Arenabetting – Tottenham Hotspur kembali menelan hasil pahit setelah tumbang 2-3 dari Bournemouth di Vitality Stadium. Laga yang digelar Kamis dini hari WIB itu awalnya berjalan cukup menjanjikan bagi Spurs. Mereka sempat unggul lebih dulu lewat gol Mathys Tel, namun situasi berubah cepat.
Bournemouth bangkit dan membalikkan keadaan lewat gol Evanlison serta Eli Kroupi. Spurs sempat bernapas lega setelah Joao Palhinha mencetak gol penyeimbang, tapi harapan itu runtuh di menit-menit akhir. Gol Antoine Semenyo di masa injury time memastikan kemenangan tuan rumah sekaligus memperpanjang periode sulit The Lilywhites.
Romero Akhirnya Angkat Bicara
Sebagai kapten tim, Cristian Romero tidak tinggal diam melihat situasi ini. Bek asal Argentina tersebut mencurahkan perasaannya lewat unggahan panjang di media sosial. Dalam pesannya, Romero menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar yang terus setia mendukung, baik saat tim menang maupun terpuruk.
Ia juga menegaskan bahwa para pemain bertanggung jawab penuh atas hasil buruk yang diraih. Romero bahkan menyebut dirinya sebagai orang pertama yang siap memikul tanggung jawab tersebut. Namun, ada nada berbeda dalam pesannya kali ini.
Sindiran Halus ke Petinggi Klub
Di balik permintaan maaf, Romero menyelipkan sindiran tajam kepada pihak manajemen Tottenham. Ia menilai, dalam situasi sulit seperti sekarang, seharusnya ada figur lain di dalam klub yang ikut berbicara dan bertanggung jawab. Sayangnya, menurut Romero, pihak-pihak tersebut justru memilih diam.
Ia menilai selama beberapa tahun terakhir, manajemen cenderung muncul ke publik hanya saat keadaan berjalan baik. Ketika tim berada dalam tekanan, suara mereka seolah menghilang. Unggahan itu sempat makin panas karena Romero menambahkan kalimat bernada menyentil soal kebohongan, meski kemudian kata tersebut dihapus.
Tetap Bersatu di Tengah Tekanan
Meski mengungkapkan kekecewaan, Romero menekankan pentingnya tetap bersatu. Ia menyebut bahwa para pemain akan terus bekerja keras, saling mendukung, dan berusaha membalikkan keadaan demi klub dan diri mereka sendiri. Menurutnya, dalam dunia sepak bola, masa sulit adalah bagian dari perjalanan yang harus dihadapi bersama.
Ia juga menyinggung bahwa diam, bekerja lebih keras, dan melangkah maju sebagai satu kesatuan adalah sikap yang paling masuk akal dalam kondisi seperti ini.
Performa Spurs Kian Mengkhawatirkan
Unggahan Romero muncul di tengah performa Tottenham yang terus menurun. Dari 11 laga terakhir, Spurs hanya mampu meraih dua kemenangan. Sisanya diisi lima kekalahan dan empat hasil imbang. Situasi ini membuat Tottenham terpuruk di peringkat 14 klasemen Liga Inggris dengan 27 poin hingga pekan ke-21.
Tekanan pun makin besar, dan suara Romero seolah menjadi gambaran kegelisahan ruang ganti Spurs. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana klub merespons kritik tersebut dan apakah Tottenham mampu bangkit dari krisis yang sedang melanda.


