Arenabetting – Tottenham Hotspur sedang menghadapi musim yang sangat berat di Premier League. Performa yang terus menurun membuat klub asal London utara itu kini berada dalam situasi yang tidak nyaman, bahkan ancaman degradasi mulai terasa nyata.
Kekalahan terbaru dari Crystal Palace semakin memperburuk keadaan Spurs. Dalam laga yang digelar pada Jumat dini hari WIB, Tottenham harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-3. Hasil tersebut memperpanjang catatan negatif tim yang dijuluki The Lilywhites itu.
Dengan hasil tersebut, Tottenham masih tertahan di posisi ke-16 klasemen sementara Premier League dengan koleksi 29 poin. Jarak mereka dengan zona degradasi juga semakin tipis karena hanya terpaut satu angka dari West Ham United yang berada di posisi ke-18.
Puasa Kemenangan yang Mengkhawatirkan
Situasi Tottenham musim ini semakin membuat khawatir para pendukungnya. Tim yang dilatih Igor Tudor itu diketahui sedang mengalami periode tanpa kemenangan yang cukup panjang di Liga Inggris.
Tottenham tercatat sudah melewati 11 pertandingan liga tanpa meraih satu pun kemenangan. Catatan ini membuat mereka mengulang rekor buruk yang pernah terjadi pada Oktober 1975.
Rentetan hasil negatif tersebut menunjukkan bahwa Spurs sedang kesulitan menemukan konsistensi permainan. Bahkan, dalam beberapa pertandingan terakhir, tim terlihat kesulitan mencetak gol sekaligus rentan kebobolan.
Deretan Rekor Buruk Mulai Bermunculan
Tidak hanya satu catatan buruk yang muncul musim ini. Tottenham juga sedang mengalami lima kekalahan beruntun di Premier League. Situasi tersebut mengingatkan pada periode kelam yang pernah terjadi pada November 2004, ketika mereka mengalami enam kekalahan berturut-turut.
Selain itu, awal tahun 2026 juga menjadi periode yang kurang bersahabat bagi Spurs. Dalam 11 pertandingan pertama tahun ini, mereka belum mampu meraih kemenangan.
Catatan tersebut membuat musim ini menjadi salah satu awal tahun terburuk bagi Tottenham dalam sejarah klub. Sebelumnya, rekor lebih buruk pernah terjadi pada tahun 1935 ketika tim tersebut tidak menang dalam 15 pertandingan awal tahun.
Ancaman Degradasi Semakin Dekat
Jika performa Tottenham tidak segera membaik, ancaman degradasi bisa menjadi kenyataan. Jarak yang sangat tipis dengan zona merah membuat setiap pertandingan ke depan menjadi sangat penting bagi mereka.
Banyak pengamat menilai bahwa Spurs harus segera menemukan cara untuk keluar dari tekanan. Perbaikan tak hanya dibutuhkan dari segi taktik, tetapi juga mental para pemain.
Situasi ini juga mengingatkan pada masa kelam yang pernah dialami Tottenham pada musim 1976/1977. Saat itu, klub tersebut harus terdegradasi setelah finis di posisi terbawah klasemen Divisi Satu, sebelum era Premier League dimulai.
Kini, para penggemar Tottenham tentu berharap sejarah pahit tersebut tidak kembali terulang. Namun jika tren buruk ini terus berlanjut, ancaman itu bisa saja menjadi kenyataan.


