Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

Menang Lawan Inter, Bodo/Glimt Tetap Dikritik Pelatih Sendiri

Arenabetting – Kemenangan atas Inter Milan jelas jadi sorotan besar di Liga Champions. Namun, hasil manis itu ternyata belum cukup membuat kubu Bodo/Glimt sepenuhnya tersenyum. Meski sukses menumbangkan raksasa Italia dengan skor 3-1, pelatih mereka justru melihat masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

Awal Laga di Bawah Tekanan

Bermain di Aspmyra Stadion pada leg pertama playoff Liga Champions, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB, Bodo/Glimt sejatinya tidak langsung mendominasi permainan. Sejak menit awal, Inter tampil menekan dan lebih sering menguasai bola. Tim tamu bahkan mencatatkan lebih banyak percobaan ke arah gawang di babak pertama.

Tuan rumah sempat mencuri keunggulan lebih dulu lewat gol Sondre Fet di menit ke-20. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama karena Inter mampu menyamakan kedudukan sekitar 10 menit berselang melalui Francesco Pio Esposito. Secara permainan, Inter terlihat lebih rapi dan agresif di paruh pertama, membuat Bodo/Glimt lebih banyak bertahan.

Babak Kedua Jadi Titik Balik

Situasi berubah setelah turun minum. Bodo/Glimt tampil lebih berani dan intens menekan. Perubahan tempo ini langsung berdampak positif. Jens Petter Hauge dan Kasper Hogh berhasil mencetak gol yang membalikkan keadaan sekaligus mengunci kemenangan 3-1.

Secara statistik, efektivitas menjadi kunci. Meski jumlah peluang tidak terlalu banyak, sebagian besar serangan Bodo/Glimt di babak kedua benar-benar berbahaya. Hasil ini tentu jadi modal berharga jelang leg kedua, apalagi menghadapi lawan sekelas Inter bukan perkara mudah.

Pelatih Tetap Pasang Standar Tinggi

Menariknya, kemenangan besar ini belum membuat pelatih Kjetil Knutsen merasa puas. Ia menilai performa anak asuhnya belum konsisten sepanjang 90 menit. Menurutnya, tim memang tampil efektif, tetapi kualitas permainan secara keseluruhan masih berada di bawah standar ideal.

Knutsen merasa timnya sempat terbantu oleh keberuntungan, terutama di momen-momen krusial. Ia juga menekankan bahwa Inter adalah tim dengan kualitas tinggi, sehingga Bodo/Glimt harus bisa tampil lebih solid dan stabil jika ingin benar-benar melangkah jauh.

Peluang Lolos Terbuka Lebar

Dengan kemenangan ini, peluang Bodo/Glimt untuk melaju ke babak 16 besar Liga Champions jelas semakin besar. Namun, pendekatan realistis dari sang pelatih menunjukkan bahwa euforia tidak boleh berlebihan. Fokus utama kini adalah memperbaiki detail permainan agar performa di leg kedua bisa lebih meyakinkan.

Bagi Bodo/Glimt, kemenangan atas Inter Milan memang prestasi besar. Tapi bagi Knutsen, hasil bagus harus dibarengi performa maksimal. Jika bisa meningkatkan kualitas permainan, bukan tidak mungkin kejutan besar lain menanti di fase selanjutnya.