Arenabetting – Lamine Yamal memang masih menjadi salah satu pemain muda yang paling disorot di Piala Dunia 2026. Namun menurut Pep Guardiola, performa winger Spanyol itu belum mencapai level terbaik yang biasa diperlihatkannya bersama Barcelona.
Sejauh ini Yamal sudah tampil dalam lima pertandingan bersama Spanyol di turnamen tersebut dan menyumbangkan satu gol. Meski menjadi pilihan utama di lini depan, kontribusinya belum seimpresif penampilannya di level klub.
Banyak penggemar sepak bola mulai membandingkan performanya bersama tim nasional dengan apa yang ditunjukkan sepanjang musim lalu bersama Barcelona. Guardiola pun memiliki penjelasan tersendiri mengenai situasi tersebut.
Cedera Masih Berpengaruh Besar
Guardiola menilai kondisi fisik menjadi salah satu faktor utama yang membuat Yamal belum tampil maksimal di Piala Dunia 2026. Menurutnya, pemain muda tersebut masih berusaha mengembalikan performa terbaiknya setelah melewati musim yang berat.
Musim 2025/2026 memang tidak berjalan mulus bagi Yamal dari sisi kebugaran. Ia sempat mengalami beberapa masalah cedera yang membuat ritme permainannya terganggu.
Cedera otot, masalah pada pangkal paha, hingga pubalgia menjadi tantangan yang harus dihadapi pemain berusia 18 tahun tersebut sepanjang musim lalu.
Akibat berbagai masalah tersebut, Yamal tercatat harus melewatkan total 17 pertandingan bersama klubnya.
Tetap Jadi Pemain yang Istimewa
Meski belum tampil sebaik biasanya, Guardiola tetap memandang Yamal sebagai pemain dengan kualitas luar biasa. Menurutnya, kemampuan pemain muda itu dalam menghadapi tekanan sudah berada di level yang sangat tinggi.
Pada usia yang masih sangat muda, Yamal mampu bermain dengan kepercayaan diri yang jarang dimiliki pemain lain seusianya. Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa ia terus dipercaya menjadi bagian penting Spanyol.
La Furia Roja juga masih sangat bergantung pada kreativitas dan keberaniannya dalam menyerang pertahanan lawan. Kehadirannya tetap memberikan ancaman meski belum terlalu produktif.
Guardiola yakin performa terbaik Yamal hanya tinggal menunggu waktu untuk kembali muncul.
Statistik Klub dan Timnas Sangat Berbeda
Perbedaan performa Yamal bersama Barcelona dan Spanyol memang cukup terlihat sepanjang musim ini. Bersama klubnya, ia tampil sangat produktif dengan kontribusi gol dan assist yang tinggi.
Pemain muda tersebut berhasil mengumpulkan 24 gol dan 18 assist dari 45 pertandingan di seluruh kompetisi musim lalu. Catatan tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan di level dunia.
Sementara di Piala Dunia 2026, kontribusinya masih terbatas pada satu gol dari lima pertandingan. Meski demikian, perannya dalam membangun serangan tetap cukup penting bagi tim.
Guardiola Soroti Peran Lini Tengah
Guardiola juga menilai Yamal membutuhkan dukungan yang lebih besar dari rekan-rekannya di lini tengah agar bisa tampil lebih berbahaya. Menurutnya, pengaturan tempo permainan menjadi faktor yang sangat penting.
Ia berpandangan bahwa kehadiran pemain seperti Rodri dan Pedri dapat membantu membuka lebih banyak ruang bagi Yamal di area pertahanan lawan.
Apabila lini tengah mampu mengontrol permainan dengan baik, peluang Yamal untuk menunjukkan kualitas terbaiknya juga akan semakin besar. Situasi tersebut bisa menjadi kabar buruk bagi lawan-lawan Spanyol di sisa turnamen ini.


