Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

betarena

Arsenal Bidik John Stones Usai Saliba Cedera, Bek Gratis Jadi Solusi

Arenabetting – Arsenal bergerak cepat mencari tambahan bek tengah setelah William Saliba dipastikan harus menepi dalam waktu yang cukup lama akibat cedera punggung. Kondisi tersebut membuat The Gunners harus segera mencari solusi agar lini belakang tetap solid sepanjang musim. Cedera Saliba kembali kambuh saat membela Timnas Prancis di semifinal Piala Dunia 2026 menghadapi Spanyol. Bek berusia 25 tahun itu hanya mampu bermain sekitar 30 menit sebelum akhirnya ditarik keluar karena mengalami masalah pada punggungnya. Setelah kembali ke London, Saliba langsung menjalani pemeriksaan lanjutan bersama tim medis Arsenal. Hasil evaluasi membuat klub memutuskan untuk tidak mengambil jalur operasi dan memilih proses pemulihan secara konservatif. Saliba Diprediksi Absen Beberapa Bulan Arsenal awalnya mempertimbangkan opsi operasi agar cedera Saliba benar-benar pulih. Namun, keputusan akhir yang diambil adalah menjalani pemulihan tanpa tindakan bedah. Dengan metode tersebut, Saliba diperkirakan harus menepi selama beberapa bulan. Situasi ini tentu menjadi pukulan bagi Arsenal yang akan menjalani jadwal padat di berbagai kompetisi musim ini. Absennya Saliba membuat pilihan bek tengah senior Arsenal semakin terbatas. Kini Mikel Arteta hanya memiliki Gabriel dan Cristhian Mosquera sebagai bek tengah murni yang siap dimainkan. John Stones Masuk Daftar Teratas Menurut laporan The Athletic, Arsenal langsung bergerak mencari bek baru di bursa transfer musim panas. Nama John Stones muncul sebagai kandidat utama untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Saliba. Keuntungan terbesar bagi Arsenal adalah status Stones yang kini tidak terikat kontrak dengan klub mana pun setelah masa baktinya bersama Manchester City berakhir. Situasi tersebut membuat The Gunners tidak perlu mengeluarkan biaya transfer jika ingin mendatangkan bek berpengalaman asal Inggris tersebut. Dana klub pun bisa difokuskan untuk kebutuhan lain. Pengalaman panjang Stones di Premier League dan kompetisi Eropa dinilai menjadi nilai tambah yang bisa membantu Arsenal menjaga kestabilan lini belakang sepanjang musim. Cedera Jadi Pertimbangan Arsenal Meski berstatus bebas transfer, Stones tetap memiliki satu catatan yang harus dipertimbangkan. Bek berusia 32 tahun itu cukup sering mengalami cedera dalam beberapa musim terakhir. Masalah kebugaran membuat menit bermainnya bersama Manchester City berkurang pada musim lalu. Meski demikian, kualitasnya masih mendapat kepercayaan dari Timnas Inggris. Stones tetap masuk skuad Inggris di Piala Dunia 2026 dan tampil dalam lima pertandingan. Tiga di antaranya bahkan dijalani sebagai starter, membuktikan bahwa kemampuannya masih berada di level tinggi ketika berada dalam kondisi bugar. Arsenal diyakini melihat pengalaman tersebut sebagai modal penting untuk menghadapi persaingan ketat di Liga Inggris dan kompetisi lainnya. Konsa Masih Sulit Didapatkan Selain Stones, Arsenal sebenarnya juga memantau bek Aston Villa, Ezri Konsa. Namun, peluang mendatangkan pemain tersebut dinilai cukup rumit karena banderol yang dipasang klubnya terlalu tinggi. Kondisi itu membuat Stones menjadi pilihan yang lebih realistis. Selain tersedia secara gratis, proses negosiasi juga diperkirakan lebih mudah dibanding harus mengeluarkan dana besar untuk membeli bek baru. Kini keputusan berada di tangan manajemen Arsenal dan Mikel Arteta. Jika kesepakatan tercapai, John Stones berpeluang menjadi rekrutan penting untuk membantu The Gunners mempertahankan kekuatan lini belakang selama William Saliba menjalani masa pemulihan.

Arsenal Bidik John Stones Usai Saliba Cedera, Bek Gratis Jadi Solusi Read More »

10 Transfer Termahal Musim Panas 2026, Chelsea Pecahkan Rekor

Arenabetting – Bursa transfer musim panas 2026 berlangsung sangat panas. Klub-klub Premier League tampil agresif dengan menggelontorkan dana fantastis demi memperkuat skuad sebelum kompetisi dimulai. Chelsea, Manchester City, hingga Tottenham Hotspur menjadi tim yang paling aktif berburu pemain. Nilai transfer yang mereka keluarkan bahkan mencapai ratusan juta poundsterling, menandakan persaingan menuju musim baru akan semakin ketat. Sejumlah rekor pun tercipta pada bursa transfer kali ini. Salah satunya datang dari Chelsea yang berhasil memecahkan rekor transfer pemain Britania Raya setelah mendatangkan Morgan Rogers dengan harga fantastis. Chelsea Pecahkan Rekor Transfer Chelsea menjadi sorotan usai merekrut Morgan Rogers dari Aston Villa. The Blues mengeluarkan dana sebesar 117 juta pound untuk mengamankan tanda tangan pemain muda Inggris tersebut. Nilai transfer itu menjadikan Rogers sebagai pemain Britania Raya termahal sepanjang sejarah. Rekor tersebut sekaligus menunjukkan keseriusan Chelsea membangun skuad yang lebih kompetitif. Selain Rogers, Chelsea juga mendatangkan Marco Palestra dari Atalanta dengan nilai transfer 47 juta pound. Kehadiran dua pemain tersebut menambah kekuatan tim di berbagai sektor. Dengan aktivitas transfer yang cukup besar, The Blues menjadi salah satu klub yang paling banyak menyita perhatian selama bursa transfer musim panas tahun ini. Manchester City dan Tottenham Tak Mau Kalah Manchester City juga mengeluarkan dana sangat besar untuk memperkuat lini tengah. Juara Inggris itu merekrut Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan nilai transfer mencapai 116 juta pound. Transfer tersebut hanya terpaut satu juta pound dari nilai yang dibayarkan Chelsea untuk Morgan Rogers. Hal itu membuat Anderson menjadi transfer termahal kedua pada musim panas 2026. Sementara itu, Tottenham Hotspur tampil sebagai klub paling agresif setelah Chelsea. Spurs berhasil mendatangkan Sandro Tonali dari Newcastle United seharga 100 juta pound. Tidak berhenti di situ, Tottenham kembali mengeluarkan dana besar untuk merekrut Mateus Fernandes dari West Ham United dengan nilai transfer 85 juta pound. Selain itu, mereka juga membeli Jan Paul van Hecke dari Brighton seharga 52 juta pound. Liverpool dan Manchester United Ikut Belanja Besar Liverpool juga masuk dalam daftar transfer terbesar musim panas ini. The Reds mendatangkan Jeremy Jacquet dari Rennes dengan mahar sebesar 60 juta pound. Di sisi lain, Manchester United memperkuat skuadnya lewat perekrutan Andrey Santos dari Chelsea. Gelandang asal Brasil tersebut ditebus dengan biaya transfer mencapai 50 juta pound. Aston Villa juga ikut meramaikan daftar transfer mahal setelah mendapatkan Johan Manzambi dari Freiburg senilai 52 juta pound. Sementara Brighton merekrut Luka Vušković dari Tottenham dengan biaya 46 juta pound. Deretan transfer tersebut memperlihatkan betapa sengitnya persaingan antar klub Premier League dalam membangun tim terbaik untuk musim baru. Daftar 10 Transfer Termahal Morgan Rogers menjadi pemain dengan nilai transfer tertinggi sejauh ini setelah bergabung dengan Chelsea. Posisi kedua ditempati Elliot Anderson yang pindah ke Manchester City. Sandro Tonali dan Mateus Fernandes melengkapi empat besar setelah sama-sama direkrut Tottenham dengan nilai transfer yang sangat besar. Liverpool, Aston Villa, Manchester United, Chelsea, dan Brighton juga masuk dalam daftar lewat pembelian pemain bernilai puluhan juta pound. Melihat aktivitas transfer yang masih berlangsung, daftar ini masih berpeluang berubah. Sejumlah klub besar Eropa kabarnya masih menyiapkan kejutan sebelum bursa transfer musim panas 2026 resmi ditutup.

10 Transfer Termahal Musim Panas 2026, Chelsea Pecahkan Rekor Read More »

Lewandowski Ungkap Alasan Lamine Yamal Tak Bersinar di Piala Dunia 2026

Arenabetting – Lamine Yamal memang berhasil membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Namun, penampilan bintang muda Barcelona itu dinilai belum mencapai level terbaiknya sepanjang turnamen berlangsung. Penilaian tersebut datang dari Robert Lewandowski yang pernah bermain bersama Yamal di Barcelona. Menurut striker asal Polandia itu, performa sang pemain belum maksimal karena datang ke Piala Dunia dalam kondisi baru pulih dari cedera. Meski begitu, Yamal tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan La Furia Roja menuju gelar juara dunia. Pemain berusia 19 tahun itu selalu mendapat kepercayaan tampil sejak fase grup hingga laga final. Cedera Jadi Kendala Besar Yamal datang ke Piala Dunia 2026 setelah menjalani masa pemulihan akibat cedera hamstring. Kondisi tersebut membuatnya tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengembalikan performa terbaik sebelum turnamen dimulai. Lewandowski menilai situasi itu sangat memengaruhi permainan Yamal. Menurutnya, pemain muda tersebut harus langsung menghadapi pertandingan berintensitas tinggi tanpa lebih dulu mendapatkan ritme bermain yang ideal. Ia menjelaskan bahwa pemain yang lama menepi tentu membutuhkan waktu untuk kembali menemukan performa terbaiknya. Apalagi, Piala Dunia tidak memberikan banyak kesempatan untuk beradaptasi. Performa Tak Sebaik Musim Sebelumnya Sepanjang Piala Dunia 2026, Yamal hanya mampu mencetak satu gol untuk Timnas Spanyol. Catatan tersebut jauh berbeda dibanding penampilannya bersama Barcelona pada musim sebelumnya. Bersama Blaugrana, Yamal tampil sangat produktif dengan mencatatkan 24 gol dan 18 assist di semua kompetisi. Kontribusi itu membuatnya menjadi salah satu pemain muda paling berbahaya di Eropa. Perbedaan performa tersebut membuat banyak pihak menilai Yamal belum menunjukkan kemampuan terbaiknya selama membela Spanyol di ajang dunia. Meski statistiknya menurun, kontribusi Yamal tetap penting dalam membantu tim menjaga keseimbangan permainan hingga akhirnya meraih gelar juara. Lewandowski Yakin Yamal Akan Bangkit Lewandowski mengaku belum melihat versi terbaik dari Yamal di Piala Dunia 2026. Menurutnya, kemampuan pemain muda itu jauh lebih baik dibanding yang diperlihatkan selama turnamen berlangsung. Striker Barcelona tersebut bahkan menilai penampilan terbaik Yamal terlihat beberapa musim sebelumnya ketika kondisinya benar-benar bugar dan tampil tanpa gangguan cedera. Ia juga menjelaskan bahwa delapan pekan tanpa bermain menjadi hambatan besar bagi seorang pemain. Setelah kembali, Yamal langsung dihadapkan pada pertandingan demi pertandingan tanpa memiliki cukup waktu untuk meningkatkan kondisi fisiknya melalui latihan. Pendapat itu sekaligus menjadi alasan mengapa Lewandowski tetap optimistis Yamal akan kembali tampil lebih tajam ketika sudah benar-benar pulih. Masa Depan Yamal Masih Sangat Cerah Meski belum tampil maksimal, Yamal tetap berhasil membantu Spanyol meraih trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah. Pengalaman tersebut diperkirakan akan menjadi modal berharga bagi perkembangan kariernya. Di usianya yang masih sangat muda, Yamal masih memiliki banyak kesempatan untuk terus berkembang dan memperbaiki kualitas permainannya di level tertinggi. Jika mampu terbebas dari cedera dan kembali menemukan performa terbaiknya bersama Barcelona maupun Timnas Spanyol, pemain muda itu diprediksi akan tetap menjadi salah satu bintang terbesar sepak bola dunia dalam beberapa tahun ke depan.

Lewandowski Ungkap Alasan Lamine Yamal Tak Bersinar di Piala Dunia 2026 Read More »

Deretan Rekor Penalti Lionel Messi, Dari Piala Dunia hingga LaLiga

Arenabetting – Lionel Messi dikenal sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Selain piawai mencetak gol dari permainan terbuka, kapten Timnas Argentina itu juga memiliki catatan luar biasa saat mengeksekusi tendangan penalti di berbagai kompetisi. Sepanjang kariernya, Messi berkali-kali dipercaya menjadi algojo utama baik saat membela klub maupun tim nasional. Berkat ketenangan dan akurasi yang dimilikinya, banyak rekor penalti berhasil ia ciptakan di level domestik maupun internasional. Mulai dari Piala Dunia, Liga Champions, Copa America hingga LaLiga, Messi terus menunjukkan kualitasnya sebagai eksekutor penalti yang sulit dihentikan. Catatan tersebut semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain paling produktif dalam sejarah sepak bola. Bersinar di Piala Dunia Piala Dunia menjadi salah satu panggung terbesar yang menghadirkan banyak momen bersejarah bagi Messi. Sejumlah gol penting yang ia cetak berasal dari titik putih ketika Argentina membutuhkan kemenangan. Keberhasilannya mengeksekusi penalti membuat Messi masuk dalam daftar pemain dengan gol penalti terbanyak di sejarah Piala Dunia. Ketenangannya di bawah tekanan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Argentina meraih gelar juara dunia. Selain itu, Messi juga tercatat mampu mencetak gol penalti di beberapa edisi Piala Dunia. Konsistensi tersebut menjadi bukti bahwa ia selalu tampil sebagai sosok penting bagi La Albiceleste di turnamen terbesar sepak bola. Catatan Mentereng di LaLiga Selama membela Barcelona, Messi menjadi salah satu penendang penalti paling berbahaya di kompetisi LaLiga. Ia sukses mencetak puluhan gol dari titik putih dan berkali-kali menjadi penentu kemenangan tim. Kepercayaan yang diberikan rekan-rekannya tidak lepas dari kemampuan Messi membaca pergerakan kiper. Teknik tendangan yang beragam membuat lawan sering kesulitan menebak arah bola. Bersama Blaugrana, Messi juga mencatatkan rekor sebagai salah satu pemain dengan jumlah gol penalti terbanyak sepanjang sejarah LaLiga. Torehan itu melengkapi berbagai rekor individu lain yang berhasil ia ciptakan selama bermain di kompetisi Spanyol. Catatan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Messi masih dianggap sebagai legenda terbesar dalam sejarah Barcelona dan LaLiga. Liga Champions dan Copa America Tak Kalah Istimewa Di Liga Champions, Messi juga beberapa kali mencetak gol melalui tendangan penalti. Gol-gol tersebut lahir dalam pertandingan penting dan ikut membantu Barcelona meraih berbagai prestasi di level Eropa. Sementara bersama Argentina di Copa America, Messi tetap menjadi pilihan utama sebagai algojo penalti. Ia beberapa kali berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, termasuk pada laga-laga yang berlangsung di fase gugur. Kemampuan Messi menjaga ketenangan di momen krusial membuat pelatih selalu memberikan kepercayaan penuh kepadanya. Tidak banyak pemain yang mampu mempertahankan konsistensi seperti yang ia lakukan selama bertahun-tahun. Deretan rekor itu memperlihatkan bahwa penalti bukan sekadar peluang mencetak gol bagi Messi, tetapi juga menjadi salah satu senjata andalannya dalam menentukan hasil pertandingan. Rekor yang Sulit Disamai Hingga saat ini, Lionel Messi masih menjadi salah satu pemain dengan koleksi gol penalti terbanyak dalam sejarah sepak bola. Rekornya tersebar di berbagai kompetisi bergengsi, mulai dari Piala Dunia, Copa America, Liga Champions, hingga LaLiga. Keberhasilan tersebut lahir dari kombinasi teknik, pengalaman, dan mental yang sangat kuat ketika menghadapi tekanan besar. Tidak heran jika Messi selalu dipercaya menjadi eksekutor utama di setiap tim yang dibelanya. Dengan karier yang penuh prestasi dan rekor luar biasa, nama Lionel Messi diperkirakan akan terus dikenang sebagai salah satu penendang penalti terbaik yang pernah dimiliki dunia sepak bola.

Deretan Rekor Penalti Lionel Messi, Dari Piala Dunia hingga LaLiga Read More »

Kisah Pau Cubarsi, Anak Tukang Kayu yang Jadi Juara Piala Dunia 2026

Arenabetting – Pau Cubarsi menjadi salah satu cerita paling menarik di balik keberhasilan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Di usianya yang baru 19 tahun, bek muda Barcelona itu tampil luar biasa dan berhasil mengantar negaranya berdiri di puncak dunia. Di tengah sorotan terhadap pemain-pemain bintang Spanyol, perjalanan hidup Cubarsi juga ikut mencuri perhatian. Ia bukan berasal dari keluarga pesepak bola terkenal ataupun kehidupan yang serba mewah, melainkan anak seorang tukang kayu dari sebuah desa kecil di Girona. Kesuksesan yang diraih Cubarsi menjadi bukti bahwa kerja keras dan kesederhanaan bisa membawa seseorang mencapai impian terbesar. Kini, namanya tak hanya dikenal sebagai bek berbakat, tetapi juga sosok yang tetap rendah hati meski sudah menjadi juara dunia. Tampil Gemilang Bersama Timnas Spanyol Pelatih Luis de la Fuente memberikan kepercayaan besar kepada Cubarsi untuk mengisi posisi bek tengah sepanjang Piala Dunia 2026. Ia berduet dengan Aymeric Laporte yang jauh lebih berpengalaman di lini belakang. Duet keduanya tampil sangat solid selama turnamen berlangsung. Pertahanan La Furia Roja hanya kebobolan satu gol, sekaligus menjadi salah satu lini belakang terbaik di ajang tersebut. Cubarsi juga memperlihatkan kualitasnya saat membangun serangan dari belakang. Akurasi umpannya mencapai sekitar 90 persen, membuatnya menjadi bagian penting dalam permainan Spanyol sepanjang turnamen. Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik Penampilan impresif Cubarsi berbuah penghargaan sebagai pemain muda terbaik Piala Dunia 2026. Pengakuan tersebut menjadi hadiah atas performa konsisten yang ditunjukkannya sejak fase awal hingga partai final. Sebelum bersinar bersama tim nasional, Cubarsi sudah lebih dulu menjadi bagian penting Barcelona sejak 2024. Bersama klub asal Catalunya itu, ia telah merasakan berbagai gelar domestik. Meski kariernya terus menanjak, kehidupan Cubarsi tidak banyak berubah. Ia memilih menjalani hidup sederhana dan tidak larut dalam kemewahan yang biasanya melekat pada pesepak bola papan atas. Sikap rendah hati itulah yang membuat banyak rekan setim maupun penggemar semakin mengagumi sosok bek muda tersebut. Tetap Sederhana Meski Sudah Jadi Bintang Cubarsi lahir di Estanyol, sebuah desa kecil di wilayah Girona. Orang tuanya bekerja sebagai tukang kayu dan menjadi sosok yang selalu mendukung perjalanan kariernya sejak kecil. Menurut laporan The Athletic, Cubarsi memberikan sebagian besar penghasilannya kepada kedua orang tuanya. Ia juga masih menyempatkan diri membantu usaha keluarga ketika memiliki waktu luang. Saat mampu membeli mobil pertamanya, Cubarsi justru memilih membelikan kendaraan baru untuk orang tuanya. Sementara dirinya tetap menggunakan mobil keluarga tanpa merasa gengsi. Di luar lapangan, pemain Barcelona itu juga dikenal sebagai sosok yang disiplin. Ia tetap menyelesaikan pendidikan dengan baik dan mendapat dukungan dari teman-temannya ketika harus meninggalkan kelas karena membela klub maupun tim nasional. Selalu Rindu Pulang ke Kampung Halaman Setiap kali memasuki masa libur kompetisi, Cubarsi memilih kembali ke kampung halamannya dibanding menikmati kehidupan mewah di kota besar. Ia lebih senang berkumpul bersama keluarga dan sahabat yang telah mengenalnya sejak kecil. Warga desa pun memperlakukan Cubarsi seperti biasa. Bagi mereka, bek muda itu tetap sosok sederhana yang tumbuh di lingkungan tersebut, bukan seorang bintang sepak bola dunia. Cubarsi juga mengaku selalu merasa tenang ketika kembali ke desanya. Momen berkumpul bersama keluarga menjadi cara terbaik untuk mengisi energi sebelum kembali menjalani aktivitas sebagai pesepak bola profesional. Di usia yang masih sangat muda, perjalanan karier Cubarsi masih terbuka lebar. Jika mampu mempertahankan performa dan sikap rendah hatinya, bek Barcelona itu berpeluang menjadi salah satu pemain terbaik dunia dalam beberapa tahun ke depan.

Kisah Pau Cubarsi, Anak Tukang Kayu yang Jadi Juara Piala Dunia 2026 Read More »

Real Madrid Ngebet Rodri, Manchester City Pasang Harga Rp2 Triliun

Arenabetting – Real Madrid kembali dikaitkan dengan Rodri setelah gelandang andalan Manchester City itu tampil impresif di Piala Dunia 2026. Penampilan apiknya bersama Timnas Spanyol membuat minat Los Blancos terhadap sang pemain kembali mencuat menjelang bursa transfer musim panas. Sebelumnya, Real Madrid sempat mengurungkan niat merekrut Rodri. Cedera ACL yang dialami pemain berusia 30 tahun itu membuat manajemen klub memilih menunggu perkembangan kondisinya sebelum mengambil keputusan. Kini situasinya mulai berubah. Rodri berhasil bangkit dari cedera dan kembali menunjukkan kualitasnya di level tertinggi. Hal itu membuat namanya lagi-lagi masuk dalam daftar incaran Real Madrid untuk memperkuat lini tengah. Manchester City Belum Ingin Kehilangan Rodri Rodri masih memiliki kontrak bersama Manchester City hingga musim panas 2027. Sampai saat ini belum ada kesepakatan baru terkait perpanjangan kontraknya bersama klub asal Inggris tersebut. Meski belum memperbarui kontrak, Manchester City masih menganggap Rodri sebagai sosok penting di lini tengah. Pengalamannya dinilai masih sangat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan permainan tim. Karena alasan itu, The Citizens tidak memiliki keinginan melepas pemain asal Spanyol tersebut dengan harga murah. Klub justru memasang nilai tinggi sebagai bentuk keseriusan mereka mempertahankan salah satu pemain terbaiknya. Harga Fantastis Jadi Tantangan Madrid Menurut laporan Tribuna, Manchester City hanya bersedia membuka pembicaraan jika ada klub yang sanggup membayar sedikitnya 100 juta euro untuk Rodri. Nilai tersebut mencapai sekitar Rp2 triliun dan jauh lebih tinggi dibanding harga pasar sang pemain yang diperkirakan berada di kisaran 55 juta euro. Perbedaan angka itu membuat banyak pihak menilai City sengaja memasang banderol tinggi agar klub peminat berpikir dua kali sebelum mengajukan penawaran resmi. Di sisi lain, langkah tersebut juga memperlihatkan bahwa Manchester City belum memiliki rencana melepas Rodri dalam waktu dekat. Penampilan di Piala Dunia Bikin Nilainya Naik Rodri menjadi salah satu pemain terbaik saat membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Performa konsistennya di lini tengah mendapat banyak pujian sepanjang turnamen berlangsung. Keberhasilan itu diyakini menjadi salah satu alasan Real Madrid kembali serius memantau situasi sang gelandang. Pengalaman serta kualitas Rodri dianggap cocok untuk memperkuat sektor tengah tim. Meski usianya sudah menginjak 30 tahun, kemampuan Rodri dalam mengatur tempo permainan masih berada di level tertinggi. Hal tersebut membuatnya tetap menjadi incaran sejumlah klub besar Eropa. Berkat penampilan impresifnya, nilai Rodri di mata Manchester City juga semakin meningkat sehingga klub merasa memiliki posisi tawar yang kuat. Madrid Harus Ambil Keputusan Besar Real Madrid kini dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah. Jika benar ingin mendapatkan Rodri, klub harus siap mengeluarkan dana dalam jumlah yang sangat besar. Sementara itu, Manchester City tetap berada di posisi yang menguntungkan karena masih mengikat Rodri dengan kontrak yang cukup panjang. Situasi tersebut membuat mereka tidak berada di bawah tekanan untuk segera menjual sang pemain. Apabila Los Blancos benar-benar mengajukan tawaran sesuai permintaan City, transfer Rodri berpotensi menjadi salah satu kesepakatan terbesar pada bursa transfer musim panas tahun ini. Namun hingga saat ini, belum ada negosiasi resmi yang diumumkan oleh kedua klub.

Real Madrid Ngebet Rodri, Manchester City Pasang Harga Rp2 Triliun Read More »