Arenabetting – Barcelona mulai panas jelang bursa transfer musim panas. Manajemen klub mengisyaratkan bahwa mereka punya kemampuan finansial untuk merekrut striker kelas dunia seperti Erling Haaland. Meski begitu, ada satu catatan penting: struktur gaji tetap jadi batas tegas yang tak boleh dilanggar.
Rumor ini mencuat karena Barcelona kemungkinan besar akan ditinggal Robert Lewandowski yang kontraknya habis di akhir musim. Jika benar hengkang, Blaugrana jelas butuh mesin gol baru untuk menjaga daya gedor.
Haaland Masuk Radar Utama
Nama Haaland disebut-sebut sudah lama masuk daftar incaran. Penyerang milik Manchester City itu dinilai sebagai sosok ideal untuk memimpin lini depan Barcelona dalam jangka panjang.
Keinginan tersebut juga dikaitkan dengan ambisi presiden klub, Joan Laporta. Ia dikabarkan ingin kembali maju dalam pemilihan presiden periode berikutnya, dan menghadirkan Haaland ke Camp Nou disebut bisa menjadi “jualan utama” dalam kampanyenya.
Namun masalahnya tidak sesederhana itu. Kontrak Haaland di Manchester City masih berlaku hingga 2034. Artinya, biaya transfer yang dibutuhkan bakal sangat besar, belum lagi gaji sang pemain yang tentu fantastis.
Barcelona Bantah Tak Punya Uang
Keraguan publik terhadap kemampuan finansial Barcelona memang wajar. Klub asal Catalonia itu sempat diterpa krisis ekonomi serius beberapa musim terakhir, bahkan kesulitan mendaftarkan pemain baru akibat aturan batas gaji LaLiga.
Meski demikian, direksi klub melalui Juan Soler mengisyaratkan bahwa kondisi keuangan saat ini sudah jauh lebih stabil. Ia menilai Barcelona secara finansial sanggup merekrut pemain mahal seperti Haaland atau bahkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid.
Soler menyampaikan bahwa transfer besar bisa saja memberikan keuntungan jangka panjang, terutama dalam lima tahun ke depan, baik dari sisi komersial maupun performa tim.
Batas Gaji Jadi Rem Utama
Walau terdengar optimistis, Barcelona tetap menegaskan tidak akan sembrono. Struktur gaji menjadi faktor kunci yang tak bisa dinegosiasikan.
Manajemen mengisyaratkan bahwa klub sudah menetapkan batas pengeluaran untuk gaji pemain dan tidak akan melewatinya demi satu transfer. Artinya, sekalipun dana transfer tersedia, paket kontrak tetap harus disesuaikan dengan kebijakan internal.
Strategi ini dianggap penting agar Barcelona tidak kembali terjebak dalam masalah finansial seperti sebelumnya.
Kini bola ada di tangan manajemen. Apakah mereka berani mengambil langkah besar demi membawa Haaland ke Camp Nou? Atau justru mencari alternatif yang lebih realistis?
Yang jelas, ambisi ada, kemampuan diklaim tersedia, tapi disiplin finansial tetap jadi prioritas. Bursa transfer musim panas nanti bakal jadi momen penentuan arah baru Barcelona.

