Arenabetting – Kekalahan telak yang dialami FC Barcelona dari Atletico Madrid di leg pertama semifinal Copa del Rey memang terasa menyakitkan. Bermain di Riyadh Air Metropolitano, Blaugrana harus pulang dengan skor 0-4 yang membuat peluang ke final terlihat menipis.
Empat gol tim tuan rumah lahir dari berbagai situasi, termasuk gol bunuh diri yang melibatkan Eric Garcia serta penyelesaian dari Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez. Situasi semakin sulit setelah Barcelona harus bermain dengan 10 orang akibat kartu merah yang diterima Garcia di menit akhir.
Misi Berat Menanti di Camp Nou
Hasil leg pertama membuat Barcelona kini berada dalam posisi yang tidak ideal. Untuk lolos ke final, mereka harus menang dengan selisih lebih dari empat gol pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung awal Maret di markas sendiri.
Meski terdengar berat, optimisme tetap terjaga di dalam skuad. Garcia disebut menilai peluang comeback masih terbuka, terutama karena pertandingan penentuan akan digelar di kandang. Dukungan penuh suporter diyakini bisa memberikan energi tambahan yang dibutuhkan tim untuk bangkit.
Evaluasi Lini Pertahanan Jadi Fokus
Bek Barcelona itu juga menyoroti faktor utama kekalahan timnya, yakni rapuhnya lini pertahanan. Ia disebut mengakui bahwa Atletico mampu menembus pertahanan Barcelona dengan mudah, terutama di babak pertama, sehingga menciptakan banyak peluang berbahaya.
Menurut pandangannya, kondisi tersebut tidak boleh terulang di leg kedua. Ia menilai bahwa tim sudah melakukan penyesuaian strategi di babak kedua, yang sedikit memperbaiki performa defensif. Evaluasi ini dianggap penting agar Barcelona bisa tampil lebih solid saat bermain di Camp Nou.
Kepercayaan Diri Masih Terjaga
Garcia disebut menegaskan bahwa timnya masih memiliki keyakinan besar untuk membalikkan keadaan. Ia memandang satu pertandingan tersisa sebagai kesempatan emas yang harus dimaksimalkan, apalagi dengan kembalinya beberapa pemain kunci yang sebelumnya absen.
Selain itu, pengalaman Barcelona melakukan comeback dramatis di masa lalu menjadi sumber motivasi tambahan. Tradisi tersebut diyakini bisa menjadi inspirasi bagi skuad saat menghadapi tekanan besar di laga penentuan.
Momentum Kebangkitan Blaugrana
Pertandingan leg kedua nanti diprediksi berlangsung panas dan penuh emosi. Barcelona dipastikan akan tampil menyerang sejak awal demi mengejar defisit gol, sementara Atletico kemungkinan mengandalkan strategi bertahan dan serangan balik.
Bagi Barcelona, laga ini bukan sekadar perebutan tiket final, tetapi juga ujian mentalitas tim. Jika mampu bangkit, kemenangan tersebut bisa menjadi momentum penting untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus menunjukkan karakter juara.
Dengan segala tantangan yang ada, harapan comeback memang tidak mudah diwujudkan. Namun, optimisme yang terus dijaga skuad Barcelona menunjukkan bahwa Blaugrana belum menyerah dan siap berjuang hingga peluit akhir berbunyi di Camp Nou.


