Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

Inter Milan Waspada! Bologna Lagi-Lagi Jadi Ujian Berat di Serie A

Arenabetting – Inter Milan kembali dihadapkan pada lawan yang kerap bikin masalah. Bologna, tim yang sering berperan sebagai batu sandungan, siap menantang Nerazzurri pada lanjutan Liga Italia. Duel ini bakal digelar di Giuseppe Meazza, Senin (5/1/2026), dengan misi jelas bagi Inter: menang dan kembali merebut puncak klasemen.

Inter Kejar Puncak, Tekanan Makin Terasa
Saat ini Inter Milan berada di posisi kedua klasemen Serie A dengan koleksi 36 poin. Mereka tertinggal dua angka dari rival sekota, AC Milan, yang sementara memimpin. Tambahan tiga poin jadi harga mati jika Inter ingin kembali duduk di singgasana.

Namun, mengejar target tersebut jelas tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bologna bukan lawan favorit Inter dalam beberapa musim terakhir, dan sejarah pertemuan jadi pengingat keras bahwa laga ini bakal penuh tantangan.

Rekor Buruk Jadi Alarm Bahaya
Catatan pertemuan Inter dengan Bologna terbilang kurang bersahabat. Dalam lima duel terakhir, Inter hanya mampu meraih satu kemenangan. Sebaliknya, Bologna sukses mencatat tiga kemenangan, sementara satu laga lainnya berakhir imbang.

Yang paling membekas tentu kekalahan Inter di semifinal Piala Super Italia. Saat itu, Bologna menang 2-1 dan memupus mimpi Nerazzurri melaju ke partai final. Kekalahan tersebut masih segar dalam ingatan, sekaligus jadi bahan evaluasi penting bagi kubu Inter.

Chivu Belajar dari Luka Lama
Pelatih Inter, Cristian Chivu, menyadari betul bahwa Bologna selalu menghadirkan kesulitan tersendiri. Ia menilai Rossoblu sebagai tim dengan identitas kuat dan intensitas permainan yang tinggi, membuat mereka mampu merepotkan siapa pun, bukan hanya Inter.

Chivu menekankan bahwa Inter harus tampil lebih sabar dibanding pertemuan sebelumnya. Menurutnya, Bologna sangat disiplin dalam bertahan dan piawai menutup ruang, sehingga memaksa lawan berpikir ekstra untuk membongkar pertahanan mereka.

Bologna Punya Senjata Lengkap
Lebih lanjut, Chivu melihat Bologna sebagai tim yang sangat terorganisir. Mereka punya pemain sayap yang agresif dalam menusuk pertahanan, gelandang dengan kekuatan fisik mumpuni, serta stamina yang konsisten sepanjang laga. Selain itu, Bologna juga dikenal nyaman bermain dengan skema penjagaan ketat satu lawan satu.

Bahkan ketika garis pertahanan pertama berhasil dilewati, pemain Bologna dinilai cepat turun membantu bertahan. Hal inilah yang membuat Inter harus bermain dengan tanggung jawab tinggi, rapi dalam penguasaan bola, dan cermat dalam mengambil keputusan.

Inter Tak Boleh Terburu-buru
Kunci bagi Inter di laga ini adalah kesabaran dan ketenangan. Terburu-buru justru bisa jadi bumerang, apalagi Bologna dikenal efektif memanfaatkan celah kecil. Chivu ingin anak asuhnya belajar dari kesalahan lalu dan tampil lebih matang.

Dengan motivasi kembali ke puncak klasemen dan tekad membalas hasil sebelumnya, Inter dipastikan tampil habis-habisan. Namun, satu hal jelas: menghadapi Bologna, Nerazzurri tak boleh lengah sedikit pun.