Arenabetting – Sepak bola Italia lagi dalam situasi genting di UEFA Champions League musim ini. Satu per satu wakil Serie A mulai berguguran. Kini, harapan Negeri Pizza dan Pasta tinggal bertumpu pada dua nama: Juventus dan Atalanta.
Situasi makin panas setelah Inter Milan tersingkir secara menyakitkan. Bermain di Stadion Giuseppe Meazza, Inter harus mengakui keunggulan Bodo/Glimt dengan skor 1-2. Gol dari Jens Petter Hauge dan Hakon Evjen memastikan langkah wakil Norwegia itu, sementara Inter hanya mampu membalas lewat Alessandro Bastoni. Secara agregat, Nerazzurri kalah telak 2-5 dan gagal melangkah ke 16 besar.
Juventus Butuh Keajaiban di Turin
Kini sorotan mengarah ke Juventus. Bianconeri berada dalam tekanan besar jelang leg kedua melawan Galatasaray di Allianz Stadium.
Kekalahan 2-5 di leg pertama membuat tugas mereka nyaris mustahil. Jika ingin lolos langsung ke babak 16 besar, Juventus harus menang dengan selisih minimal empat gol tanpa balas, misalnya 4-0. Skenario tersebut jelas bukan perkara mudah, apalagi Galatasaray dikenal solid dan berbahaya saat bermain pragmatis.
Tekanan mental jelas akan jadi faktor krusial. Juventus bukan tanpa pengalaman comeback di Eropa, tapi kali ini margin kesalahannya sangat tipis. Satu gol saja dari tim tamu bisa membuat misi makin berat.
Atalanta dalam Posisi Serupa
Di sisi lain, Atalanta juga tak berada dalam kondisi nyaman. La Dea kalah di pertemuan pertama dari Borussia Dortmund setelah kebobolan lewat Serhou Guirassy dan Maximilian Beier.
Kini, bermain di Stadion Atleti Azzurri d’Italia, Atalanta dituntut menang tiga gol tanpa balas untuk memastikan tiket lolos. Tantangan ini jelas berat, mengingat Dortmund punya pengalaman dan mental kuat di kompetisi Eropa.
Namun, Atalanta dikenal sebagai tim yang agresif dan berani bermain terbuka. Jika mampu mencetak gol cepat, tekanan bisa berbalik ke kubu lawan.
Wajah Italia di Ujung Tanduk
Musim ini, Italia mengirim empat wakil ke Liga Champions. Namun, Napoli sudah lebih dulu tersingkir di fase grup, dan Inter kini menyusul. Artinya, hanya Juventus dan Atalanta yang tersisa.
Pertanyaannya sederhana tapi krusial: siapa yang mampu menyelamatkan harga diri Serie A?
Secara matematis, peluang keduanya sama-sama berat. Juventus butuh malam ajaib di Turin, sementara Atalanta harus tampil sempurna di kandang sendiri. Jika keduanya gagal, maka Italia akan kehilangan seluruh wakilnya sebelum fase 16 besar benar-benar dimulai.
Dini hari nanti jadi momen penentuan. Apakah Bianconeri yang bangkit dengan comeback dramatis, atau La Dea yang membuat kejutan? Satu hal pasti, nasib Italia di Liga Champions ada di ujung tanduk.


