Arenabetting – Chelsea sedang menikmati angin segar sejak ditangani oleh Liam Rosenior. Pelatih berusia 41 tahun itu langsung memberi dampak positif dengan catatan awal yang cukup meyakinkan bersama The Blues. Namun di balik start manis tersebut, muncul keraguan soal seberapa lama Rosenior benar-benar bisa bertahan di kursi panas Stamford Bridge.
Dalam 11 pertandingan awal, Chelsea tampil cukup konsisten. Delapan kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya dua kekalahan jadi bukti bahwa Rosenior mampu cepat beradaptasi. Secara khusus di Liga Inggris, performa mereka bahkan belum tersentuh kekalahan.
Rekam Jejak Awal yang Terbilang Menjanjikan
Jika fokus ke kompetisi domestik, Chelsea menunjukkan grafik yang cukup stabil. Dari lima laga Liga Inggris, empat berhasil dimenangkan dan satu berakhir imbang. Catatan ini membuat Chelsea perlahan naik ke papan atas klasemen.
Saat ini, The Blues menempati posisi kelima dengan koleksi 44 poin. Jarak mereka dengan Manchester United di peringkat keempat hanya terpaut satu angka. Dalam konteks persaingan ketat musim ini, situasi tersebut jelas membuka peluang besar bagi Chelsea untuk terus menekan zona Liga Champions.
Stabil di Lapangan, Belum Tentu Aman di Kursi Pelatih
Meski performa di lapangan terlihat solid, masa depan Rosenior justru dianggap belum sepenuhnya aman. Salah satu suara kritis datang dari mantan pemain Chelsea dan Arsenal, Emmanuel Petit. Ia menilai bahwa hasil bagus di awal belum tentu menjamin kepercayaan jangka panjang dari manajemen klub.
Petit melihat Chelsea masih dibayangi kebiasaan lama, yakni terlalu sering melakukan perubahan besar. Menurutnya, klub cenderung mengganti pemain hampir setiap musim, yang pada akhirnya menyulitkan pelatih untuk membangun fondasi kuat dalam jangka panjang.
Masalah Konsistensi dan Visi Jangka Panjang
Dalam pandangan Petit, kunci untuk meraih gelar bukan hanya soal taktik atau hasil instan. Konsistensi, stabilitas, dan kejelasan visi menjadi faktor utama. Ia meragukan apakah Chelsea benar-benar siap bersabar dengan proses yang sedang dibangun Rosenior, apalagi ketika nantinya tim menghadapi fase sulit.
Chelsea saat ini memang punya skuad bertalenta dengan nama-nama besar seperti Enzo Fernández. Namun tanpa kesinambungan proyek, potensi tersebut bisa saja kembali terbuang sia-sia. Petit bahkan menilai peluang Rosenior bertahan hingga 10 bulan ke depan masih tanda tanya besar.
Tantangan Berat Menanti Rosenior
Bagi Rosenior sendiri, tantangan terbesarnya bukan hanya menjaga performa tim, tetapi juga meyakinkan manajemen bahwa proyeknya layak diberi waktu. Jika Chelsea mampu menjaga konsistensi dan tetap bersaing di papan atas, tekanan mungkin bisa sedikit mereda.
Namun jika tren inkonsistensi kembali muncul, kursi pelatih Chelsea selalu siap memanas. Start bagus sudah didapat, kini tinggal bagaimana Rosenior mengubahnya menjadi kepercayaan jangka panjang.


