan selama pramusim agar mendapatkan kepercayaan lebih besar ketika kompetisi resmi dimulai. Mourinho Kembali dengan Target Besar Kembalinya Mourinho ke Madrid membawa ekspektasi tinggi. Klub tersebut ingin kembali meraih gelar setelah dua musim terakhir tidak mendapatkan trofi utama. Pengalaman Mourinho pada periode pertamanya menjadi alasan munculnya harapan besar. Ia pernah membawa Madrid meraih LaLiga dan beberapa gelar domestik lainnya dalam periode tersebut. Kini, tantangannya tentu berbeda karena skuad telah mengalami banyak perubahan. Mourinho harus menemukan kombinasi terbaik sekaligus menentukan pemain yang cocok dengan sistemnya. Guler menjadi salah satu pemain yang bisa mendapatkan manfaat dari perubahan tersebut. Performa dan perkembangannya selama latihan akan menjadi pertimbangan penting bagi Mourinho. Guler Kagum dengan Sosok Mourinho Guler memiliki pandangan positif terhadap Mourinho. Ia menilai pelatih tersebut bukan hanya sosok besar di dunia sepak bola, tetapi juga seorang pemenang yang memiliki pengalaman luar biasa. Sebelum Mourinho kembali ke Madrid, Guler sebenarnya sudah memiliki kesempatan untuk berada di bawah arahannya. Namun, ketika Mourinho menangani Fenerbahce, keduanya belum sempat bekerja sama. Kini kesempatan itu akhirnya datang di Madrid. Guler ingin menikmati pengalaman tersebut sekaligus terus berkembang bersama salah satu pelatih paling berpengalaman di dunia.

Arda Guler Ungkap Rasanya Dilatih Jose Mourinho di Real Madrid Read More »

Ronald Araujo Tak Ragu Gabung Liverpool, Proses Transfer Berjalan Kilat

Mainbolaonline.org – Ronald Araujo mengungkapkan bahwa proses kepindahannya dari Barcelona ke Liverpool berlangsung sangat cepat. Bek asal Uruguay itu tidak membutuhkan waktu lama untuk mempertimbangkan tawaran dari The Reds. Kesempatan bermain di Premier League membuatnya langsung yakin untuk memulai petualangan baru di Anfield. Liverpool resmi mengumumkan kedatangan Araujo pada Selasa (11/8/2026) dini hari WIB. Pemain berusia 27 tahun tersebut bergabung dengan status pinjaman selama satu musim. Dalam kesepakatan itu, Liverpool tidak perlu membayar biaya peminjaman kepada Barcelona. Selain itu, Liverpool akan menanggung seluruh gaji Araujo selama berada di Anfield. Bek Uruguay tersebut juga kabarnya bersedia menerima pemotongan gaji demi mewujudkan kepindahan ke klub Inggris itu. Keputusan tersebut menunjukkan besarnya keinginan Araujo untuk bermain bersama Liverpool. Araujo Langsung Yakin dengan Liverpool Araujo mengaku proses transfernya bergerak jauh lebih cepat dari yang diperkirakan. Komunikasi intensif dari Liverpool membuatnya merasa klub tersebut benar-benar menginginkan kehadirannya. Bek tersebut juga sempat berbicara dengan direktur olahraga Liverpool sebelum mengambil keputusan. Pembicaraan itu memberikan gambaran mengenai rencana klub dan perannya dalam skuad. Araujo tidak melihat alasan untuk menunda keputusan. Ia langsung menerima kesempatan tersebut karena menilai Liverpool merupakan klub besar dengan proyek yang menarik untuk kariernya. Pembicaraan dengan Andoni Iraola Salah satu faktor yang semakin meyakinkan Araujo adalah komunikasi dengan manajer Liverpool, Andoni Iraola. Pembicaraan tersebut membuat sang pemain memahami apa yang diharapkan darinya ketika tiba di Anfield. Iraola diyakini memiliki rencana untuk memanfaatkan kemampuan Araujo di lini belakang. Gaya bermain dan pengalaman bek Uruguay itu menjadi modal yang bisa membantu Liverpool menghadapi kompetisi yang padat. Bagi Araujo, kesempatan berbicara langsung dengan pelatih juga memberikan rasa percaya diri. Ia merasa keputusan pindah ke Liverpool sudah sesuai dengan rencana perkembangan kariernya. Kesempatan Besar di Premier League Araujo melihat kepindahan ke Liverpool sebagai peluang besar untuk menikmati pengalaman baru dalam kariernya. Setelah beberapa musim bersama Barcelona, ia kini akan menghadapi tantangan sepak bola Inggris. Premier League dikenal memiliki intensitas tinggi dan jadwal pertandingan yang padat. Araujo harus cepat beradaptasi dengan karakter permainan tersebut agar bisa memberikan kontribusi maksimal. Liverpool sendiri membutuhkan tambahan kekuatan di lini belakang. Kehadiran Araujo memberikan opsi penting bagi Iraola untuk menghadapi berbagai pertandingan sepanjang musim. Dengan pengalaman di level tertinggi, Araujo diharapkan mampu memberikan ketenangan sekaligus kualitas bertahan yang dibutuhkan Liverpool. Araujo Tak Sabar Segera Bermain Araujo kini sudah tidak sabar menjalani latihan dan pertandingan pertamanya bersama Liverpool. Motivasi besar menjadi salah satu modal yang ingin dibawanya ketika mulai beradaptasi dengan lingkungan baru. Ia juga ingin segera merasakan atmosfer Anfield dan bertemu langsung dengan para pendukung Liverpool. Dukungan tersebut diharapkan bisa membuat proses adaptasinya berjalan semakin lancar. Bagi Araujo, keputusan pindah ke Liverpool bukan sesuatu yang perlu dipikirkan terlalu lama. Kesempatan besar itu datang dengan cepat dan langsung diterimanya tanpa keraguan.

Ronald Araujo Tak Ragu Gabung Liverpool, Proses Transfer Berjalan Kilat Read More »

Andrey Santos Pede Gantikan Peran Casemiro di Manchester United

Mainbolaonline.org – Andrey Santos tidak merasa terbebani dengan tugas besar yang menantinya di Manchester United. Gelandang berusia 22 tahun itu datang dengan peran penting setelah klub kehilangan Casemiro yang kontraknya berakhir. Santos justru percaya diri bisa mengikuti jejak seniornya dan memberikan kontribusi besar di lini tengah Setan Merah. Manchester United mendatangkan Santos dari Chelsea pada musim panas ini dengan biaya transfer mencapai 50 juta paun. Ia diproyeksikan sebagai gelandang bertahan utama untuk mengisi posisi yang sebelumnya menjadi milik Casemiro. Perubahan tersebut menjadi bagian dari rencana klub untuk memperbarui komposisi lini tengah. Santos sudah memberikan sinyal positif selama pramusim. Ia tampil sebagai starter dalam seluruh empat pertandingan yang dijalani Manchester United, termasuk ketika menghadapi Paris Saint-Germain. Penampilannya cukup dominan dan menunjukkan bahwa dirinya siap menghadapi persaingan di level lebih tinggi. Santos Langsung Dapat Peran Penting Kedatangan Santos memberikan perubahan pada komposisi lini tengah Manchester United. Klub membutuhkan pemain yang mampu menjaga keseimbangan tim, terutama ketika kehilangan bola dan harus mengantisipasi serangan lawan. Santos memiliki karakter bermain yang cocok dengan kebutuhan tersebut. Ia nyaman berada di posisi lebih dalam dan bertugas membantu pertahanan dari area tengah lapangan. Penampilan selama pramusim juga membuat kepercayaan terhadap Santos semakin besar. Ia mendapatkan kesempatan bermain secara konsisten dan mampu menunjukkan kualitas ketika menghadapi lawan dengan level berbeda. Tidak Takut Dibandingkan dengan Casemiro Santos mengakui Casemiro merupakan pemain yang memiliki reputasi besar. Namun, ia tidak ingin terlalu memikirkan perbandingan dengan gelandang asal Brasil tersebut. Menurut Santos, kepergian Casemiro membuka kesempatan baginya untuk mengambil peran baru. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya mampu memberikan kontribusi yang tidak kalah penting bagi Manchester United. Casemiro memang memiliki pengalaman panjang dan pernah menjadi bagian penting dari kebangkitan Manchester United pada paruh kedua musim lalu. Santos menjadikan pencapaian tersebut sebagai motivasi untuk tampil maksimal. Kepercayaan diri itu menjadi modal penting bagi Santos. Ia ingin fokus menunjukkan kemampuan sendiri daripada terus berada dalam bayang-bayang pendahulunya. Manchester United Rombak Lini Tengah Santos bukan satu-satunya pemain baru yang datang untuk memperkuat lini tengah Manchester United. Klub juga merekrut Youri Tielemans dari Aston Villa untuk menambah pilihan di sektor tersebut. Kehadiran pemain baru membuat persaingan semakin menarik. Santos harus bersaing sekaligus membangun kombinasi dengan Bruno Fernandes, Kobbie Mainoo, Mason Mount, dan Tielemans. Situasi tersebut memberi Manchester United lebih banyak variasi dalam menentukan strategi. Pelatih bisa menyesuaikan komposisi pemain berdasarkan kebutuhan pertandingan. Bagi Santos, kondisi ini menjadi kesempatan untuk berkembang. Ia bisa belajar dari pemain berpengalaman sekaligus menunjukkan bahwa dirinya pantas mendapatkan tempat utama. Santos Siap Bermain Sebagai Nomor Enam Santos merasa posisi gelandang bertahan merupakan peran yang paling sesuai dengan karakter permainannya. Ia lebih nyaman bermain lebih dalam untuk membantu tim ketika bertahan maupun membangun serangan. Kemampuan tersebut menjadi salah satu alasan Manchester United tertarik merekrutnya. Santos tidak hanya ingin memutus serangan lawan, tetapi juga membantu menghubungkan lini belakang dengan lini tengah. Jika mampu mempertahankan performa pramusim, Santos berpeluang menjadi salah satu pemain penting dalam proyek baru Manchester United. Tantangan sebenarnya akan dimulai ketika kompetisi resmi bergulir.

Andrey Santos Pede Gantikan Peran Casemiro di Manchester United Read More »

Jeremy Doku Pilih Maafkan Jurnalis yang Kritik Keputusannya di Piala Dunia

Mainbolaonline.org – Jeremy Doku memilih tidak memperpanjang kontroversi dengan jurnalis Prancis, France Pierron, yang mengkritik keputusannya meninggalkan pemusatan latihan Belgia saat Piala Dunia 2026. Pemain Manchester City itu pergi untuk menemani sang istri yang sedang melahirkan anak pertama mereka. Keputusan Doku sempat menjadi bahan perdebatan setelah Pierron mengkritiknya dalam program televisi L’Equipe. Sang jurnalis mempertanyakan pilihan tersebut karena menilai kesempatan tampil di Piala Dunia terlalu berharga untuk dilewatkan, terutama bagi pemain yang berada di level internasional. Komentar itu kemudian memicu reaksi dari publik. Banyak penggemar justru memberikan dukungan kepada Doku dan menilai kelahiran anak pertama merupakan momen penting dalam kehidupan seorang ayah. L’Equipe akhirnya meminta maaf atas kontroversi tersebut, sementara Pierron juga mendapat konsekuensi dari pemberitaan itu. Doku Tak Ingin Masalah Semakin Panjang Meski mendapatkan kritik tajam, Doku tidak menyimpan kemarahan kepada Pierron. Ia memilih merespons dengan tenang dan tidak ingin kontroversi tersebut berkembang menjadi serangan pribadi terhadap sang jurnalis. Doku memahami bahwa setiap orang memiliki pandangan masing-masing. Menurutnya, Pierron hanya menyampaikan pendapat mengenai keputusan yang dibuatnya ketika berada di situasi sulit. Pemain Manchester City itu juga tidak ingin publik memberikan tekanan berlebihan kepada Pierron. Ia bahkan berharap kontroversi tersebut tidak membuat kehidupan sang jurnalis semakin sulit. Kelahiran Anak Jadi Prioritas Doku Bagi Doku, keputusan meninggalkan tim nasional bukan perkara sederhana. Ia berada di tengah agenda besar bersama Belgia, tetapi pada saat yang sama harus menghadapi momen penting dalam kehidupan keluarganya. Kelahiran anak pertama menjadi alasan utama Doku memilih berada di samping istrinya. Ia ingin memberikan dukungan langsung dan menyaksikan momen tersebut sebagai seorang suami sekaligus ayah. Keputusan itu memang memiliki konsekuensi karena Doku harus melewatkan bagian penting dari perjalanan Belgia di Piala Dunia. Namun, ia tetap merasa pilihan tersebut merupakan keputusan pribadi yang harus dihormati. Doku tidak ingin membandingkan kepentingan keluarga dengan sepak bola. Baginya, keduanya memiliki tempat penting dalam kehidupan dan ia hanya menjalani keputusan yang menurutnya paling tepat. Publik Justru Banyak Membela Doku Kritikan terhadap Doku akhirnya memunculkan reaksi luas dari penggemar sepak bola. Banyak orang menilai keputusan meninggalkan pemusatan latihan demi menemani istri melahirkan merupakan pilihan yang manusiawi. Dukungan tersebut membuat kontroversi berkembang ke arah yang berbeda. Perhatian publik tidak lagi hanya tertuju pada keputusan Doku, tetapi juga pada komentar Pierron yang dianggap terlalu keras. L’Equipe kemudian menyampaikan permintaan maaf setelah kontroversi tersebut semakin besar. Pierron juga mendapatkan konsekuensi dari pernyataannya dalam program televisi tersebut. Namun, Doku tidak merasa perlu ikut menyerang Pierron. Ia justru meminta publik untuk tidak terlalu keras kepada jurnalis tersebut. Doku Pilih Memberikan Dukungan Doku menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berharap Pierron mendapatkan hukuman berat akibat pernyataannya. Ia tidak menyimpan dendam dan tidak menganggap jurnalis tersebut sebagai musuh. Menurut Doku, publik tidak mengetahui seluruh keadaan yang sedang dihadapi Pierron. Karena itu, ia memilih untuk tidak menghakimi kehidupan pribadi sang jurnalis. Sikap tersebut membuat Doku menutup kontroversi dengan cara yang tenang. Ia memilih memaafkan dan melanjutkan kehidupannya bersama keluarga serta kariernya di Manchester City.

Jeremy Doku Pilih Maafkan Jurnalis yang Kritik Keputusannya di Piala Dunia Read More »