Arenabetting – Nama Pep Guardiola dan final Carabao Cup rasanya memang sulit dipisahkan. Sejak mengambil alih Manchester City pada 2016, pelatih asal Spanyol itu sudah beberapa kali mencicipi atmosfer partai puncak ajang ini dan hampir selalu berakhir manis.
Rekor Manis Guardiola di Carabao Cup
Dalam periode emasnya, Guardiola membawa City mendominasi kompetisi ini. Ia sempat mencatat rangkaian gelar beruntun dari 2018 sampai 2021, sebuah pencapaian yang jadi salah satu rekor paling menonjol di Carabao Cup. Totalnya, ia sudah empat kali membawa The Citizens ke final dan semuanya berujung trofi.
Namun setelah masa kejayaan itu, perjalanan City di turnamen ini sempat tersendat. Dalam beberapa musim terakhir, langkah mereka sering terhenti lebih cepat dari yang diharapkan. Pencapaian terbaik hanya sampai perempat final, sementara di musim lain mereka sudah tersingkir di babak awal. Buat tim sekelas City, hasil seperti itu jelas terasa kurang.
Peluang Emas Kembali ke Final
Musim ini situasinya berbeda. City berada di posisi yang sangat menguntungkan untuk kembali menjejakkan kaki di final. Mereka sudah mengantongi keunggulan dua gol dari leg pertama semifinal saat bertandang ke markas Newcastle United.
Kini leg kedua akan digelar di Etihad Stadium. Bermain di kandang sendiri memberi keuntungan tambahan, tapi Guardiola tetap melihat laga ini sebagai ujian serius. Ia menilai Newcastle bukan lawan yang bisa diremehkan, apalagi dengan status mereka sebagai tim yang terbiasa bersaing di level atas.
Menurutnya, keunggulan agregat memang membantu, tetapi tidak menjamin apa pun. Fokus dan kesiapan mental pemain tetap jadi kunci agar City tidak kehilangan kendali.
Penawar Luka Usai Hasil Liga
Laga semifinal ini juga punya makna emosional tersendiri. City baru saja kehilangan poin penting di liga setelah gagal mempertahankan keunggulan dan harus puas dengan hasil imbang. Situasi itu membuat jarak dengan pemuncak klasemen makin melebar.
Karena itu, melaju ke final Carabao Cup bisa menjadi suntikan moral besar. Guardiola berharap timnya bisa bangkit, memanfaatkan dukungan suporter di kandang, dan memastikan satu tiket ke Wembley. Jika berhasil, itu akan jadi final kelima bagi dirinya di ajang ini, bukti bahwa Guardiola dan Carabao Cup memang masih punya cerita panjang bersama.


