Arenabetting – Cristiano Ronaldo ternyata sempat punya rencana besar soal hidup setelah gantung sepatu. Megabintang asal Portugal itu awalnya ingin menikmati masa pensiun dengan tinggal di sebuah mansion super mewah di kampung halamannya. Rumah tersebut dirancang sebagai tempat istirahat sekaligus markas keluarga setelah karier profesionalnya berakhir. Namun, rencana indah itu akhirnya batal total karena berbagai masalah yang muncul, terutama soal kenyamanan dan privasi.
Alih-alih jadi tempat tenang untuk menikmati hidup, rumah tersebut justru memicu banyak kerepotan yang membuat Ronaldo berpikir ulang.
Masalah Privasi Jadi Biang Kerok
Salah satu kendala terbesar yang membuat Ronaldo mengubah rencana adalah soal privasi. Lokasi mansion yang seharusnya eksklusif ternyata tetap menarik perhatian banyak orang. Keberadaan penggemar, media, hingga lalu lalang yang sulit dikontrol membuat suasana jadi jauh dari kata tenang.
Buat figur sekelas Ronaldo, privasi adalah hal yang sangat penting, apalagi jika sudah tidak lagi sibuk dengan jadwal pertandingan. Ia ingin punya ruang untuk benar-benar menikmati waktu bersama keluarga tanpa gangguan. Sayangnya, kondisi di sekitar properti tersebut tidak mendukung keinginan itu.
Biaya dan Perawatan Juga Jadi Pertimbangan
Selain masalah privasi, perawatan mansion super besar juga bukan perkara sepele. Biaya operasional yang tinggi, ditambah kebutuhan keamanan ekstra, membuat rumah tersebut terasa kurang praktis untuk jangka panjang. Alih-alih menjadi tempat nyaman, properti itu justru berubah jadi sumber beban yang tidak perlu.
Dengan gaya hidup yang masih cukup dinamis, Ronaldo tampaknya lebih memilih fleksibilitas dibanding harus terikat pada satu properti yang menyita banyak perhatian dan biaya.
Akhirnya Diputuskan untuk Dijual
Setelah mempertimbangkan berbagai hal, Ronaldo akhirnya memilih untuk melepas mansion tersebut. Keputusan ini dianggap sebagai langkah realistis untuk menghindari masalah di masa depan dan membuka opsi baru soal tempat tinggal setelah pensiun nanti.
Bukan berarti Ronaldo kehilangan impian untuk hidup nyaman di Portugal. Hanya saja, ia kini lebih selektif dalam memilih tempat yang benar-benar bisa memberi ketenangan, jauh dari sorotan dan hiruk pikuk publik.
Langkah ini juga menunjukkan bahwa bahkan seorang bintang besar pun tetap butuh rasa aman dan nyaman seperti orang pada umumnya. Rumah mewah belum tentu menjamin kualitas hidup yang lebih baik jika tidak dibarengi dengan lingkungan yang mendukung.
Ke depan, Ronaldo masih punya banyak pilihan soal di mana ia akan menetap setelah pensiun. Yang jelas, kali ini ia tampaknya ingin memastikan bahwa tempat tinggalnya nanti benar-benar jadi ruang untuk menikmati hidup, bukan sekadar simbol kemewahan.


