Arenabetting – Granit Xhaka akhirnya angkat bicara terkait rumor yang menghubungkannya dengan Chelsea pada bursa transfer musim panas ini. Gelandang asal Swiss itu menegaskan bahwa dirinya masih berkomitmen penuh bersama Sunderland dan belum memikirkan kepindahan ke klub lain.
Rumor tersebut muncul setelah Chelsea menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer baru mereka. Pelatih asal Spanyol itu kabarnya tertarik untuk kembali bekerja sama dengan Xhaka setelah sukses menjalani kebersamaan di Bayer Leverkusen.
Meski isu tersebut terus berkembang, Xhaka memilih memberikan jawaban yang tegas mengenai masa depannya. Ia memastikan Sunderland tetap menjadi prioritas utamanya saat ini.
Hubungan Baik dengan Alonso Jadi Pemicu Rumor
Xhaka dan Alonso memang memiliki hubungan kerja yang sangat baik selama berada di Bayer Leverkusen. Keduanya menjadi bagian penting dalam salah satu periode terbaik klub asal Jerman tersebut.
Di bawah arahan Alonso, Xhaka berkembang menjadi salah satu gelandang paling konsisten di Bundesliga. Pengalaman dan kepemimpinannya menjadi elemen penting dalam permainan tim.
Karena alasan itu, muncul anggapan bahwa Alonso ingin membawa mantan anak asuhnya tersebut ke Stamford Bridge. Apalagi Chelsea sedang membutuhkan sosok berpengalaman di lini tengah.
Sunderland Berhasil Menjadi Rumah Baru
Setelah meninggalkan Leverkusen pada musim panas 2025, Xhaka memilih menerima tantangan baru bersama Sunderland. Keputusan tersebut sempat mengejutkan banyak pihak mengingat Sunderland baru saja promosi dari Championship.
Namun perjalanan itu justru berjalan sangat baik bagi sang pemain. Xhaka langsung dipercaya mengenakan ban kapten dan menjadi pemimpin di ruang ganti.
Kontribusinya juga sangat besar dalam keberhasilan Sunderland mengamankan tiket menuju kompetisi Eropa pada musim pertama mereka kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Pencapaian tersebut membuat hubungan antara Xhaka dan klub semakin kuat dalam waktu yang relatif singkat.
Keluarga Jadi Alasan Bertahan
Xhaka menegaskan bahwa dirinya dan keluarga merasa sangat nyaman tinggal di Sunderland sejak hari pertama kedatangannya. Faktor tersebut menjadi salah satu alasan utama di balik keputusannya untuk bertahan.
Menurut pandangannya, keluarga selalu menjadi prioritas terbesar dalam setiap keputusan penting yang diambil selama kariernya berlangsung.
Ia juga memiliki ambisi besar untuk menciptakan sejarah bersama Sunderland dalam beberapa musim mendatang. Karena itu, rumor transfer yang muncul tidak mengubah pendiriannya saat ini.
Komitmen tersebut semakin memperlihatkan besarnya rasa memiliki yang sudah dibangun Xhaka terhadap klub barunya.
Usia Bukan Penghalang untuk Terus Berkembang
Pernyataan tersebut disampaikan Xhaka setelah membantu Swiss melangkah ke perempatfinal Piala Dunia 2026. Prestasi itu menjadi pencapaian penting bagi negaranya setelah penantian panjang selama puluhan tahun.
Gelandang berusia 33 tahun tersebut merasa dirinya justru terus berkembang seiring bertambahnya pengalaman. Ia menilai perjalanan panjang bersama berbagai pelatih dan rekan setim memberikan banyak pelajaran berharga.
Dukungan keluarga dan orang-orang terdekat juga menjadi faktor penting yang membuatnya tetap menikmati sepak bola hingga saat ini. Xhaka pun menunjukkan bahwa usia bukan penghalang untuk terus tampil di level tertinggi.


