Arenabetting – Jose Mourinho memberikan pujian istimewa kepada Jude Bellingham setelah Real Madrid mengalahkan AEK Athens dengan skor 3-2 dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027. Ia menilai gelandang asal Inggris tersebut memiliki kemampuan yang sulit ditemukan pada pemain lain.
Bellingham ikut berperan penting dalam kemenangan Madrid setelah mencetak satu gol di markas AEK, Rabu (4/11/2026). Gol tersebut membantu Los Blancos bangkit setelah dua kali tertinggal sebelum akhirnya memastikan kemenangan.
Hasil positif itu membuat Madrid mempertahankan catatan sempurna di fase liga. Mereka telah mengumpulkan 12 poin dari empat pertandingan, sama dengan Paris Saint-Germain yang juga berada di papan atas klasemen.
Gol Tumit Bellingham Jadi Sorotan
Bellingham mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-32. Ia memanfaatkan umpan silang Marc Cucurella dengan sentuhan tumit yang berhasil mengecoh penjaga gawang AEK Athens, Alberto Brignoli.
Penyelesaian tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam pertandingan. Bellingham mampu mengubah arah bola dengan sentuhan yang tidak terduga, sehingga kiper lawan gagal mengantisipasi peluang tersebut.
Selain membantu Madrid menyamakan kedudukan, gol itu juga hadir dalam penampilan ke-60 Bellingham di kompetisi antarklub tertinggi Eropa. Pencapaian tersebut semakin menambah catatan menarik dalam perjalanan kariernya.
Mourinho Nilai Bellingham Punya Kemampuan Lengkap
Penampilan Bellingham membuat Mourinho tidak ragu memberikan pujian. Pelatih asal Portugal tersebut menilai pemain berusia 23 tahun itu memiliki karakter dan kemampuan yang sangat berbeda dibandingkan gelandang lainnya.
Mourinho menganggap Bellingham sebagai pemain yang komplet dalam berbagai aspek permainan. Ia bahkan menilai tidak ada gelandang lain di dunia yang memiliki kombinasi kemampuan seperti pemain yang pernah memperkuat Borussia Dortmund tersebut.
Menurut Mourinho, kontribusi Bellingham tidak hanya terlihat ketika mencetak gol atau tampil menonjol. Pemain tersebut tetap memberikan kerja keras, kepemimpinan, ambisi, dan kualitas permainan yang dibutuhkan tim dalam berbagai situasi.
Mourinho juga menyoroti kemampuan Bellingham dalam menemukan posisi untuk mencetak gol. Kombinasi antara kualitas sebagai gelandang, pergerakan di area berbahaya, dan kontribusi untuk tim membuatnya merasa sangat istimewa.
Bellingham Sebut Golnya Berasal dari Insting
Bellingham sendiri memberikan penjelasan mengenai gol tumit yang dicetaknya ke gawang AEK. Ia mengaku tidak merencanakan penyelesaian tersebut sebelum bola datang kepadanya di dalam kotak penalti.
Menurut Bellingham, keputusan menggunakan tumit muncul secara spontan karena situasi pertandingan. Ia merasa sentuhan tersebut menjadi pilihan paling alami ketika berada dalam posisi yang tepat untuk menyelesaikan peluang.
Gol itu memperlihatkan kemampuan Bellingham membaca situasi di area pertahanan lawan. Meski tidak direncanakan, penyelesaian tersebut berhasil membantu Madrid kembali ke dalam pertandingan setelah sempat tertinggal.
Setelah gol Bellingham, Kylian Mbappe kembali menyamakan kedudukan untuk Madrid. Federico Valverde kemudian memastikan kemenangan melalui gol pada menit ke-90+2, sekaligus mengakhiri perlawanan AEK Athens.
Rekor dan Tren Positif Real Madrid
Penampilan melawan AEK juga membawa pencapaian pribadi bagi Bellingham. Pada usia 23 tahun 128 hari, ia menjadi pemain termuda yang mencapai 60 penampilan di kompetisi antarklub tertinggi Eropa.
Catatan tersebut melewati rekor sebelumnya yang dipegang mantan penjaga gawang Real Madrid, Iker Casillas. Pencapaian itu menjadi tambahan penting bagi perjalanan Bellingham di level tertinggi sepakbola Eropa.
Sementara itu, kemenangan atas AEK memperpanjang rentetan hasil positif Madrid menjadi tujuh kemenangan beruntun di seluruh kompetisi. Mereka juga menjaga posisi kuat di fase liga setelah meraih empat kemenangan dari empat pertandingan.


