Arenabetting – Awal tahun 2026 berjalan cukup aneh di Premier League. Liverpool, Manchester United, dan Manchester City sama-sama belum merasakan manisnya kemenangan. Bukannya tancap gas setelah pergantian tahun, tiga raksasa Inggris ini justru terlihat kompak punya “hobi” baru: main seri. Situasi ini bikin persaingan papan atas Liga Inggris jadi makin seru dan sulit ditebak.
Liverpool Tahan Arsenal, Tapi Tetap Seret
Hasil terbaru datang dari Liverpool yang bertandang ke markas Arsenal, sang pemuncak klasemen sementara. Duel panas tersebut berakhir tanpa gol alias 0-0. Secara permainan, laga berjalan ketat dan penuh kehati-hatian, tapi minim peluang bersih.
Hasil imbang ini membuat Liverpool sudah melewati tiga pertandingan Premier League di awal 2026 tanpa satu pun kemenangan. Meski belum terkalahkan, The Reds jelas kehilangan poin penting. Absennya beberapa pemain kunci karena Piala Afrika dan cedera disebut sangat memengaruhi daya gedor mereka yang terlihat tumpul.
Manchester City Ikut Terjebak Hasil Imbang
Tak cuma Liverpool, Manchester City juga mengalami nasib serupa. Sejak tahun baru, tim biru Manchester itu belum sekalipun meraih tiga poin. Dalam tiga laga beruntun, City harus puas berbagi angka dengan lawan-lawannya.
Situasi ini membuat jarak mereka dengan Arsenal di puncak klasemen semakin melebar hingga enam poin. Padahal, City tetap dominan dalam penguasaan bola. Sayangnya, dominasi tersebut belum berbanding lurus dengan hasil di papan skor.
Manchester United Masih Bermasalah di Belakang
Manchester United pun belum bisa keluar dari tren negatif. Dua laga di awal 2026 berakhir imbang, meski lini depan mulai menunjukkan tanda-tanda positif. Benjamin Sesko tampil tajam dengan mencetak dua gol ke gawang Burnley, namun masalah klasik MU kembali muncul di lini belakang.
Rapuhnya pertahanan membuat keunggulan sering terbuang sia-sia. Alhasil, MU masih kesulitan mengamankan kemenangan dan harus puas mengoleksi dua poin dari dua pertandingan.
Klub Besar Lain Juga Tersendat
Menariknya, bukan cuma tiga tim tadi yang puasa kemenangan. Chelsea dan Tottenham Hotspur juga belum mampu menang setelah pergantian tahun. Bedanya, dua klub London tersebut bahkan sudah merasakan pahitnya kekalahan.
Chelsea sempat mencuri satu poin lewat gol telat, tapi kemudian tumbang di laga berikutnya. Tottenham malah semakin terpuruk setelah kalah dari Bournemouth, yang membuat posisi mereka melorot ke papan tengah bawah.
Arsenal Diuntungkan, Liga Makin Panas
Di tengah seretnya hasil tim-tim besar, Arsenal justru tampil paling stabil. Konsistensi mereka membuat posisi di puncak klasemen tetap aman. Sementara itu, para pesaing masih sibuk mencari ritme terbaik di awal 2026.
Puasa kemenangan Liverpool, MU, dan Man City jelas membuat persaingan Liga Inggris makin panas. Musim masih panjang, tapi awal tahun ini jadi pengingat bahwa tak ada laga mudah di Premier League. Satu hal pasti, tren “hobi” seri ini tak boleh berlangsung terlalu lama jika mereka ingin tetap bersaing di jalur juara.


