Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

Del Piero Ragu Juventus Bisa Balikkan Keadaan Lawan Galatasaray

Arenabetting – Juventus bersiap menjalani laga hidup-mati kontra Galatasaray pada leg kedua playoff fase gugur UEFA Champions League. Pertandingan yang digelar di Allianz Stadium, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB itu akan jadi penentuan nasib Bianconeri di Eropa musim ini.

Namun, situasinya jelas tidak ideal. Kekalahan 2-5 di leg pertama membuat jalan Juventus menuju babak 16 besar terasa sangat terjal. Mereka minimal harus menang dengan selisih tiga gol untuk memaksakan laga ke perpanjangan waktu. Jika ingin lolos langsung, margin kemenangan harus lebih besar lagi.

Misi Nyaris Mustahil di Tengah Tren Buruk

Tantangan Juventus semakin berat karena performa tim sedang tidak stabil. Dalam lima pertandingan terakhir di semua ajang, skuad asuhan Luciano Spalletti belum meraih satu pun kemenangan. Empat di antaranya bahkan berakhir dengan kekalahan.

Situasi tersebut jelas memengaruhi kepercayaan diri tim. Saat menghadapi laga sebesar ini, momentum biasanya jadi faktor penting. Sayangnya, Juventus justru datang dengan beban tren negatif.

Untuk membalikkan agregat 2-5 melawan tim sekelas Galatasaray, dibutuhkan lebih dari sekadar permainan bagus. Dibutuhkan mental baja, efektivitas tinggi, dan dukungan penuh dari publik Turin.

Del Piero: Tantangannya Lebih Berat dari Inter

Legenda klub, Alessandro Del Piero, turut memberikan pandangannya. Ia mengisyaratkan bahwa situasi yang dihadapi Juventus bahkan lebih sulit dibandingkan tantangan yang sebelumnya dialami Inter Milan.

Menurutnya, Juventus harus menunjukkan respons penuh kebanggaan sebagai klub besar. Ia menilai tim perlu memenangkan pertandingan sekaligus menampilkan performa yang benar-benar superior jika ingin membuka peluang.

Del Piero juga menyoroti perlunya “percikan” untuk membalikkan tren negatif. Ia mengindikasikan bahwa tanpa perubahan drastis dalam energi dan mentalitas, peluang lolos akan sangat tipis.

Harapan yang Masih Tersisa

Meski terdengar pesimistis, Del Piero tetap menyiratkan harapan. Ia menyebut semua pihak tentu ingin melihat Juventus mampu bangkit dan menciptakan malam ajaib di Allianz Stadium.

Secara matematis, peluang itu memang masih ada. Dengan dukungan suporter dan sejarah comeback dramatis di kompetisi Eropa, Juventus tidak sepenuhnya bisa dicoret. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa tugas tersebut akan sangat berat.

Galatasaray datang dengan keunggulan nyaman dan kemungkinan besar akan bermain lebih pragmatis. Satu gol saja dari tim tamu bisa membuat misi Juventus makin rumit.

Kini, sorotan tertuju pada Kenan Yildiz dan rekan-rekannya. Apakah mereka mampu menulis kisah kebangkitan, atau justru harus menerima kenyataan pahit tersingkir lebih awal? Dini hari nanti akan jadi jawabannya.