Arenabetting – Paris Saint-Germain tampil luar biasa saat menghancurkan Villarreal dengan skor 6-0 dalam lanjutan Liga Champions. Kemenangan besar tersebut diraih di Estadio de la Ceramica, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB.
PSG menunjukkan dominasi sejak awal pertandingan dan mampu mencetak empat gol hanya dalam waktu 17 menit. Joao Neves, Desire Doue, Senny Mayulu, dan Fabian Ruiz menjadi pencetak gol pada babak pertama.
Pelatih Luis Enrique mengaku timnya memang ingin terus bermain dengan intensitas tinggi sepanjang pertandingan. Menurutnya, PSG tidak perlu mengurangi serangan meski sudah unggul jauh karena hal tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada Villarreal.
PSG Langsung Unggul Empat Gol pada Babak Pertama
PSG langsung mengambil kendali permainan sejak menit awal. Tim asal Prancis tersebut tampil agresif dan mampu membuat pertahanan Villarreal kesulitan menghadapi tekanan yang terus diberikan oleh para pemain Les Parisiens.
Joao Neves membuka keunggulan PSG pada menit kesembilan. Gol tersebut menjadi awal pesta gol tim tamu yang kemudian semakin menjauh hanya dalam beberapa menit berikutnya.
Desire Doue menggandakan keunggulan pada menit ke-12. Satu menit kemudian, Senny Mayulu ikut mencatatkan namanya di papan skor dan membawa PSG unggul 3-0 atas Villarreal.
Fabian Ruiz kemudian menambah gol keempat pada menit ke-17. Dengan empat gol dalam waktu 16 menit dua detik, PSG mencatatkan rekor sebagai tim tercepat yang mampu mencetak empat gol dalam pertandingan Liga Champions.
Fabian Ruiz dan David Boly Lengkapi Kemenangan PSG
Memasuki babak kedua, PSG tetap mempertahankan permainan menyerang. Mereka tidak memilih untuk sekadar menjaga keunggulan, tetapi terus berusaha mencari peluang untuk menambah gol ke gawang Villarreal.
Fabian Ruiz kembali mencetak gol pada menit ke-50. Gol keduanya dalam pertandingan tersebut membuat PSG semakin nyaman dengan keunggulan lima gol tanpa balas.
Villarreal berusaha memberikan perlawanan, tetapi mereka kesulitan menghadapi tekanan dari tim tamu. PSG tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang sepanjang babak kedua.
David Boly akhirnya melengkapi kemenangan PSG melalui gol pada menit ke-78. Gol tersebut memastikan Les Parisiens menang telak 6-0 sekaligus menutup pertandingan dengan hasil yang sangat meyakinkan.
Statistik Menunjukkan Dominasi PSG atas Villarreal
Kemenangan besar PSG tidak lepas dari dominasi mereka sepanjang pertandingan. Tim asuhan Luis Enrique mampu menguasai bola dan menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan Villarreal.
PSG mencatatkan 23 tembakan dengan 12 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sementara itu, Villarreal hanya mampu melepaskan 14 percobaan dengan tiga tembakan tepat sasaran.
Dalam penguasaan bola, PSG juga unggul cukup jauh. Mereka menguasai 67 persen permainan, sedangkan Villarreal hanya mendapatkan 33 persen sepanjang pertandingan di Estadio de la Ceramica.
Catatan tersebut memperlihatkan perbedaan performa kedua tim dalam pertandingan ini. PSG mampu memanfaatkan peluang dengan efektif, sementara Villarreal kesulitan mengembangkan permainan dan memberikan ancaman serius kepada pertahanan lawan.
Luis Enrique Jelaskan Alasan PSG Tetap Menyerang
Luis Enrique mengungkapkan bahwa PSG memang ingin mempertahankan intensitas permainan meski sudah unggul dengan selisih gol besar. Ia menilai pendekatan tersebut merupakan cara timnya menghormati Villarreal sebagai lawan.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengingatkan pengalaman PSG saat menghadapi Inter Milan dalam final Liga Champions yang berakhir dengan kemenangan 5-0. Menurutnya, tim tidak pernah berpikir untuk sekadar mempertahankan keunggulan.
Enrique menegaskan bahwa PSG ingin terus bermain dengan intensitas dan pendekatan yang sama sepanjang pertandingan. Meski begitu, ia mengaku tidak merasa senang melihat Villarreal berada dalam situasi sulit setelah kekalahan telak tersebut.


