Arenabetting – Performa Liverpool musim ini disebut tidak bisa dilepaskan dari duka mendalam yang menyelimuti skuad. Kiper Brentford, Caoimhin Kelleher, menilai tragedi wafatnya Diogo Jota memberi dampak emosional besar yang membuat urusan di lapangan terasa bukan prioritas utama lagi.
Diogo Jota meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Spanyol pada Juli lalu saat berusia 28 tahun. Sampai akhir hayatnya, ia dikenal sebagai salah satu pilar penting Liverpool, termasuk ketika membantu tim menjuarai Premier League musim sebelumnya. Kepergian mendadak itu disebut meninggalkan luka yang belum sepenuhnya pulih di ruang ganti The Reds.
Performa Liverpool Dinilai Tak Lepas dari Faktor Emosional
Meski Liverpool sudah mengeluarkan dana besar untuk belanja pemain di bursa transfer musim panas, performa tim justru belum sesuai ekspektasi. Mereka kini tertahan di posisi enam klasemen sementara Liga Inggris dan tertinggal cukup jauh dari puncak.
Situasi tersebut membuat sorotan mengarah kepada manajer Arne Slot. Namun Kelleher, yang musim lalu masih menjadi bagian dari skuad Liverpool, menilai kondisi yang dialami mantan rekan-rekannya jauh lebih kompleks daripada sekadar urusan taktik atau strategi permainan.
Ia menyampaikan bahwa publik mungkin berharap para pemain bisa segera melupakan tragedi tersebut dan kembali fokus penuh pada sepak bola. Namun menurutnya, kenyataan di lapangan tidak sesederhana itu karena proses berduka setiap orang berbeda.
Sepak Bola Disebut Tak Lagi Jadi Hal Utama
Kelleher mengungkapkan bahwa dirinya merasa agak aneh ketika mendengar penilaian tajam terhadap performa pemain Liverpool musim ini. Ia menilai dari sudut pandang emosional, musim ini terasa kurang relevan bagi mereka karena masih dibayangi kehilangan sosok penting di dalam tim.
Ia juga menyebut masih menjalin komunikasi dengan beberapa pemain Liverpool yang merupakan teman dekatnya. Dari obrolan tersebut, ia menangkap bahwa masa yang sedang dijalani eks timnya merupakan periode yang sangat berat, baik secara profesional maupun personal.
Menurutnya, situasi emosional seperti ini sering kali tidak terlihat oleh publik. Banyak orang hanya menilai hasil akhir pertandingan tanpa memahami beban mental yang sedang dipikul para pemain.
Kelleher Akui Situasinya Berbeda untuk Dirinya
Kelleher turut mengakui bahwa posisinya kini sedikit berbeda karena sudah tidak berada di lingkungan Liverpool setiap hari. Ia merasa keputusan pindah demi mendapatkan kesempatan bermain reguler tetap menjadi langkah yang tepat untuk kariernya, terlepas dari tragedi yang terjadi.
Pernyataannya memperlihatkan bahwa di balik kerasnya persaingan Liga Inggris, sisi kemanusiaan para pemain tetap memegang peran besar yang tak bisa diabaikan begitu saja.


